Senin, 21 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Visi PT Perkebunan Nusantara VI (Persero) : "Menjadi perusahaan agribisnis berbasis kemitraan terdepan di Indonesia"

Prestasi

Penghargaan Inovasi Perkebunan pada Event ENIP 2013

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

Pembuatan komprehensif sistem yang terintegrasi sesuai model ERP (Enterprise Resource Planning) untuk BUMN Perkebunan, lebih baik dilakukan :

  • BUMN Perkebunan bersatu dalam membangun sistem untuk semua komoditi yang diusahakan (86%, 6 Votes)
  • Masing-masing BUMN Perkebunan mengembangkan sistem sendiri (14%, 1 Votes)
  • Tidak perlu dibangun sistem, karena sistem yang lama masih cukup baik (0%, 0 Votes)

Total Voters: 7

Loading ... Loading ...

Kemarau Panjang Produksi Kelapa Sawit Turun

30 September 2013

Jambi, Dampak dari pengaruh iklim panas dan kurangnya curah hujan di Jambi dalam beberapa bulan terakhir, berpengaruh pada produksi buah sawit atau crude palm oil (CPO). (28/9/2013)“Karena sering panas terik dan jarang hujan, maka buah sawit sekarang lagi trek, dan hasilnya pun turun,” ujar Warsini pemilik kebun sawit di Sungai Bahar.

Produksi sawit di Jambi pada periode Januari hingga Agustus 2013 mengalami penurunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini diperkirakan, karena faktor cuaca.

“Ini karena cuaca, sawit banyak yang trek,” kata Putri Rainun, Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Jambi.

Putri mengatakan berdasarkan pantauan dan informasi dari beberapa petani sawit dan Pokja sawit Jambi memang cenderung menurun. Hanya saja, secara persis seberapa besar presentasi penurunannya dia belum berani memastikan.

“Waduh kalau berapa persen turunnya, saya harus liat data dulu. Karena selain bidang produksi kelompok pengusaha kelapa sawit juga memiliki data,” tuturnya.

Akibat penurunan tersebut, diprediksi target produksi pada 2013 sepertinya sulit tercapai. Tahun lalu pihaknya menargetkan angka produksi CPO Jambi 2012 mencapai 1,4 juta ton.

“Penurunan produksi CPO tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Negara lain seperti Malaysia juga terindikasi mengalami penurunan produksi,” jelasnya.

DAMPAK dari pengaruh iklim panas dan kurangnya curah hujan di Jambi dalam beberapa bulan terakhir, berpengaruh pada produksi buah sawit atau crude palm oil (CPO). (28/9/2013)

“Karena sering panas terik dan jarang hujan, maka buah sawit sekarang lagi trek, dan hasilnya pun turun,” ujar Warsini pemilik kebun sawit di Sungai Bahar.

Produksi sawit di Jambi pada periode Januari hingga Agustus 2013 mengalami penurunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini diperkirakan, karena faktor cuaca.

“Ini karena cuaca, sawit banyak yang trek,” kata Putri Rainun, Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Jambi.

Putri mengatakan berdasarkan pantauan dan informasi dari beberapa petani sawit dan Pokja sawit Jambi memang cenderung menurun. Hanya saja, secara persis seberapa besar presentasi penurunannya dia belum berani memastikan.

“Waduh kalau berapa persen turunnya, saya harus liat data dulu. Karena selain bidang produksi kelompok pengusaha kelapa sawit juga memiliki data,” tuturnya.

Akibat penurunan tersebut, diprediksi target produksi pada 2013 sepertinya sulit tercapai. Tahun lalu pihaknya menargetkan angka produksi CPO Jambi 2012 mencapai 1,4 juta ton.

“Penurunan produksi CPO tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Negara lain seperti Malaysia juga terindikasi mengalami penurunan produksi,” jelasnya.

Sumber : pelitaonline.com



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>