Jumat, 18 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Vision 2020 : "To be one of the best integrated Engineering, Procurement and Construction (EPC) and Investment Companies in South East Asia."

Prestasi

Info Bank Award 2013

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

Menurut Anda keunggulan yang dimiliki WIKA dalam pengerjaan proyek adalah

  • Mutu (28%, 263 Votes)
  • Inovasi (23%, 218 Votes)
  • Berorientasi lingkungan (22%, 206 Votes)
  • Sistem Metode kerja (7%, 65 Votes)
  • Tepat waktu (5%, 48 Votes)

Total Voters: 932

Loading ... Loading ...

Tol Surabaya-Mojokerto Dibuka Gratis Selama Sepekan

31 Agustus 2011

Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) seksi 1A ruas Waru-Sepanjang dibuka pada Sabtu, 27 Agustus 2011. Lantaran baru dibuka, tol tersebut diberlakukan gratis untuk kegiatan mudik pengguna jalan selama satu pekan hingga 5 September mendatang.

“Pembukaan gratis ini sebagai masa sosialisasi kepada pengguna jalan,” kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto saat meresmikan tol Sumo seksi 1A.

Ia mengatakan petugas harus memberikan sosialisasi tarif bagi pengguna tol Sumo seksi 1 yang panjangnya mencapai 2,3 kilometer tersebut. Selain itu, petugas juga harus menjelaskan bahwa tol Sumo seksi 1 ini saling terhubung dengan tol-tol lainnya, misalnya tol Surabaya-Gempol (Pasuruan).

Lebih lanjut, kata Djoko, berdasarkan koordinasi Badan Pengembangan Jalan Tol (BPJT), tarif tol yang baru ini sebesar Rp 1.500 untuk kendaraan golongan I dan sebesar Rp 2.000 untuk kendaraan golongan II. Sedangkan tarif untuk kendaraan golongan III sebesar Rp 2.500, golongan IV sebesar Rp 3.000, dan golongan V sebesar Rp 4.000.

Biaya pembangunan jalan tol yang mencapai Rp 3,2 triliun ini dibangun oleh investor swasta, PT Marga Nujyasumo Agung, bersama pembiayaan konsorsium perbankan dalam negeri.

Tol ini memiliki total panjang 36,27 kilometer yang menghubungkan Kota Surabaya-Mojokerto mulai dari Bundaran Waru (Sidoarjo) ke Kota Mojokerto. Kebutuhan lahan yang digunakan seluas 310,55 hektare yang melewati wilayah Kabupaten Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, dan Kota Surabaya.

Djoko Kirmanto menambahkan, ruas tol yang akan dibangun adalah Sepanjang-Western Ring Road, Western Ring Road-Driyorejo, Driyorejo-Krian, dan Krian-Mojokerto.

Dengan pembangunan tol ini, Djoko berharap agar beban jalan arteri Surabaya-Mojokerto tidak terlalu berat sehingga bisa mengurangi kemacetan, memperpanjang umur jalan arteri, serta mengurangi biaya pemeliharaan jalan.

“Pembangunan jalan tol ini bukan hanya untuk komersial atau kendaraan orang-orang kaya, namun agar anggaran pemerintah bisa dialokasikan membangun jalan-jalan lain di luar Jawa yang juga penting,” terangnya.

Adapun dua ruas jalan tol lain yang menyusul untuk diresmikan hingga akhir 2011 ini adalah tol Semarang-Solo seksi 1 dan Cimanggis-Bogor seksi 1.

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengatakan pemerintah berupaya terus membantu pembangunan infrastruktur, khususnya jalan. Caranya, kata dia, dengan melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat agar bersedia melepaskan tanahnya untuk kepentingan umum yang lebih luas.

Tempo Interaktif online

http://www.tempointeraktif.com/hg/kabar_lebaran_10/2011/08/27/brk,20110827-353844,id.html



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>