Thursday, 24 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Visi Kementerian BUMN : "Meningkatkan peran BUMN sebagai instrumen negara untuk peningkatan kesejahteraan rakyat berdasarkan mekanisme"

Achievements

Activity

April  2014
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Polls

Teh Walini Merupakan Produk Teh Kemasan PTPN VIII. Menurut Anda bagaimanakah kualitas Teh Walini ?

View Results

Loading ... Loading ...

Agrowisata Gunung Mas PTPN VIII

2 June 2010

Berekreasi sambil berolahraga memang memberikan
nuansa yang berbeda. Kalau tidak percaya cobalah anda pergi ke Gunung
Mas untuk melakukan tea walk mengitari kebun teh..aduh segarnya. Kalau
anda melewati jalur Puncak Bogor tak ada salahnya mampir sejenak
melepas lelah di Wisata Agro Gunung Mas.

Wisata yang murah meriah, bisa dilakukan sendiri, bersama
keluarga ataupun bersama rombongan Namun tetap menghadirkan suasana yang
segar, asri, nyaman sesuai dengan tag line tempat wisata ini, Anda Akan
Temukan Kesegaran udara Yang Sesungguhnya.

Tempat wisata
yang terletak di Jl.Raya Puncak Cisarua Bogor ini memang sangat
strategis. Sehingga bagi siapapun yang ingin berkunjung ke tempat wisata
ini, baik dengan kendaraan umum, dengan motor, kendaraan roda empat
ataupun bis dengan mudah dapat dijangkau.

Siapa sangka minuman (teh) yang
ditemukan secara tidak sengaja pada tahun 2737 sebelum masehi oleh
kaisar China, yaitu daun teh yang tiba-tiba jatuh ke dalam ceret berisi
air mendidih, kini menjadi salah satu minuman primadona dunia dengan
salah satu produsennya adalah Indonesia. Termasuk salah satu yang
terbesar adalah berasal dari hasil perkebunan teh Gunung Mas dibawah
pengelolaan PTP Nusantara VIII. Menempati lokasi ratusan hektare,
sebagian diantaranya dipotong oleh jalur puncak  Cianjur menyebabkan
tempat ini menjadi salah satu alternatif tujuan wisata warga Ibukota dan
sekitarnya.

Pagi itu suasana belum begitu ramai ketika kami
tiba di Gunung Mas. Walaupun begitu tampak semua petugas siap
dilapangan. Segera setelah kami membayar tiket masuk sebesar Rp 4,500,00 ,
kami mencari lokasi parkir yang dekat dengan lapangan yang disewa untuk
acara tea walk. Memang ada beberapa lapangan yang dapat disewa,
diantaranya ada lapangan sepakbola, lapangan volli, lapangan camping
utama dan beberapa lapangan kecil yang lain. Lapangan tersebut
berkapasitas dari 50 orang sampai dengan ribuan orang. Setelah tiba
dilapangan camping utama sejenak kami beristirahat sambil menikmati
segarnya udara pegunungan.

Sesaat kemudian pemandu wisata yang
telah dipesan sebelumnya datang, pertanda jalan-jalan di kebun teh akan
segera dimulai. Ada beberapa lintasan dengan jarak yang berbeda bisa
kita pilih, tergantung jauh dekatnya. Lintasan tersebut terbagi dalam
jarak 4 km, 6 km, 8 km dan yang paling panjang adalah 10 km. Kebetulan
rombongan kami memilih rute menengah sepanjang 6 km yang hanya
memerlukan waktu 2 jam , sehingga masih banyak waktu tersisa karena
masih ada acara-acara permainan yang merupakan rangkaian program tea
walk yang dilaksanakan. Semua anggota rombongan siap, dan tea walk pun
dimulai.

Memasuki kilometer pertama, kami melalui kampung
penduduk yang katanya sudah turun temurun mendiami daerah tersebut.
Jalanan berbatu dengan perkampungan penduduk menjadikan suasana terasa
agak membosankan. Baru kemudian ketika memasuki kilometer kedua suasana
berubah asri karena sudah mulai memasuki hutan tropis yang tidak begitu
lebat namun cukup teduh. Puncak keindahan sangat terasa ketika masuk
kilometer tiga, dimana kita berjalan ditebing bukit dengan hamparan
kebun teh yang mahaluas diatas dan dibawah tebing. Terasa indah sekali,
kebetulan cuaca yang bersahabat, dengan langit terang nan biru menambah
nuansa alami semakin terasa. Setelah puas berkeliling di kebun teh,
sambil berfoto ria akhirnya rombongan tiba kembali di tempat semula.

Ternyata semakin siang lokasi wisata semakin tambah ramai.
Ketika rombongan kami meninggalkan tenda utama pagi jam 07.00, hanya
terlihat beberapa mobil, pada jam 10.00 ketika kami tiba kembali jumlah
mobil yang parkir sudah ratusan. Selain tea walk, tempat ini juga
dilengkapi dengan berbagai fasilitas lainnya. Diantaranya adalah
menunggang kuda mengelilingi area sekitar, tempat permainan anak-anak,
dan aneka warna penjual makanan dan sayuran khas wilayah puncak. Seperti
tersedia wortel segar, daun sawi, sayur lobak, ubi cilembu, jagung,
alpukat, manggis dan lain-lain. Bagi para pecandu teh, tersedia juga
kafe yang langsung menyediakan teh segar yang masih asli.

Perangkat hiburan
seperti, band lapangan, band ruangan, solo organ, karaoke ruangan juga
siap menemani kita. Bagi para pengunjung ingin bermalam, tempat menginap
yang sederhana dengan fasilitas yang memadai dengan berbagai jenis,
diantaranya; kamar standard dengan tariff Rp 264,000,00, bungalow I
dengan tariff Rp 605,000,00 dan yang paling mahal adalah bungalow II
dengan tariff Rp 825,000,00. Untuk urusan konsumsi pengunjung pun tidak
perlu dipusingkan memikirkan makanan, cukup pesan pengelola wisata dan
semuanya akan menjadi beres.

Namun begitu tampak beberapa
lokasi kebun teh ini terasa gersang dan panas karena tiadanya pepohonan.
Hal ini tentu bisa menjadi perhatian pihak pengelola untuk menghijaukan
lokasi, selain untuk keteduhan lokasi, juga sebagai penahan air agar
tidak terjadi longsor bahkan banjir di wilayah Jakarta. Kebersihan yang
kurang terjaga, karena banyaknya pedagang asongan, dan juga sikap
pengunjung yang membuang sampah sembarangan harus terus diawasi supaya
tidak mengotori lokasi. Namun bagaimanapun kebun teh Gunung Mas tetap
memberikan pesona tersendiri bagi para wisatawan karena merupakan one
stop shopping tour tea plantation.

Penulis : AMGD
Lokasi :
Cisarua, Bogor
Fotografer : AMGD
Sumber : Navigasi.net

Source :Navigasi.net



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Your email address will not be published. Required fields are marked *

: *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>