Konsultan Sudah Siap Hadapi MEA

Ir Nugroho Pudji Rahardjo terpilih Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) melalui Musyawarah Nasional (Munas) Inkindo 2014 di The Stone Hotel Legian Bali, akhir pekan lalu.

Nugroho menggantikan pengusaha asal Sulsel, Ir Bachder Djohan B MM, yang sudah dua periode memimpin DPN Inkindo, setelah mengalahkan enam Calon Ketua Umum (Caketum) lainnya, yaitu Ir Sudjarwo Marsoem, Ir Librina Anggraeni Sabri, Ir Irviandi Basuki, Ir Erie Heryadi, Ir M Thamrin Anwar MSi, dan Ir H Doddy Ahmad Firdaus. Nugroho mengatakan, persaingan tenaga konsultan ke depannya sangat ketat, sehingga dibutuhkan konsultan yang memiliki daya saing kuat.

Terutama dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 yang akan semakin berat. "Insya Allah, dengan amanah yang diberikan saya akan bekerja maksimal memajukan organisasi dan melahirkan konsultan yang kuat menghadapi tantangan ke depannya. Terutama Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 akan semakin berat. Sebab pasar konstruksi di ASEAN sekira 63 persennya berada di Indonesia," jelasnya. Nugroho mengatakan, hal itu memang sejalan dengan visi dan misi yang diusungnya maju menjadi Ketua DPN Inkindo 2014-2018. Dimana visi yang disiapkan adalah terwujudnya Inkindo sebagai wahana yang profesional, aktif dalam pembangunan bangsa, berperan bagi pembinaan, pengembangan, perlindungan dalam pengabdian profesi.

Hal ini kemudian dijabarkan dalam beberapa misi, yaitu menghadirkan Inkindo yang satu dalam nuansa saling percaya dan menghormati martabat guna terwujudnya sinergi nusantara, mengembalikan marwah Inkindo sebagai mitra pemangku kepentingan dalam pembangunan bangsa, dan bersama DPP memberikan pada anggota peningkatan kualitas pelayanan, pembinaan, dan pengembangan usaha. Perlindungan dalam berprofesi dengan cara edukasi, asistensi, mediasi, dan advokasi. Serta, kaderisasi di segala jenjang organisasi secara sistematis, merata, berkelanjutan bagi eksistensi Inkindo.

"Dengan visi dan misi yang ada serta dukungan semua pengurus dan anggota Inkindo, Insya Allah, kita mampu merebut dan memenangkan persaingan," terangnya. Sementara, mantan Ketua Umum DPN Inkindo, Bachder Djohan, anggota Inkindo siap menghadapi serbuan konsultan asing. Pasalnya, selama ini banyak persiapan yang telah dilakukan guna meningkatkan profesionalitas anggotanya. “Inkindo kan sudah masuk ke dalam organisasi konsultan internasional. Jadi dalam menghadapi konsultan asing sebenarnya kita sudah terbiasa,” terangnya.

Adapun, Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Inkindo Sulsel, Ir Muhammad Dahir, mengatakan, profesi konsultan sangat mengandalkan kemampuan intelektual, sehingga peningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) harus menjadi prioritas utama. "Dengan pembinaan yang dilakukan Inkindo terhadap anggota selama ini, baik secara nasional maupun di tingkat provinsi, maka kita yakin siap bersaing dengan konsultan asing," jelasnya. Usai pemilihan, tim formatur dipimpin ketua umum terpilih langsung menyusun kepengurusan DPN Inkindo 2014-2018. Dalam kepengurusan ini mengamanatkan empat orang perwakilan dari DPP Sulsel, yaitu Faizal Suyuthi menduduki Wakil Ketua Umum, Leonardo J Hehanusa (Wakil Ketua Umum), Muaz Yahya (Wakil Sekretaris Jenderal), dan M Hasbi (Wakil Sekretaris Jenderal). Sementara, Bachder Djohan ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi Nasional (DPON) DPN Inkindo.


sumber http://www.upeks.co.id


Kategori Artikel