Friday, 18 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Achievements

Sertifikat Klasifikasi Kelas II/ Baik untuk Kebun Untuk Kebun Tamora

Activity

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Polls

Sejauh mana Portal Publik PTPN V dapat membantu anda dalam mencari informasi tentang PT Perkebunan Nusantara V?

View Results

Loading ... Loading ...

Program Kebun Sawit K2I Riau Dinilai Gagal

23 August 2011


Pekanbaru, (Analisa). Program pengentasan kemiskinan, kebodohan dan infrastruktur (K2I) melalui pembagian kebun kelapa sawit untuk masyarakat miskin di pedesaan Riau dinilai gagal. Oleh karenanya, anggota DPRD Riau meminta program itu jangan diteruskan.

Hal itu terungkap dalam rapat paripurna DPRD Riau membahas tanggapan fraksi-fraksi atas Ranperda Perubahan APBD (APBD-P) tahun 2011 di gedung lembaga legislatif daerah itu, Senin (22/8) siang.

Menurut pandangan Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Riau yang disampaikan anggotanya Bagus Santoso, program K2I bidang perkebunan kelapa sawit dinilai telah gagal. Makanya, PAN meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk meninjau ulang memasukkan anggaran proyek perkebunan sawit K2I ke dalam APBD-P.

“Tahun 2011 ini dianggarkan Rp15,775 miliar untuk pembangunan kebun kelapa sawit K2I. Ternyata jumlah tersebut dikurangi menjadi Rp5 miliar,” kata Bagus.

Dia menilai, program kebun K2I ini sudah dianggap gagal. Sebab dari target 10.200 hektare, baru tertanam sekitar 2.500 hektare. Itu pun bermasalah dan telah terbakar.

Menurut PAN, Dinas Perkebunan (Disbun) Riau juga tidak merealisasikan anggaran untuk kebun sawit K2I ini dalam tiga tahun terakhir. Selain itu, anggaran tahun jamak untuk program ini sudah berakhir tahun lalu.

“Maka apakah program ini masih layak untuk diteruskan,” tukas Bagus.

Hal senada diungkapkan Fraksi PPP. Fraksi ini melalui jurubicaranya mempertanyakan realisasi program K2i bidang perkebunan kepada instansi terkait. Betapa tidak, Dinas Perkebunan (Disbun) Riau yang menjadi salah satu ujung tombak penuntasan program K2I, justru instansi ini mengalami penurunan jumlah belanja sebesar Rp9,26 miliar lebih atau sekitar 16,31 persen.

“Disbun merupakan salah satu dinas yang pencapaian kinerjanya kurang menggembirakan atau rendah dari tahun ke tahun. Makanya perlu evaluasi secara menyeluruh baik program atau kegiatan, khususnya program kebun kelapa sawit K2I,” tukas Syarif Hidayat, jurubicara Fraksi PPP DPRD Riau. (dw)
Nasional - Hari ini Pkl. 06:17 WIB
http://www.analisadaily.com/news/read/2011/08/23/9869/program_kebun_sawit_k2i_riau_dinilai_gagal/#.TlMlu0J_D98



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>