Kamis, 17 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Visi PT Perkebunan Nusantara VI (Persero) : "Menjadi perusahaan agribisnis berbasis kemitraan terdepan di Indonesia"

Prestasi

Penghargaan Inovasi Perkebunan pada Event ENIP 2013

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

Pembuatan komprehensif sistem yang terintegrasi sesuai model ERP (Enterprise Resource Planning) untuk BUMN Perkebunan, lebih baik dilakukan :

  • BUMN Perkebunan bersatu dalam membangun sistem untuk semua komoditi yang diusahakan (86%, 6 Votes)
  • Masing-masing BUMN Perkebunan mengembangkan sistem sendiri (14%, 1 Votes)
  • Tidak perlu dibangun sistem, karena sistem yang lama masih cukup baik (0%, 0 Votes)

Total Voters: 7

Loading ... Loading ...

Kemendag Dukung Langkah BUMN Buka Peternakan Sapi di Australia

4 Juli 2013

Jakarta : Kementerian Perdagangan menyambut baik wacana pembukaan lahan 1 juta hektare peternakan sapi oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Australia.

“Baguslah. Itu saya rasa menopang ketahanan pangan, asal proper,” ujar Menteri Perdagangan Gita Wirjawan usai rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (3/7).

Lebih lanjut, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Bachrul Chairi mengatakan langkah tersebut bisa menopang kekurangan pasokan daging sapi.

Sebab, menurutnya, sesuai pernyataan Mendag, untuk swasembada daging selama kurun waktu 5-10 tahun ke depan Indonesia harus memiliki 60 juta ekor sapi.

“Hasil sensus kita baru ada 13 juta sapi. Itu kenapa muncul ide, kenapa enggak invest di sana,” tuturnya.

Bachrul mengatakan, Australia menjadi negara yang ideal untuk pengembangan peternakan karena pemerintah di sana memberi keleluasan kepada investor asing untuk berinvestasi tanah sebesar-besarnya.

Sementara lahan di Indonesia tidak mencukupi sebab, perhitungannya, untuk satu ekor sapi membutuhkan 1,5 hektare lahan.

“Ada perusahaan Indonesia di sana namanya Oceanic, dia punya tanah dua kali Pulau Bali. Di sana mereka melakukan peternakan ada 20-60 ribu (sapi),” tuturnya.

Sekedar informasi, Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Perum Bulog, dan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia untuk mengajukan proposal pengadaan satu juta hektare lahan peternakan sapi di Australia.

Lahan tersebut diproyeksikan untuk pembibitan sementara penggemukkan dilakukan di Tanah Air.

Sumber : metrotvnews.com



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>