Kamis, 17 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Visi PT.Perkebunan Nusantara VIII (Persero) : "Menjadi Perusahaan Agribisnis terkemuka dan terpercaya, mengutamakan pelanggan dan kepedulian lingkungan dengan didukung oleh SDM yang profesional"

Prestasi

PTPN VIII Juara III Pengelolaan Portal Publik Terbaik

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

Teh Walini Merupakan Produk Teh Kemasan PTPN VIII. Menurut Anda bagaimanakah kualitas Teh Walini ?

View Results

Loading ... Loading ...

Gel Teh Hijau Cegah Penularan HIV/AIDS

8 Juni 2012

Kamis, 07/06/2012 | 12:42 WIB

GN SELAIN mencegah kanker, teh hijau juga dapat dimanfaatkan untuk mencegah penularan HIV/AIDS.

Selain mampu mencega kanker –seperti diberitakan Rabu (6/6)– teh hijau juga mampu mencegah penularan HIV/AIDS, khusus melalui hubungan seks.

OLEH: FEBY ADITYA KURNIAWAN

Kali ini, khasiat teh hijau tidak diambil dengan diminum, namun dengan diekstrak dalam bentuk gel. Dalam teh hijau terdapat kandungan Epigalo Katekin Galat (EGCG). Kandungan EGCG yang bisa 100 kali lipat lebih kuat dari vitamin C atau lebih kuat 25 kali dari vitamin E mampu membunug virus HIV.

Penularan HIV/AIDS dari satu orang ke orang lain bisa diakibatkan oleh banyak hal, namun yang paling banyak terjadi di masyarakat adalah penularan dengan cara hubungan seksual. “Dari situlah kita akan menyiapkan gel yang didalamnya terdapat ekstrak teh hijau. Nantinya gel tersebut akan dimasukkan ke dalam alat kelamin. Jadi seandainya di dalam spermanya ada sel HIV maka otomatis tidak bisa masuk ke dalam sel tubuh pasangannya karena sudah ditangkap oleh EGCG teh hijau tadi,” ujar Dr Djoko Agus Purwanto, Apt, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Airlangga (Unair).
Cara kerja gel ini hampir sama dengan kondom, karena sama-sama mencegah penularan HIV. Bedanya dengan kondom, sel sperma tidak akan bisa masuk sama sekali ke dalam sel telur. Namun jika memakai gel dari ekstrak EGCG teh hijau ini sperma yang tercampur gel tadi masih bisa masuk ke dalam sel telur untuk melakukan pembuahan, namun HIV-nya tidak akan bisa masuk ke dalam sel tubuh pasangannya.

Sudah ada penelitian terdahulu tentang pembuatan gel EGCG dari air teh hijau. “Namun sekarang kita menyediakan kesediaannya artinya kita akan buat obatnya. Obat tersebut nantinya akan dibentuk sebagai obat oles,” imbuhnya.

Cara kerjanya dari gel ekstrak EGCG yaitu membunuh HIV dengan cara menangkap protein GP 120, sehingga HIV tidak dapat masuk ke dalam sel tubuh. Walaupun di dalam tubuh sudah ada HIV namun tidak dapat masuk ke dalam sel. “Karena protein GP 120 itu digunakan sebagai akses masuk HIV ke dalam sel tubuh. Jadi yang ditangkap ya protein GP 120,” jelas Djoko.

“Sedangkan cara dari teh hijau GP 120 yang akan menuju reseptor ditangkap dan diikat sehingga tidak akan melebur ke dalam reseptor (penerima) dan mencegah masuknya HIV ke dalam sel tubuh manusia,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan meskipun di dalam seseorang sudah ada HIV maka tidak akan bisa menyebarkan ke dalam orang lain. “Hal ini dikarenakan akses untuk menyebarkan virus tersebut sudah ditangkap dan dihalangi oleh ekstrak teh hijau tadi,” tegasnya

Sebetulnya HIV itu adalah virus yang rapuh. HIV tidak bisa berkembang biak jika tidak berada di dalam sel tubuh manusia, karena virus tersebut hanya bisa berkembang jika berada di dalam sel tubuh manusia. HIV juga jika terkena udara bebas itu akan mati.

http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=122cce0c2017dde86f5390f410afd7c1&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>