Konsistensi Pelaksanaan Strategi Korporasi Membuahkan Laba 5,5 Kali Lipat

Jakarta, 30 Agustus 2017 – Performa yang baik pada semester I‐2017 menempatkan PT TIMAH sebagai salah satu emiten tambang dengan prospek menarik pada tahun 2017 ini. TINS mencatatkan peningkatan produksi logam timah sebesar 56,56% dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi 14.905 Mton. Hal ini tentunya berdampak positif terhadap performa finansial Perseroan. Bila dibandingkan dengan semester I‐2016, pendapatan Perseroan meningkat 53,83% menjadi Rp4,30 triliun, sedangkan labanya meningkat 5,5 kali lipat menjadi Rp150,65 miliar.

Performa PT TIMAH melesat berkat strategi operasi yang baik, yaitu diantaranya: (1) Penemuan sumber daya dan cadangan baru, baik itu di wilayah darat maupun laut, (2) Memperbaiki sistem manajemen kemitraan, (3) Penambahan armada Kapal Isap Produksi (KIP) untuk penambangan laut, (4) Inovasi pada smelter untuk meningkatkan produktivitas, dan tentunya (5) Meningkatkan kapabilitas operasi dan produksi penambangan secara umum.

Sampai dengan akhir semester pertama 2017 sudah terserap belanja modal sebesar ± Rp675 miliar. Rekondisi dan replacement menyerap porsi paling besar yaitu 47,79% atau ± Rp323 miliar, pembesaran kapasitas menyerap 41,28% atau ± Rp279 miliar, dan sarana pendukung menyerap 7,63% atau ± Rp52 miliar.

Selain bisnis tin ingot yang dijual melalui ICDX, TINS terus memacu produksi segmen hilirnya yaitu tin chemical serta tin solder. Pada semester pertama 2017 tin chemical berhasil terjual 2.124 ton atau meningkat 149% (year‐on‐year), sedangkan tin solder terjual 386 ton atau meningkat 27,81% (year‐ on‐year).

Untuk komoditas utama yaitu tin ingot, Direktur Keuangan Emil Ermindra meyakini bahwa target produksi sebesar 32K – 35K akan tercapai sesuai RKAP Perseroan, tentunya setelah melihat pencapaian pada semester pertama 2017. “Dengan pengalaman dan keahlian yang dimiliki, PT TIMAH akan tumbuh menjadi perusahaan terbaik di bidangnya,” Emil berucap.

 

Kinerja Keuangan

  • Pada semester I‐2017 TINS mencatatkan profit Rp150,65 miliar atau naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar minus Rp32,88 miliar
  • Pendapatan TINS tumbuh sebesar 53,83% menjadi Rp4,30 triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp2,80 triliun
  • Beban Pokok Pendapatan TINS naik terkendali sebesar 46,42% menjadi Rp3,67 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp2,51 triliun

 

Kinerja Operasional

  • Pada semester I‐2017 tercatat produksi bijih timah sebesar 16.078 ton, atau naik 76,52% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 9.108 ton
  • Produksi logam timah naik 56,56% menjadi 14.905 Mton dibandingkan semester pertama tahun 2016 sebesar 9.520 Mton
  • Penjualan logam timah tercatat 14.404 Mton atau naik 23,30% dibandingkan periode yang sama tahun 2016 sebesar 11.682 Mton

 

**** akhir siaran pers ****

 

*) Laporan Keuangan Konsolidasian PT TIMAH (Persero) Tbk dan Entitas Anak untuk tahun 2017 dan tahun 2016, juga tersedia di Capital Market Electronic Library (ICaMEL), Gedung Bursa Efek Indonesia.


Kategori Berita
Sub Kategori Press Release