Senin, 21 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Vision 2020 : "To be one of the best integrated Engineering, Procurement and Construction (EPC) and Investment Companies in South East Asia."

Prestasi

Info Bank Award 2013

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

Menurut Anda keunggulan yang dimiliki WIKA dalam pengerjaan proyek adalah

  • Mutu (28%, 263 Votes)
  • Inovasi (23%, 218 Votes)
  • Berorientasi lingkungan (22%, 206 Votes)
  • Sistem Metode kerja (7%, 65 Votes)
  • Tepat waktu (5%, 48 Votes)

Total Voters: 932

Loading ... Loading ...

WIKA Garap PLTD MFO 50 MW

17 November 2009

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) meraih kontrak baru senilai Rp500 miliar dari PT Indonesia Power (IP), anak perusahaan PLN, untuk membangun PLTD Marine Fuel Oil (MFO) berkapasitas 40-50 megawatt (MW).

Untuk pengerjaan PLTD yang berlokasi di Pesanggaran, Bali ini, WIKA akan bermitra dengan PT Mirlindo Padu Kencana (Mirlindo) dengan komposisi penyertaan modal WIKA sebesar 70 persen dan Mirlindo sebesar 30 persen. Proyek ini diharapkan selesai dalam waktu 12 bulan sejak awal dimulainya pekerjaan pada bulan Oktober 2009.

Direktur Keuangan WIKA Ganda Kusuma mengatakan proyek pembangunan menggunakan skema BOT (bullet operate transfer) dalam kurun waktu sembilan tahun, WIKA akan membangun, mengoperasikan, melakukan maintenance, menyediakan pembangkitan dan juga memelihara dan mengoperasikan pembangkit sesuai dengan standar engineering. WIKA juga akan menyediakan pendanaan proyek, melakukan semua pekerjaan engineering, procurement dan construction (EPC), menyediakan LTSA (Long Term Supply Agreement) selama periode kontrak, dan mentransfer aset pembangkit kepada IP.

Sementara IP selaku owner menyediakan lokasi untuk di sewa selama kontrak, dan bertanggungjawab dalam penanganan AMDAL dan menyediakan bahan bakar MFO. Sedangkan Mirlindo bertindak sebagai anggota konsorsium yang bertanggungjawab dalam engineering (mechanical dan electrical),  procurement other equipment, construction,  dan erection, commissioning, operating , dan maintenance dari pekerjaan.

Pembangunan PLTD dilatarbelakangi meningkatnya kebutuhan listrik di Pulau Bali yang merupakan tujuan utama wisata internasional dan masih digunakannya BBM untuk pembangkit listrik di Bali. Dalam rangka menekan biaya pokok produksi listrik dan memenuhi kebutuhan tenaga listrik di sub sistem Bali, IP bermaksud menambah pembangkit berbahan bakar MFO yang kelak dapat dikonversikan menggunakan bahan bakar gas.

Sebagai imbal hasil atas investasi dan pekerjaan yang kami lakukan, WIKA akan menjual listrik kepada IP sebesar Rp1.183.2 per KWh termasuk BBM atau Rp446.14 per KWh tanpa BBM, ungkap Ganda.

Tahun 2010 WIKA akan menjadi kontraktor nasional pertama untuk proyek pembangkit berkekuatan di atas 100 MW. Tahun ini kompetensi dan pengalaman WIKA juga bertambah di business unit mechanical electrical dengan meraih kontrak pengerjaan depo pengisian pesawat udara (DPPU) Kuala Namu Sumatera Utara senilai US$43 juta. DPPU Soekarno-Hatta senilai US$29,7 juta dan LPG Terminal Tanjung Sekong, Banten senilai US$30,9 juta.

Dengan demikian, ungkap Ganda, hingga Agustus 2009 WIKA telah membutuhkan total kontrak baru sebesar Rp7,1 triliun dan mencatat order book (kontrak baru dan kontrak lanjutan tahun lalu) sebesar Rp14,85 triliun atau sudah mencapai 86 persen dari target 2009 sebesar Rp17,19 triliun.

Sumbangan terbesar kontrak diperoleh dari WIKA  holding atau bidang usaha konstruksi sebesar Rp3,68 Triliun. Disusul oleh anak usaha WIKA Intrade sebesar Rp2,1 triliun, WIKA Insan  Pertiwi Rp4,3 triliun. WIKA gedung Rp258 miliar, WIKA Beton Rp700 miliar dan WIKARealty Rp200 miliar.

Source :Humas WIKA



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>