Sabtu, 19 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Vision 2020 : "To be one of the best integrated Engineering, Procurement and Construction (EPC) and Investment Companies in South East Asia."

Prestasi

Info Bank Award 2013

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

Menurut Anda keunggulan yang dimiliki WIKA dalam pengerjaan proyek adalah

  • Mutu (28%, 263 Votes)
  • Inovasi (23%, 218 Votes)
  • Berorientasi lingkungan (22%, 206 Votes)
  • Sistem Metode kerja (7%, 65 Votes)
  • Tepat waktu (5%, 48 Votes)

Total Voters: 932

Loading ... Loading ...

WIKA Pimpin CIC JO Bangun Bendungan Jati Gede

29 Desember 2007

Tergabung dalam Consortium of  Indonesian Contractors (CIC Joint Operation); PT Wijaya Karya (WIKA), PT Hutama Karya (HK) dan PT Waskita Karya (WK) dan Pembangunan Perumahan (PP)  membangun bendungan Jati Gede di Kabupaten Sumedang-Jabar.

Kerjasama ini melibatkan   kontraktor BUMN China Sino hydro Corp dengan pembiayaan proyek didanai oleh pinjaman lunak dari Exim Bank China (90%) dan 10 % dari APBN.

Sebagai leader dalam CIC Joint Operation, WIKA  telah memulai pembangunan proyek ini  pada tanggal 15 November  2007  dan direncanakan selesai  pada bulan April 2013 (1950 hari kalender)  dengan  masa pemeliharaan 365 hari kalender.

Dalam pelaksanaan pekerjaan, Sinohydro akan menangani pekerjaan tubuh bendungan, sedangan CIC akan melaksanakan pekerjaan struktur, antara lain: diversion tunnel, spillway, irrigation outlet, dan first stage head race tunnel. Dalam lingkup pekerjaan CIC ini pekerjaan beton yang mencapai sekitar 380.000 m3 merupakan pekerjaan utama.

Sampai akhir Desember 2007, 45 hari setelah “commencement date” kontraktor sudah memulai pekerjaan persiapan yang meliputi pembangunan kantor, “contractor camp”, jalan kerja,pengukuran lapangan, dan penyediaan fasilitas penunjang konstruksi lainnya. Pekerjaan konstruksi utama akan mulai dilaksanakan pada April 2008.

Dengan adanya waduk ini, maka luas jaringan irigasi teknis yang ada di Indramayu bisa terjamin, waduk dengan daya tampung lebih dari 500 ribu m3 itu dapat mengairi lahan irigasi teknis hingga rentang 110 ribu hektare.

Menurut DirJen Sumber daya Air Siswoko, selain sebagai pengaturan air, bendungan ini akan digunakan pula untuk PLTA 110 MW yang pengerjaannya akan diserahkan kepada PLN.
     
   

Source :Humas WIKA



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>