Penyaluran Pupuk Subsidi Sesuai Alokasi Pemerintah

Petrokimia Gresik akan menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai alokasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Menghadapi musim tanam awal tahun 2020, anggota holding Pupuk Indonesia ini menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebesar 744.816 ton.

Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik, Yusuf Wibisono, mengatakan, berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 01/2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Tahun Anggaran 2020, alokasi pupuk bersubsidi nasional pada 2020 mencapai sebesar 7,94 juta ton.

Permentan ini juga mengatur alokasi pupuk bersubsidi di tingkat provinsi. Pemerintah provinsi melalui Surat Keputusan (SK) Dinas Pertanian Provinsi membagikan alokasi tersebut ke tingkat kabupaten. Selanjutnya, pemerintah kabupaten melalui SK Dinas Pertanian Kabupaten membagikannya ke tingkat kecamatan.

"Peraturan-peraturan itulah yang menjadi pedoman bagi kami dalam menyalurkan pupuk bersubsidi," kata Yusuf, di Gresik, Selasa (28/1/2020). Terkait alokasi pupuk bersubsidi yang berkurang di berbagai daerah, Yusuf menyatakan, alokasi pupuk bersubsidi nasional dalam dua tahun terakhir memang menurun.

Pada tahun 2018 pemerintah menetapkan alokasi pupuk bersubsidi 9,55 juta ton. Alokasi ini kemudian turun menjadi 8,87 juta ton pada 2019 lalu dan kembali turun menjadi 7,94 juta ton pada 2020. "Penurunan alokasi pupuk bersubsidi ini berdampak secara merata hampir di seluruh daerah, termasuk di Jawa Timur," ujar Yusuf.

Adapun petani yang berhak atas pupuk bersubsidi adalah petani yang menggarap lahan tidak lebih dari 2 hektare, tergabung dalam kelompok tani (Poktan), dan menyusun Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Sedangkan untuk distribusi, Petrokimia Gresik berpedoman pada Peraturan Menteri Perdagangan atau Permendag Nomir 15/2013 tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian.

"Penyaluran pupuk dikawal 77 Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP) dan 157 asisten SPDP di seluruh nusantara. Mereka rutin berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), kelompok tani, hingga aparat berwajib setempat," tandas Yusuf.

 

Berita ini tayang pada 28 Januari 2020 di https://www.beritasatu.com/ekonomi/597554/penyaluran-pupuk-subsidi-sesuai-alokasi-pemerintah


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel