TERPERCAYA DALAM MEMBERIKAN PEMASTIAN

Di dunia perdagangan dan industri, jasa pemastian memiliki peran yang begitu besar dalam memberikan jaminan pemenuhan standar dan spesifikasi suatu produk. Jaminan ini dibutuhkan untuk melindungi konsumen, meningkatkan daya saing industri, maupun meningkatkan pengawasan pelaksanaan regulasi pemerintah.

PT Sucofindo (Persero) telah 58 tahun memberikan jasa pemastian pada dunia perdagangan dan industri di indonesia. BUMN yang menjadi anggota International Federation of Inspection Agency (IFIA) dan berbagai organisasi international maupun nasional ini memberikan jasa inspeksi dan audit, pengujian dan analisis, setrtifikasi, pelatihan, dan konsultasi di bidang industri. "Intinya, Sucofindo membantu dunia usaha dalam meningkatkan daya saing dan pemerintah dalam pengawasan pelaksanaan regulasi," kata Direktur Utama Sucofindo Bachder Djohan Buddin,

Sucofindo didukung oleh tenaga ahli di bidangnya serta jaringan laboratorium yang terbesar di indonesia. Selain telah terakreditasi, laboratorium Sucofindo telah mendapat pengakuan dari berbagai lembaga internasional, seperti IEC ( International Electrotechnical Commision) dan NATA ( National Association of Testing Authorities, Australia). Pengakuan ini akan memberi kemudahan dalam transaksi perdagangan internasioanl.
    
Didirikan pada 22 Oktober 1956, Sucofindo merupakan perusahaan inspeksi pertama di Indonesia. Perusahaan ini mengawali bisnisnya dengan aktiitas perdagangan komoditas pertanian, kelancaran arus barang, serta pengamanan devisan negara dalam perdagangan ekspor impor. Sektor yang digeluti ini berkembang dengan pesat. langkah - langkah kreatif pun dilakukan, antara lain dengan mengembangkan usaha jasa pemastian di berbagai bidang industri, antara lain pertanian, minerba, migas, manufaktur, pariwisata, transportasi, kehutanan, dan lingkungan.
   
Di sektor migas, misalnya, Sucofindo menawarkan jasa survei seismik untuk mendapatkan data cadangan migas di Indonesia, baik lokasi maupun potensi yang tersimpan di dalamnya. Indonesia yang memiliki  wilayah luas perlu memiliki data migas yang akurat. Data ini merupakan aset penting bagi negara.
   
Selama ini, sebagian besar survei seismik migas dilakukan oleh perusahaan asing, angkanya mencapai 70 persen.
   
"Sebagai BUMN yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang survei, Sucofindo terjun dalam bisnis ini, meskipun memerlukan investasi peralatan yang cukup besar," kata Bachder.
    
Adapun di sektor minerba, Sucofindo menyelenggarakan inspeksi, survei, supervisi , analisis, maupun pengujian produk minerba. Selain itu, perusahaan juga meningkatkan pelayanan mineral processing, antara lain pengembangan smelter, untuk mendukung kebijakan pemerintah meningkatkan nilai tambah produk mineral dalam negeri.
   
Sebagai perusahaan pemastian yang terpercaya, Sucofindo juga memiliki kompetensi melakukan sertifikasi sekitar 150 kelompok industri ( semen, baja, dan lain lain) maupun produk konsumen ( elektronik, sandang, pangan, mainan anak, dan lain - lain). Salah satu bentuk pemastian produk konsumen ini adalah Standar Nasional Indonesia ( SNI) yang wajib diterapkan pada beberapa produk. Sucofindo telah melayani pengujian SNI untuk 150 jenis produk industri yang beredar di Indonesia.
   
Tahun ini, SNI juga wajib diterapkan pada mainan anak, baik impor maupun lokal, termasuk produk industri kecil dan menengah (IKM). Menyadari tak semua IKM mainan anak siap melaksanakan aturan tersebut, sucofindo mengadakan seminar pembekalan teknis dan sertifikasi gratis bagi IKM  mainan anak di area Jabodetabek dan Jawa Timur. Seminar hasil kerja sama dengan Kementrian Perindustrian ini merupakan bagian tanggung jawab sosial perusahaan ( CSR).
    
Bachder mengatakan, kegiatan ini dibutuhkan karena selama ini IKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian negara, terutama di masa - masa krisis. " Dengan mengadakan kegiatan tersebut, harapan kami adalah dapat turut membantu IKM dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan perdagangan ke depan dan mempertahankan perekonomian bangsa."
    
Sucofindo tumbuh sebagai perusahaan dengan kinerja yang sehat. Perusahaan ini mencapai tingkat kesehatan perusahaan kategori AAA. Keuntungan perusahaan meningkat dari tahun ke tahun. Tahun lalu, misalnya, Sucofindo berhasil meningkatkan keuntungan bersih sebesar di atas 6 persen dengan jumlah bersih Rp. 100,6 miliar atau hampir dua kali lipat dibandingkan dengan 2012.
 
Pencapaian ini tentu tak datang begitu saja. Kerja keras dan komitmen tinggi dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik ( good corporate governance/GCG) adalah salah satu kuncinya. Seiring dengan penerapan yang berkelanjutan, sejak 2009 kinerja GCG Sucofindo mengalami peningkatan. Perusahaan ini berhasil memperoleh penilaian '' Sangat Baik " dengan skor 90,07 untuk kinerja GCG pada 2013.
   
Tahun ini perusahaan meningkatkan kualitas GCG melalui kerja sama dengan Korupsi ( KPK) untuk mensosialisasikan penerapan pengendalian gratifikasi di lingkungan kerja perseroan di seluruh Indonesia. Gratifikasi ini diartikan secara luas, mulai dari pemberian uang, barang, rabat/diskon, komisi, hingga pinjaman tanpa bunga. " Yang paling penting dari itu semua adalah prinsip - prinsip GCG tersebut dipahami dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran di Sucofindo," kata Bachder.
  
Tahun depan, Sucofindo menghadapi tantangan sekaligus peluang besar, Mayarakat Ekonomi ASEAN ( MEA), yang akan membuat arus barang dan jasa antarnegara anggota ASEAN semakin terbuka. Kondisi ini bukan hanya membuat persaingan semakin ketat, tetapi juga membuat pengawasan barang - barang yang diperdagangkan harus ditingkatkan.
     
Terlebih lagi Indonesia. Dengan jumlah penduduk yang mencapai 40 persen dari 627 juta penduduk ASEAN, Indonesia akan menjadi pasar yang paling potensial di kawasan ini. Setiap barang yang masuk ke negeri ini harus memiliki jaminan kualitas, kuantitas, maupun keamanan untuk melindungi konsumen maupun industri dalam negeri.
 
Sucofindo saat ini memiliki 78 jenis jasa utama di 65 titik layanan. Untuk mendukung usahanya, perusahaan ini memiliki 45 laboratorium terpadu yang menyediakan layanan pengujian, analisis, dan kalibrasi yang telah mendapatkan pengakuan sertifikasi maupun akreditasi nasional dan internasional. Seluruh aktivitas bisnis Sucofindo di jalankan oleh lebih dari 2.800 karyawan yang memiliki kompetensi dan pengalaman beragam.
      
Di usianya yang ke- 58 ini, Sucofindo tidak berpuas diri. Perusahaan ini terus menguatkan posisi untuk menjadi perusahaan jasa yang terpercaya dan menguntungkan dalam memberikan pemastian di Indonesia dan ASEAN.

Sumber : Majalah Tempo Tanggal 20 Oktober 2014)




Kategori Artikel