20 Perusahaan Raih Sertifikat Manajemen Pengamanan dari POLRI

Bertempat di Dharmawangsa Hotel, Jakarta, Kepolisian Republik Indonesia menyerahkan Sertifikat Manajemen Pengamanan (SMP) kepada 20 perusahaan di wilayah Republik Indonesia. 

Sistem Manajemen Pengamanan adalah Sistem Manajemen yang diatur oleh Peraturan KAPOLRI No. 24 Tahun 2007, sebagai salah satu upaya memberdayakan masyarakat industri untuk melakukan pengamanan swakarsa, khususnya pada lingkungan kerja guna mendukung pengamanan nasional bersama dengan instansi terkait.

Sertifikat SMP diserahkan oleh Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Komjen Pol. Putut Eko Bayuseno, disaksikan oleh Direktur Utama Sucofindo, Bachder Djohan Buddin. Sucofindo merupakan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang pemastian, dan telah ditunjuk oleh POLRI sebagai Badan Audit dan Pelatihan untuk Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) melalui Surat Keputusan Kapolri Nomor : SKEP/44/II/2008.

Pada sambutan acara penyerahan serifikat tersebut, Komjen Pol Putut Eko Bayuseno mengatakan bahwa tugas POLRI diantaranya adalah untuk memelihara keamanan, menegakan hukum dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. 

Dalam meningkatkan peran negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman, POLRI berupaya untuk memberdayakan lingkungan industri, dengan mengeluarkan peraturan terkait Sistem Manajemen Pengamanan tersebut.

Selanjutnya, Bachder Djohan Buddin, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat bagi perusahaan yang telah diaudit dan berhasil meraih sertifikat. “Sebagai organisasi yang telah berhasil menerapkan Sistem Manajemen Pengamanan, berpeluang memiliki kemampuan menjaga keberlangsungan usaha industri, mencegah kerugian, serta meningkatkan produktivitas dan daya saing”, ujar Bachder.

Bachder juga berterimakasih kepada POLRI, yang telah menunjuk Sucofindo sebagai Badan Audit SMP, “Hal tersebut merupakan penghargaan dan kebanggaan bagi SUCOFINDO dapat turut melayani pelaku usaha dalam upayanya melakukan pengelolaan pengamanan dan menjadi bagian dari memastikan pengamanan objek vital nasional yang merupakan asset negara”.
   
 “Didalam melakukan Audit Sistem Manajemen Pengamanan, diperlukan kehandalan dan kerahasian hasil audit, mengingat hal ini terkait dengan keamanan.  Sucofindo sebagai Badan Usaha Milik Negara, memiliki komitmen kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta memiliki pengalaman di bidang audit berbagai sistem manajemen, diantaranya mutu, lingkungan, dan safety.  Hal ini yang kami persembahkan kepada pelanggan kami”, papar Bachder


Sementara itu, M. Ahsin Sidqi, General Manager PT.PLN(Persero) Pembangkitan Sumsel, salah satu perusahaan penerima sertifikat mengatakan bahwa, bagi perusahaannya, pengamanan bukan lagi hanya cost, tetapi merupakan investasi, yang akan dapat diukur benefitnya. 

Ia mengatakan, “Apabila ada suatu perusahaan yang akan IPO, tentu nilai harga saham lebih tinggi bagi perusahaan yang memiliki sistem pengamanan yang terintegrasi, itu salah satu manfaat menerapkan SMP”.

Dari 20 penerima sertifikat SMP tersebut, 12 diantaranya berhasil meraih Sertifikat Emas dan 8 diantaranya menerima Sertifikat Perak.  Para penerima sertifikat tersebut, diantaranya PT PLN, PT Pembangkitan Jawa Bali, PT Cikarang Listrindo, PT Indocement, PT Pertamina, PT Indonesia Power,  dan PT IPM Operation & Maintanance Indonesia.



Kategori Pengumuman