Internal PTPN IX Tanaman Tahunan tolak komposisi Direksi Baru
5 March 2012Karyawan PTPN IX (Persero) yang tergabung dalam FSPBUN IX Tanaman Tahunan pada Jumat kemarin melakukan aksi unjuk rasa menolak Direksi baru PTPN IX. Karyawan menganggap bahwa penetapan Direksi baru khususnya PTPN IX tidak transparan dan penuh dengan kolusi. Dalam orasinya, FSP BUN IX Tanaman Tahunan menyayangkan bahwa salah satu anggota Direksi terpilih dari intern justru berasal dari Divisi Tanaman Semusim yang mana selama ini kinerjanya selalu memburuk dan menghasilkan kerugian.
FSPBUN IX Tanaman Tahunan juga mencermati pergantian direksi baru BUMN Perkebunan, khususnya PTPN IX terdapat keganjilan dari komposisi yang ada (sarat KKN). Bisa dibayangkan dari laba yang begitu tinggi dicapai pada tahun 2010 dan 2011, hampir 150% lebih adalah andil dan hasil kinerja dari Divisi Tanaman Tahunan yang mengelola komoditi Karet, Kopi, Teh dan Kakao, sedangkan Divisi Tanaman Semusim yang mengelola komoditi Tebu (Pabrik Gula) menyumbangkan kerugian yang sangat besar (hampir 50% mengurangi laba yang dihasilkan Divisi Tanaman Tahunan).
Dari komposisi Direksi yang baru tersebut memaksa FSP BUN IX Tanaman Tahunan untuk menggelar aksi “demo dan keprihatinan”, aksi ini adalah wujud keprihatinan karena di Divisi Tanaman Tahunan banyak terdapat kandidat calon direksi (dlm proses fit and propertest) yang tidak diangkat menjadi Direksi di PTPN IX, padahal komoditi terbesar yang dikelola PTPN IX adalah komoditi karet.
Dalam tuntutannya FSP BUN IX Tanaman Tahunan menolak direksi baru dan meminta pemisahan antara Divisi Tanaman Tahunan dan Divisi Tanaman Semusim, karena sejak penggabungan dengan Divisi Tanaman Semusim, Tanaman Semusim tidak pernah memberikan keuntungan . Keuntungan yang diperoleh Divisi Tanaman Tahunan sudah banyak yang dialirkan ke Divisi Tanaman Semusim, namun sampai dengan saat ini Divisi Tanaman Semusim terus merugi. Penolakan ini juga dikarenakan sistem “Serahkan kepada ahlinya” tidak tergambar dari susunan direksi yang ada.
Ketua umum FSPBUN IX Tanaman Tahunan, Budiono menyampaikan akan mengerahkan massa lebih besar pada saat serah terima jabatan tanggal 5 Maret. Massa yang dikerahkan berasal dari SPBUN seluruh unit kerja Tanaman Tahunan di Jawa Tengah yang terdiri dari 15 kebun. Budiono mengatakan bahwa setiap kebun akan mengirimkan massa minimal 300 orang pada saat serah terima jabatan. Masa akan menutup jalan menuju Kantor Direksi jika tuntutan mereka tidak terpenuhi.
Admin


Kirim Komentar
Baca Komentar ( 0 )