Anjloknya Harga CPO Tidak Berlangsung Lama
15 September 2012
inilah.com/Nury Sybli
INILAH.COM, Jakarta – Harga minyak sawit Malaysia menyentuh titik terendahnya dalam sebulan. Namun, beberapa faktor akan meningkatkan kembali harga CPO.
Demikian menurut analis Etrading Securities dalam risetnya. Disebutkan, persediaan CPO Malaysia meningkat 5,8% menjadi 2,12 juta dan produksi CPO pada Agustus naik 1,7%. Namun, peningkatan persediaan ini diperkirakan tidak berlangsung lama.
Salah satunya karena ekspor CPO Malaysia mulai meningkat, didorong kebijakan tambahan kuota tidak kena pajak sampai dengan 2 juta volume ekspor yang berlaku bulan lalu. Selain minimnya persediaan kedelai. “Semua hal ini akan kembali meningkatkan harga CPO,”katanya.
Seperti diketahui, pelaku pasar komoditas mencermati stok CPO yang melimpah dan menunggu laporan Kementerian Pertanian AS (USDA) pekan ini.
Malaysian Palm Oil Board (MPOB) menyatakan persediaan CPO Agustus mencapai jumlah terbanyak selama 10 bulan yaitu 2,1 juta ton. Akibatnya, harga kontrak CPO langsung tergerus 1,8% di tengah hari ini. Harga kontrak CPO untuk November turun ke RM 2.883 (US$ 930) per ton.
Sebelumnya, harga CPO di bursa Malaysia itu anjlok ke RM 2.878 yang terendah sejak 15 Agustus. Sejak awal tahun, harga CPO sudah tergerus 9%.
Para pelaku pasar juga tak mau mengambil posisi berisiko menjelang pengumuman a ngka pasokan dan permintaan serta produksi tanaman dari USDA. Laporan itu akan memperlihatkan dampak lanjutan musim kering terhadap kedelai.
Sebenarnya, ekspor CPO Malaysia naik 30% pada periode 1 September-10 September dibandingkan periode sama sebulan lalu. Meski angka ekspor positif, pasar lebih memperhatikan cadangan stok yang berlimpah. [ast]
ekonomi – Rabu, 12 September 2012 | 12:07 WIB http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1903988/anjloknya-harga-cpo-tidak-berlangsung-lama


Kirim Komentar
Baca Komentar ( 0 )