Sucofindo Kembangkan Survey Seismik

Menyadari pentingnya data cadangan migas nasional, BUMN survey PT Sucofindo kembangkan jasa survei seismik. Survei ini dibutuhkan untuk mengetahui lokasi cadangan migas baru dan sumur pengembangan.

Menyadari pentingnya data cadangan migas nasional, BUMN survey PT Sucofindo kembangkan jasa survei seismik. Survei ini dibutuhkan untuk mengetahui lokasi cadangan migas baru dan sumur pengembangan.

Selama ini, survei seismik di Indonesia banyak dilakukan oleh perusahaan asing. Menurut M. Heru Riza Chakim, Direktur Komersial I PT Sucofindo, hasil survei tersebut merupakan data penting bagi negara, karena menginformasikan lokasi dan besarnya cadangan migas. Sebagai BUMN utama di bidang survey, inspeksi dan pengujian, Sucofindo terpanggil melakukan survei ini.

“Investasinya memang besar, namun kami melihat survey ini penting dilakukan oleh perusa-haan nasional. Pasarnya juga masih cukup luas,” kata Heru. Sucofindo mengawali terjun di bisnis ini dengan menggandeng PT Gelombang Seismik Indonesia (GSI), perusahaan PMDN yang mengkhususkan diri di bidang survei seismik dan geofisikal.

Kerjasama Operasi antara Sucofindo dan PT GSI ditandatangani hari ini (1/10) oleh Direktur Komersial I PT Sucofindo, M. Heru Riza Chakim, dan Direktur Utama GSI, Benjamin Dwijanto di Graha Sucofindo Jakarta. Penandatanganan disaksikan sekitar 20 perwakilan KKKS, dan perwakilan kementerian BUMN, ESDM, dan SKK Migas. “Survei pertama akan kami lakukan di Sumatera Selatan, dalam tiga bulan ke depan,” jelas Heru.

Direktur Utama PT Sucofindo, Bachder Djohan mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pengembangan kompetensi dan cakupan layanan.  Setelah sektor batubara dan mineral, sektor migas adalah yang kedua yang terbesar menyumbang pendapatan Sucofindo.

“Pengembangan jasa di sektor migas menjadi salah satu prioritas kami tahun ini,” kata Bachder. “Ke depan,  kami akan melayani sektor hulu, diawali dengan geoscience services baik seismik maupun non seismik,” paparnya.

Direktur Utama PT GSI, Benjamin Dwijanto mengatakan penting bagi Indonesia memiliki perusahaan dalam negeri yang kuat di bidang survei seismik. Meski sudah ada beberapa perusahaan nasional yang menggeluti bisnis ini, namun pangsa pasar terbesar dikuasai perusa-haan-perusahaan asing.

“Sekitar 70% pangsa pasar dikuasai asing,” jelas Benjamin. Padahal, menurutnya, data survei seismik bernilai strategis. Terjunnya Sucofindo di bisnis ini dinilainya positif. “Sangat bagus bila BUMN seperti Sucofindo menjalankan bisnis ini,” katanya.

Direktur Operasi GSI, Barita Sihombing, mengatakan bahwa selain melayani pasar Indonesia, pihaknya juga melayani survei seismik manca negara seperti di Afrika dan Timur Tengah. “Kami mendukung Sucofindo karena punya sumber daya dan kompetensi yang bagus, dan pengalaman yang panjang melayani sektor migas,” kata Barita.


Kategori Pengumuman