Thursday, 24 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Achievements

Sertifikat Klasifikasi Kelas II/ Baik untuk Kebun Untuk Kebun Tamora

Activity

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Polls

Sejauh mana Portal Publik PTPN V dapat membantu anda dalam mencari informasi tentang PT Perkebunan Nusantara V?

View Results

Loading ... Loading ...

Minat Masyarakat Menanam Sawit di Sumbar Makin Tinggi

1 August 2012


SUMBAR -
Minat masyarakat membangun kebun kelapa sawit secara swadaya, di Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, kini semakin tinggi, baik yang dilakukan secara berkelompok ataupun perorangan. Kendatipun sekarang harga penjualan harga Tandan Buah Segar (TBS) masih berkisar Rp. 1000-1100/kg.

Sebagaimana yang dilansir MAKINNews, tingginya minat masyarakat petani membuat kebun kelapa sawit secara swadaya, selain dari pengaruh positif dari keberadaan PT Sasindo yang begerak dibidang kebun kelapa sawit, juga tergiur dengan harga sawit yang dulunya mencapai Rp. 2000/kg. Disamping itu, usaha pengganti dari kebun karet yang tidak produktif lagi.

Berdasarkan pengalaman petani di Lubuk Tarok, kebun karet yang sudah tua, diremajakan dengan bibit karet kembali hamanya terlalu banyak, seperti mati bujang, jamur dan cendawan putih, getah kurang, sehingga hasilnya sangat mengecewakan. Jika diganti dengan tanaman sawit, hama dan musuhnya tidak seberat tanaman karet.

Sementara, melalui kerjasama dengan PT. Sasindo yang telah berjalan hampir 5 tahun, kini telah tergarap lahan untuk tahap pertama 500 hektar dari luas lahan yang tersedia kurang lebih 5.200 hektar dengan pola bagi hasil 65 persen untuk pemodal, 30 persen untuk masyarakat dan 5 persen untuk pembangunan nagari.

Menurut Roni Humas PT. Sasindo dalam suatu pertemuan dengan pemuka masyarakat se Kecamatan Lubuk Tarok, Walinagari bersama Ketua Lembaga Nagari dan pengurus koperasi, beberapa hari lalu di Lubuk Tarok. Kerjasama yang saling menguntungkan itu, baru pertama kali diadakan di Kecamatan Lubuk Tarok. Sebab, selama ini, pola itu belum ada dilakukan oleh Investor di Indonesia.

Kendatipun beberapa tahun yang lalu ninik mamak telah menyerahkan lahan ulayat seluas kurang lebih 7.600 hektar, namun setelah dilakukan pengukuran oleh pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN), maka yang bisa dijadikan kebun sawit hanya sekitar 5.200 hektar, termasuk untuk bangunan jalan dan fasilitas lainnya. Namun yang disayangkan luas lahan itu sekarang sudah banyak yang mengklaimnya, sehingga usaha investor terkendala.

Kalau enam tahun yang lalu masyarakat sangat mendambakan adanya pembangunan kelapa sawit, tetapi sekarang sudah menjadi kenyataan, kendatipun sebagian kecil yang baru siap tanam. Namun, kesungguhan pihak investor tidak perlu diragukan oleh masyarakat.

Bersamaan dengan adanya pembangunan kebun kelapa sawit itu, maka minat masyarakat secara berkelompok dan pribadi dilahan miliknya masing-masing, juga  tampak pula antusias untuk membangun kebun kelapa sawit. Hal itu, bukan saja dipicu oleh keberadaan investor, tetapi, juga terdorong dengan keberhasilan yang telah dirasakan oleh beberapa orang penduduk yang telah berhasil memanen sawitnya. (Bunie)
Last Updated on Tuesday, 31 July 2012 05:50
http://www.infosawit.com/index.php?option=com_content&view=article&id=111:minat-masyarakat-menanam-sawit-di-sumbar-makin-tinggi&catid=25:lintas-update-latest



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>