Senin, 21 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Prestasi

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

Sejauh mana Portal Publik PTPN V dapat membantu anda dalam mencari informasi tentang PT Perkebunan Nusantara V?

View Results

Loading ... Loading ...

Metode Pemupukan Tanaman Karet

18 Oktober 2011

Pemupukan merupakan faktor penentu produktivitas tanaman karet. Karena itu metodepemupukan tanaman karetharus tepat. Metode pemupukan tanaman karet harus sesuai dengan rekomendasi yang telah ditetapkan. Beberapa langkah rekomendasi untuk metode pemupukan tanaman karet dapat disimak pada pembahasan di bawah ini.

Pembersihan Kebun Karet

Sebelum dilakukan pemupukan secara berkala, harus dipastikan bahwa kebun karet yang dimiliki bebas dari tanaman pengganggu. Hal ini bisa dilakukan dengan pembersihan kebun karet secara rutin. Sehingga bila dilakukan pemupukan, tanaman karet tidak bersaing dengan gulma untuk mendapatkan nutrisi. Kompetisi dalam mendapatkan unsur hara akan menurunkan produksi tanaman karet.

Langkah-langkah untuk membersihkan tanaman pengganggu adalah sebagai berikut:

  • Ada beberapa jenis tanaman pengganggu (gulma atau tanaman liar). Yang pertama adalah semua jenis tanaman berkayu selain tanaman karet, sedangkan yang kedua adalah tumbuhan semak seperti rumput-rumputan.
  • Cara membersihkan kebun tanaman karet, tergantung pada jenis tanaman pengganggu yang ada di dalamnya. Bila tanaman pengganggu jenis pertama yang ditemui, maka bisa dibersihkan dengan cara ditebang atau dioles dengan obat pembunuh kayu. Untuk jenis yang kedua, misal rumput berdaun lebar, bisa dibasmi dengan menggunakan herbisida. Sedangkan untuk rumput yang berdaun sempit seperti alang-alang, bisa disemprot dengan herbisida sistemik.

Melakukan Pemupukan

Ada beberapa catatan bagi pemilik maupun pemelihara tanaman karet dalam melakukan pemupukan. Salah satunya, pemupukan wajib dilakukan dengan berkala dan berkelanjutan. Umumnya dosis pemberian pupuk tanaman karet dilakukan 2 kali dalam setahun dengan seimbang. Pada tanaman karet berumur 6 hingga 15 tahun dosis pemupukannya adalah 350 gram urea per hektar per tahun, 260 gram SP per hektar per tahun, dan 300 gram KCl per hektar per tahun.

Sedangkan untuk tanaman karet berusia 16 hingga 25 tahun, dosispemupukannya adalah 300 gram urea per hektar per tahun, 190 gram SP per hektar per tahun, dan 250 gram KCl per hektar per tahun.

Bagi tanaman karet yang telah tua, di atas 25 tahun hingga 2 tahun sebelum peremajaan, dosis pemupukannya adalah 200 gram urea per hektar per tahun, 0 gram SP per hektar per tahun, dan 150 gram KCl per hektar per tahun. Perlu diingat, pemupukan dilakukan 2 kali dalam setahun.

Teknis Pemupukan Tanaman Karet

Berikut adalah teknis pemupukan tanaman karet:

  • Buatlah parit atau laur memanjang yang berada di tengah-tengah barisan tanaman karet.
  • Bersihkan gulma atau tanaman pengganggu yang berada di sekitar parit atau alur yang telah dibuat.
  • Taburkan pupuk ke dalam parit, sesuai dengan dosis yang telah ditentukan. Satu lagi syarat yang harus dipenuhi, bahwa pupuk SP tidak boleh dicampur pada tempat yang sama dengan pupuk urea.
  • Pupuk juga diberikan dengan cara melingkari batang, dengan jarak kurang lebih 1 meter hingga 1,25 meter dari batang pokok tanaman karet.
  • Tutupilah kembali parit yang telah ditaburi pupuk dengan tanah di sekitarnya.
  • Dianjurkan bahwa waktu pemupukan tanaman karet dua kali dalam satu tahun. Diusahakan pada awal musim hujan dan akhir musim hujan.

Oleh: AnneAhira.com Content Team
http://www.anneahira.com/pemupukan-tanaman-karet.htm