PENJAJAKAN KERJASAMA BILATERAL INDONESIA – FILIPINA MELALUI JASA PENGUJIAN

 

(Cibitung, 26/10), Guna meningkatkan hubungan bilateral regional antar Republik Filipina, dan Republik Indonesia. Atase Perdagangan dari Republik Filipina, Juliana Pandiangan dan juga Chief Executive Officer Infoshare Management System DOST Imelda Pangga. Mengunjungi Laboratorium Sentral milik PT SUCOFINDO (Persero). Delegasi diterima oleh Kepala Laboratorium SBU Anwar Tahir beserta jajaran.

Pada sambutannya Anwar mengatakan “Laboratorium Cibitung ini adalah laboratorium terbesar di Asia Tenggara, dan kami berharap dapat melayani semua kebutuhan pasar saat ini”. Lalu ia menguraikan kategori layanan Laboratorium Cibitung antara lain Inspeksi, Pengujian, Sertifikasi, Konsultasi, dan Pelatihan yang selanjutnya dibagi ke dalam 10 portfolio layanan. Anwar juga memastikan bahwa Sucofindo hadir untuk membantu dan mendukung komunitas bisnis dan akademisi di bidang layanan jaminan baik kualitas dan kuantitas, pemenuhan persyaratan lainnya, dan untuk memberikan pelatihan dukungan teknis. 

Imelda Pangga pada sambutannya mengatakan bahwa ia berterima kasih kepada Kepala maupun jajaran SBU Laboratorium Cibitung atas sambutan hangatnya dan berharap akan bekerjasama dalam waktu yang akan datang. Ia juga menambahkan setelah melakukan riset pasar mengenai laboratorium di kawasan Asia Tenggara, Sucofindo lah yang selalu muncul dalam risetnya. Alhasil karena lingkup testing nya cukup luas ia tertarik dan menghubungi Sucofindo langsung untuk membuat appointment dan mendapatkan lab tour. Juliana juga menambahkan bahwa kehadirannya guna meningkatkan nilai kerjasama bilateral antara Republik Filipina dan Republik Indonesia. Sebagai sesama anggota ASEAN, dan juga tetangga.

Kemudian mengikuti rundown yang sudah dipersiapkan, hadirin dipersilahkan untuk mengambil lab coat dan mengikuti lab tour yang dipandu oleh Senior Manager Laboratorium Olivier dan Gasing. Hadirin pun dalam tour tersebut mempelajari pengujian apa saja yang dilakukan oleh SUCOFINDO. Muncul beberapa pertanyaan dari Imelda dan rombongan mengenai sertifikasi SNI (Standar Nasional Indonesia), pengujian atau inspeksi terhadap bahan baku untuk memenuhi syarat impor/ekspor, dan juga status quo Sucofindo di pasar internasional.

Anwar menutup dengan mengatakan bahwa harapannya adalah acara hari ini akan bermanfaat, baik untuk Pemerintah Filipna dan Indonesia maupun Sucofindo.  Dan dengan demikian, “kita dapat mempromosikan kemajuan laboratorium lebih lanjut di masa depan untuk memberi manfaat bagi kedua bela pihak”.

Pada kesempatan ini Anwar juga mengatakan bahwa Sucofindo selalu berinovasi. Dalam menanggapi pertanyaan salah satu hadirin mengenai perkembangan layanan, ia sekaligus memperkenalkan jasa – jasa terbaru di Laboratorium salah satunya pengujian perangkat ponsel.  MAP/DF

 


Kategori Berita