Sabtu, 19 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Visi PT.Perkebunan Nusantara VIII (Persero) : "Menjadi Perusahaan Agribisnis terkemuka dan terpercaya, mengutamakan pelanggan dan kepedulian lingkungan dengan didukung oleh SDM yang profesional"

Prestasi

PTPN VIII Juara III Pengelolaan Portal Publik Terbaik

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

Teh Walini Merupakan Produk Teh Kemasan PTPN VIII. Menurut Anda bagaimanakah kualitas Teh Walini ?

View Results

Loading ... Loading ...

BUMN dan BUMD Harus Sisihkan Laba untuk Usaha Kecil

11 Mei 2012

10 Mei 2012, 16:37:00| Laporan Agita Sukma Listyanti

suarasurabaya.net| Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) diminta untuk membantu pengembanan usaha kecil dan koperasi. Mereka diharapkan bisa menyisihkan sebagian laba perusahaan untuk membantu keperluan pembinaan usaha kecil atau koperasi serta pembinaan masyarakat melalui Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL).

Saifullah Yusuf Wakil Gubernur Jawa Timur mengatakan BUMN dan BUMN ibaratnya tangan kiri pemerintah. Sedangkan APBD dan APBD adalah tangan kanan. Artinya, BUMN dan BUMD memiliki peran dan fungsi strategis sebagai pelaksana publik sekaligus penyeimbang kekuatan swasta. Sehingga mereka bisa membantu pengembangan usaha kecil dan koperasi.

“BUMN dan BUMD itu tangan kiri pemerintah. Tangan kanannya APBN dan APBD. BUMN dan BUMD harus turut membantu pengembangan usaha kecil atau korporasi yang dikontrol langsung pemerintah,” kata Gus Ipul panggilan akrabnya saat menghadiri Seminar Nasional dan Rapat Kerja Nasional ke-3 Federasi Serikat Pekerja BUMN di Hotel Singgasana, Kamis (10/5/2012).

Pemerintah sendiri terus berupaya keras untuk selalu menyempurnakan peraturan perundang-undangan agar keberadaanya bisa dirasakan lebih mandiri dan profesional sesuai dengan tuntutan perubahan. BUMN dan BUMD yang mandiri serta professional sesuai dengan tuntutan perubahan harus mampu bersaing dengan corporate-corporate swasta dalam maupun luar negeri.

Sistem pengelolaan dan manajemennya harus dilakukan secara profesional dan kompeten mengikuti kaidah-kaidah bisnis yang ada. Untuk itu, kehadiran pekerja menjadi penentu keberhasilan perusahaan. Mereka menadi indikator utama dari perusahaan meraih keuntungan yang besar.

“Jika perusahaannya maju, maka secara otomatis kesejahteraan para pekerjanya juga akan meningkat. Sehingga hal itu menjadi keuntungan bagi perusahaan untuk mempertahankan dan mencari keuntungan dengan bermodalkan pekerja yang memiliki kompetensi dan loyalitas tinggi,” lanjutnya.

Sementara, melalui PKBL diharapkan terjadi peningkatan partisipasi BUMN untuk memberdayakan potensi dan kondisi ekonomi, sosial dan lingkungan masyarakat sekitar yang difokuskan pada pengembangan ekonomi kerakyatan untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Jawa Timur. Provinsi ini dipandang sebagai daerah yang memiliki banyak BUMN dengan profit yang besar, seperti PT Semen Gresik, PT Jasa Tirta dan PT PAL.(git)

http://ekonomibisnis.suarasurabaya.net/?id=2cab0e313370680ade8888306ef4cd5d2012106256



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>