Senin, 21 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

PT Taspen (Persero)

Visi Kementerian BUMN : "Meningkatkan peran BUMN sebagai instrumen negara untuk peningkatan kesejahteraan rakyat berdasarkan mekanisme"

Prestasi

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

How Is My Site?

View Results

Loading ... Loading ...

Reformasi Sistem Dan Prosedur Layanan Taspen

27 Januari 2010

Pada 27 Januari 2010 Taspen melakukan
perubahan sistem layanan melalui uji coba pelaksanaan reformasi
formulir serta penyederhanaan sistem dan prosedur pelayanan yang
digelar di Taspen Cabang Bogor. Uji coba ini merupakan bukti kepedulian
Taspen untuk melakukan perbaikan kualitas pelayanan kepada peserta
secara terus menerus yang berorientasi pada kepuasan dan menciptakan
nilai tambah. Sehingga, terbentuk image Taspen sebagai institusi pelayanan publik terbaik di Indonesia.

Uji coba implementasi reformasi formulir permohonan klim serta
penyederhanaan sistem dan prosedur pelayanan program pensiun dan
tabungan hari tua atas dasar instruksi direksi PT Taspen (Persero)
tanggal 30 Desember 2009. Taspen Cabang Bogor yang menjadi lokasi uji
coba saat ini memiliki 255.171 peserta, yang terdiri dari 140.071
peserta aktif dan 115.100 peserta pensiun. Wilayah kerjanya meliputi
pemerintahan kota Bogor, Depok, Bekasi, Sukabumi serta pemerintahan
kabupaten Bogor, Bekasi, Sukabumi, Cianjur dan Karawang.

Tahapan uji coba proses penyelesaian klim dengan menggunakan formulir,
sistem dan prosedur yang baru ini dipimpin Kepala Taspen Cabang Bogor
Wisnu Subiantoro dan disaksikan Direktur Operasi Taspen Riskintono
Rachman, Kepala Kanwil DJPBN
Bandung Rombot, Kepala Taspen Cabang Utama Bandung dan beberapa manajer
utama dan manajer Taspen. Keberhasilan uji coba implementasi sistem
baru ini dapat menjadi role model dan pilot project bagi kantor cabang utama dan kantor cabang di seluruh Indonesia.

Sebelum melakukan uji coba, Direktur Operasi Riskintono Rachman
berpesan agar Taspen tetap mengedepankan kualitas pelayanan dengan
target mutu pelayanan tepat orang, tepat waktu, tepat jumlah, tepat
tempat dan tepat administrasi. Tujuannya, memberikan pelayanan prima
kepada peserta dengan memperhatikan aspek efisiensi dan keamanan
keuangan negara. Dirop berharap dengan adanya reformasi formulir
pengajuan SPP klim
ini nantinya dari yang semula 22 jenis dapat disederhanakan menjadi 1
formulir. Sedangkan sistem dan prosedur yang awalnya harus melalui 7
tahapan dapat dipersingkat menjadi 3 tahapan. Sehingga, proses
penyelesaian SPP klim menjadi lebih cepat, efisien dan akuntabel.

Reformasi formulir dan sisdur ini, lanjut Dirop, merupakan tahap awal.
Ke depan akan dibangun sistem pelayanan dimana setiap peserta Taspen
dalam mengurus hak pensiun dan THT tidak
perlu mengisi formulir lagi. Namun, cukup membawa Kartu Peserta Taspen
(KPT) elektronik yang memuat data lengkap peserta, jelasnya.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah DJPBN
Bandung Rombot memberikan dukungan sepenuhnya kepada Taspen untuk
melakukan perubahan sistem pelayanan berupa penyederhanaan formulir,
sistem dan prosedur pembayaran pensiun dan THT.
Perubahan dalam organisasi menurut ia merupakan kebutuhan yang mutlak
harus dilaksanakan secara konsisten sejalan dengan perubahan yang
dilakukan di Departemen Keuangan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi. Dengan adanya perubahan tersebut akan menjamin Taspen tetap
survive bahkan menjadi perusahaan yang unggul. [rs]

Source :www.taspen.com



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>