International Geothermal 2014 : Sucofindo pelopor laboratorium geothermal pertama

Tercatat tidak kurang dari 200 pengunjung mengunjungi booth Sucofindo yang terletak di Blok A-108 dengan pengunjung yang bervariasi, mulai dari tingkat pelajar dan mahasiswa yang ingin mengetahui lebih jauh peran dan tatacara uji hingga pengunjung lokal maupun mancanegara yang tertarik dengan beragam jasa yang ditawarkan oleh Sucofindo

Jumat (6/6), Pameran Geothermal yang diselenggarakan atas inisiasi dari Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral Republik Indonesia yang bekerjasama dengan perusahaan yang bergerak disektor energi terbarukan tersebut diikuti lebih dari 60 perusahaan nasional dan internasional, pameran yang diselenggarakan selama 3 hari tersebut sempat mendapatkan perhatian khusus dari Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono yang hadir meninjau didampingi oleh Menteri ESDM Jero Wacik.

Geothermal termasuk dalam kategori energi terbarukan dimana Pemerintah Indonesia mulai melirik sektor tersebut sebagai alternative energi yang perlu di kembangkan secara optimal, dimana Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki sumberdaya alam yang sangat besar namun disisi lain cadangan energi Indonesia mulai menipis dan sangat diperlukan pengembangan energi alternatif untuk mengimbangi energi fosil minyak bumi dan energi gas bumi yang mulai menipis cadangannya.



Pada pameran tersebut Tercatat tidak kurang dari 200 pengunjung yang mengunjungi booth Sucofindo yang terletak di Blok B-120 A dengan pengunjung yang bervariasi, mulai dari tingkat pelajar dan mahasiswa yang ingin mengetahui lebih jauh peran dan tatacara uji hingga pengunjung pelaku usaha seperti pengunjung lokal maupun mancanegara yang tertarik dengan jasa yang ditawarkan oleh Sucofindo sebagai perusahaan penyedia layanan jasa inspeksi dan pengujian di sektor energi terbarukan tersebut.

Saat ini Sucofindo adalah satu-satunya perusahaan survey dan pengujian yang memiliki laboratorium terbesar dan terlengkap se-Asia tenggara serta sebagai perusahaan pelopor yang memiliki laboratorium geothermal pertama di Indonesia, salah satunya berlokasi di Palembang dan Bandung, dimana Salah satu latar belakang pendirian laboratorium ini karena potensi geothermal di Indonesia sangat besar, mencapai 28.8 Gwe. Potensi ini hampir setara dengan 13,5 miliar barel minyak bumi untuk masa pengoperasian 30 tahun.


Kategori Artikel