PTSI Salurkan Kemitraan Rp. 42 Milyar

Jakarta - Mei 2014

Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) merupakan kewajiban bagi badan usaha milik negara (BUMN). PT Surveyor Indonesia (Persero) aktif melaksanakan kegiatan PKBL tersebut.  Kepala PKBL, PT Surveyor Indonesia (PT SI) Arif Wardhana mengungkapkan sampai dengan akhir 2013, jumlah mitra binaan PT Surveyor Indonesia (Persero) telah mencapai 2.314 usaha kecil dan menengah (UKM).  "Mereka tersebar di 16 provinsi (termasuk eks Provinsi Timor Timur) pada 10 wilayah kerja dengan total dana yang telah disalurkan sebesar Rp. 41,936 miliar," ujarnya di Jakarta pekan lalu.

Arif menjelaskan, program Kemitraan PT SI diarahkan pada pemberian bantuan pinjaman modal kerja dan investasi kepada usaha kecil yang berpotensi untuk dikembangkan. Kedua, pembinaan kepada mitra binaan berupa pelatihan dan pendidikan serta bantuan pemasaran berupa keikutsertaan dalam berbagai ajang pameran. “Tahun 2014, salah satu fokus program kemitraan kami adalah pemberian bantuan pinajman modal kerja dan investasi kepada para pedagang warteg, khususnya di Jakarta. Para pedagang warteg itu jumlahnya ribuan dan potensinya luar biasa,” tuturnya.

PTSI juga telah menyalurkan dana PKBL untuk berbagai kegiatan sosial dan pendidikan dalam bentuk program bina lingkungan, seperti peningkatan sarana kesehatan, penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, pembangunan sarana ibadah, sumbangan bencana alam, pembangunan sarana umum, pengentasan kemiskinan, serta pelestarian alam. “Dana yang digunakan untuk kegiatan tersebut sampai dengan 31 Desember 2013 mencapai Rp. 5,387 milyar, ujarnya.

Salah satu kegatan tersebut, pekan lalu PT SI menggelar donor darah. Acara tersebut dilaksanakan bekerjasama dengan Persatuan Istri Karyawan (Periska) PT Surveyor Indonesia. Acara tersebut dihadiri Ketua Periska PT Surveyor Indonesia Tutty Arif Zaenuddin.

Tuti menyebutkan, ada empat bidang yang menjadi fokus Periska Surveyor Indonesia saat ini, yakni pendidikan, ekonomi, kesehatan dan seni budaya. “Kegiatan donor darah rutin kami laksanakan tiap tiga bulan sekali. Mudah-mudahan gaung kegiatan ini menginspirasi Unit Periska di BUMN-BUMN lain, kata Tutty Arif Zaenudin (Harian Republika, 12 Mei 2014)


Kategori Artikel