Sucofindo dan KPK Kerjasama Pengendalian Gratifikasi

PT Sucofindo (Persero) meningkatkan terus kinerja  tata kelola perusahaannya.  Mengacu Peraturan Menteri BUMN No PER-01/MBU/2011, kinerja Good Corporate Governance (GCG) Sucofindo terus meningkat, dengan memperoleh skor 90,07 atau berkualifikasi “Sangat Baik” pada tahun 2013.

Untuk terus memelihara dan meningkatkan kualitas GCG di lingkungannya, Sucofindo bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mensosialisasikan pengendalian gratifikasi di lingkungan kerja Perseroan di seluruh Indonesia. Hari ini, 15 September 2014, bertempat di Kantor Pusat Sucofindo di Jakarta, Direktur Utama PT Sucofindo (Persero),

Bachder Djohan Buddin menandatangani Komitmen Penerapan Pengendalian Gratifikasi di PT Sucofindo.disaksikan Direktur Gratifikasi KPK, Giri Suprapdiono.
“Sucofindo bertekad menjalankan roda perusahaan dengan sistem yang bersih dan beritegritas sebagai bagian dari tata nilai Perseroan, dalam rangkan mewujudkan visi menjadi perusahaan terpercaya dan menguntungkan di Indonesia dan ASEAN,” ujar Bachder usai menandatangani komitmen.

Dalam acara itu, Direktur Gratifikasi, Giri Suprapdiono memberikan bimbingan strategis pada jajaran Direksi, Komisaris, dan Kepala Unit Kerja PT Sucofindo. “Sosiasliasi akan diteruskan hingga jajaran tingkat paling bawah,” kata Bachder.

Kepala Divisi Sistem, GCG, dan Manajemen Risiko PT Sucofindo, Ruliadi, mengatakan pihaknya dibantu KPK juga akan menyelenggarakan bimbingan teknis penyusunan pedoman dan pemantauan pengendalian gratiikasi. Selain itu akan diadakan train the trainer untuk sosialisasi pengendalian kepada seluruh jajaran pegawai.

Sebagaimana pasal 12B UU No. 20 tahun 2001, pemberian (gratifikasi) mempunyai arti luas mulai dari pemberian uang, barang, rabat / diskon, komisi, pinjaman tanpa bunga, dan sebagainya. “Sucofindo melalui kerjasama ini berkomitmen menjalankannya secara konsisten dan berkesinambungan,” kata Ruliadi.

Sosialisasi di kantor pusat, hari ini (15/9), selain diikuti komisaris dan direksi Sucofindo, juga dihadiri oleh wakil pemegang saham serta unsur pimpinan perwakilan pelanggan perusahaan seperti dari PT Pertamina, PLN, Adaro, Berau Coal, Freeport Indonesia, BP, KPC, dan lain-lain.


Kategori Pengumuman