Ringgit Melemah, Harga Minyak Sawit Naik

Harga minyak sawit naik untuk hari ke empat berturut-turut dan mencapai harga tertinggi dua minggu, dipicu melemahnya ringgit dan menguatnya harga minyak kedelai di Cina.

Harga minyak sawit Desember di  Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 1% menjadi 2,196 ringgit ($523.42) per ton . Sebelumnya harga naik 1.4% menjadi 2,206 ringgit tertinggi sejak 23 September.

Mata uang ringgit melemah ke terendah tiga minggu terhadap dolar membuat harganya lebih murah untuk pembeli luar negeri. Kurs Ringgit turun 0.1% menjadi 4.1955 terhadap dolar.

Harga minyak di Dalian exchange naik hari ini dan pembicaraan antara AS dan Cina semakin tidak jelas, dan juga perang dagang antara AS dan Cina semakin melemah, Cina merupakan pembeli kedelai AS terbesar karena perang dagang ini Cina menghindar dari pasar AS dan mengalihkan permintaan ke minyak sawit sehingga ekspor minyak sawit Malaysia ke Cina meningkat.

Harga minyak sawit Januari di Dalian Exchange naik 1.1% pada hari Rabu, sedangkan minyak kedelai Januari di Dalian Exchange naik 2%.Harga minyak kedelai AS di Chicago Board  of Trade  naik 0.3% .

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan support pertama di  2,130 ringgit dan berikut ke 2,120  ringgit sedangkan resistant pertama di $2,200 dan berikut ke $2,220

 

http://vibiznews.com/2019/10/10/ringgit-melemah-harga-minyak-sawit-naik/


Kategori Berita