SUCOFINDO MENDUKUNG PEMBIAYAAN EKSPORTIR MINYAK SAWIT MELALUI SKEMA JASA MANAJEMEN AGUNAN

Komoditas minyak sawit merupakan kontributor utama ekspor Indonesia. Sepanjang semester 1 tahun 2016, nilai ekspor bersih minyak sawit Indonesia mencapai 8 miliar dolar USA.  Penunjukan PT Sucofindo (Persero) sebagai surveyor yang melakukan pemeriksaan untuk penerbitan Laporan Surveyor (LS), adalah salah satu langkah Sucofindo untuk mendukung perkembangan komoditas kelapa sawit di Indonesia.

Secara komersial, SBU Komoditi dan Solusi Perdagangan (KSP), turut mendukung usaha pengembangan dan peningkatan ekspor minyak sawit Indonesia. SBU KSP, khususnya Subbagian Jasa Manajemen Agunan - Bagian Solusi Perdagangan, terlibat dalam pengawasan komoditas minyak sawit di beberapa lokasi tangki di seluruh Indonesia.

Pengawasan dimaksud adalah atas penunjukan lembaga keuangan, khususnya perbankan, yang memberikan fasilitas kredit kepada eksportir, prosessor dan/atau pedagang minyak sawit dengan minyak sawit sebagai agunannya. Selama 3 tahun terakhir, komoditas minyak sawit merupakan komoditas dengan penyumbang pendapatan terbesar bagi Subbagian Jasa Manajemen Agunan.

Pada tanggal 6 Oktober 2016, bertempat di Equity Tower, SCBD Lot 9, Lantai 33 telah dilakukan penandatangan Collateral Management Agreement (CMA) antara Sucofindo, Natixis Cabang Singapura dan Permata Hijau Group (PHS). Penandatangan dilakukan oleh Bapak Jhonny Virgo selaku Direktur beberapa perusahaan di PHS Group, Bapak Ng Chong Hong, sebagai Executive Director, Global Energy & Commodities Natixis Singapore Branch dan Bapak Rikrik Supriyadi, Kepala SBU KSP mewakili Sucofindo.

Kegiatan CMA ini berlokasi di Pelabuhan Pelindo Dumai, Riau. Kegiatan CMA ini secara operasional dilakukan dengan sinergi antara Sucofindo Cabang Medan dan Cabang Dumai. Melalui skema ini, Sucofindo melakukan pengawasan atas minyak sawit milik PHS Group yang disimpan di dalam 38 tangki.

Pengeluaran minyak sawit untuk ekspor hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Natixis. Tarif jasa kegiatan ini sebesar USD 22.000 per bulan, sehingga proyeksi pendapatan per tahun mencapai Rp. 3,4 miliar.

Pada kesempatan tersebut, Bapak Ng Chong Hong dari Natixis Singapura mengharapkan Sucofindo dapat terus mendukung kegiatan pendanaan berbasis komoditas oleh Natixis di Indonesia. Nilai fasilitas kredit PHS Group cukup besar sehingga Sucofindo diharapkan tetap menjaga integritas dan professionalismenya.
 
Direktur PHS Group, Bapak Jhonny Virgo di lain pihak mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya dengan Sucofindo dan berharap dapat terus bersinergi dalam kerangka saling menguntungkan.
 
Natixis adalah perusahaan internasional yang bergerak di bidang investasi, asuransi dan jasa keuangan yang merupakan anak perusahaan dari BPCE Groupe, grup lembaga keuangan terbesar kedua di Perancis.

Permata Hijau Group adalah perusahaan sawit terkemuka di Indonesia dengan yang mempunyai kegiatan usaha di Sumatera Utara dan Riau, sentra bisnis kelapa sawit di Indonesia. Setiap tahun, ratusan ribu ton minyak sawit dikapalkan oleh Permata Hijau Group dari pelabuhan Belawan dan Dumai.


Lebih lanjut dalam rangka pemastian operasionalisasi kegiatan CMA, pada tanggal 3 November 2016 telah dilakukan kunjungan dan diskusi implementasi kontrak bertempat di kantor PHS Group di Jalan Iskandar Muda, Medan. Pada kesempatan tersebut, juga diberikan penghargaan kepada PHG sebagai perusahaan yang aktif dan turut memberikan kontribusi pendapatan selama periode 2010 s/d 2015 untuk jasa Subportofolio Fins.

Penghargaan disampaikan kepada manajemen PHG, yang diwakilili oleh Direktur di PHG Group Bapak Jhoni Virgo, disertai Bapak Toto Chandra dan Bapak Andrew Luhur. Dari Sucofindo, pertemuan dimaksud diwakili oleh Kepala SBU KSP Bapak Rikrik Supriyadi, Kasubag JMA Bapak M. Faried Ridwan serta dari Cabang Medan Ibu Melliyanti dan Bpk Indra Amri,

Pada saat kunjungan dimaksud, juga dilakukan kegiatan pemasaran kegiatan sejenis untuk lokasi  PHS Group di Belawan dan Kawasan Industri Medan. Tak lupa dilakukan cross selling untuk jasa yang dapat diterapkan di PHS Group diantaranya Jasa Audit CSR, Pengawasan Distribusi CPO untuk Bio Diesel ke Pertamina serta Jaa Pengelolaan Pusat Logistik Berikat (PLB).

Penggarapan dan penggalian potensi diharapkan dapat meningkatkan pangsa pasar Sucofindo (share of wallet) di PHS Group.


Kategori Pengumuman