Verifikasi CPO Resmi Diberlakukan Besok

Departemen Perdagangan menjamin verifikasi tidak akan emnghambat distribusi CPO di dalam negeri

"Verfikasi yang dilakukan adalah mengecek di pelabuhan bongkar apakah datanya sama dengan muatan yang tiba di pelabuhan muat. Ini untuk mencegah terjadinya rembesan ekspor ilegal dengan modus perdagangan antarpulau" kata Dirjen perdagangan Dalam negeri Depdag Ardiansyah Parman di Jakarta, kemarin

menurut dia setidaknya ada 250 ribu ton CPO perbulan yang diangkut dari luar jawa ke Pulau Jawa untuk diolah menjadi minyak goreng dan turunannya CPO lainnya.

"Nanti kalau ada ketidaksesuaian data akan ditelusuri dan dipastikan ada rembesan atau tidak. Kami bisa telusuri terjadinya penyelewengannya di mana, kalau disengaja melanggar, tentu ada sanksi. Tapi kami harapkan rembesan bisa dicegah 100%

menurut Ardiansyah pada 1998, pemerintah pernah memberlakukan aturan verifikasi angkutan CPO tidak hanya untuk antarpelabuhan, namun juga verifikasi ekspor. Namun kali ini pemerintah hanya memberlakukan aturan wajib verifikasi angkutan CPO antarpelabuhan dan audit pungutan ekspor (PE) oleh Bea dan Cukai

Perdagangan antarpualu memang bisa menajadi salah satu celah bagi produsen CPO untuk menyelendupkan produknya ke luar negeri.

Source :Media indonesia / 23 April 2008


Kategori Berita