<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PT Perkebunan Nusantara V (Persero)</title>
	<atom:link href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 May 2013 14:07:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Harga CPO Meningkat, Prediksi Kenaikan Jelang Bulan Puasa</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/harga-cpo-meningkat-prediksi-kenaikan-jelang-bulan-puasa/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/harga-cpo-meningkat-prediksi-kenaikan-jelang-bulan-puasa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 14:07:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/?p=25778</guid>
		<description><![CDATA[ Harga kelapa sawit untuk perdagangan hari ini (16/5) berakhir meningkat setelah dalam 4 hari sebelumnya mengalami penurunan secara beruntun.  <a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/harga-cpo-meningkat-prediksi-kenaikan-jelang-bulan-puasa/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.vibiznews.com/app/vbn/web/upload/article/2013-05-16_20:04:46-2013-03-21_15:24:15-palm--oil.jpg" alt="" width="720" height="520" /><br />
(Vibiznews  &#8211; Commodity) &#8211; Harga kelapa sawit untuk perdagangan hari ini (16/5)  berakhir meningkat setelah dalam 4 hari sebelumnya mengalami penurunan  secara beruntun. Penguatan harga kelapa sawit dipicu oleh adanya  prediksi mengenaik kenaikan permintaan minyak nabati untuk bulan Juni  seiring dengan jelang datangnya bulan puasa bagi umat muslim yang jatuh  pada bulan Juli.</p>
<p>Disaat yang bersamaan, jumlah persediaan kelapa  sawit Malaysia untuk bulan April dilaporkan mengalami penurunan sebesar  11% menjadi 1,93 juta ton. Jumlah persediaan tersebut merupakan yang  terendah sejak bulan bulan Juni tahun lalu.</p>
<p>Beberapa konsumen  atau negara importir yang akan mengalami kenaikan permintaan jelang  bulan puasa ialah Arab Saudi, India dan Pakistan. Harga kelapa sawit  berjangka mengalami kenaikan sebesar 1,1% menjadi 2322 ringgit atau 772  dollar per metrik ton di Bursa Malaysia Derivatives.</p>
<p>Menurut  analisa dari Divisi Vibiz Research di Vibiz Consulting, pergerakan harga  kelapa sawit diprediksi akan masih berpeluang mengalami kenaikan dalam  jangka pendek. Kenaikan ekspor kelapa sawit diprediksi akan terjadi  sedangkan disaat yang bersamaan harga komoditi pangan akan juga  mengalami kenaikan.</p>
<p>(JP/JA/VBN)</p>
<p>By <em><a href="http://www.vibiznews.com/author/joko-prayitno">Joko Prayitno</a></em> on 16 May 2013, 20:06 A A A</p>
<p>http://www.vibiznews.com/2013-05-16/harga-cpo-meningkat-prediksi-kenaikan-jelang-bulan-puasa</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/harga-cpo-meningkat-prediksi-kenaikan-jelang-bulan-puasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dahlan kumpulkan 142 BUMN bahas alih daya</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/dahlan-kumpulkan-142-bumn-bahas-alih-daya/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/dahlan-kumpulkan-142-bumn-bahas-alih-daya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 14:04:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/?p=25776</guid>
		<description><![CDATA[Menteri BUMN Dahlan Iskan akan mengumpulkan seluruh direksi dan komisaris perusahaan milik negara untuk membahas masalah tenaga kerja alih daya (outsourcing) dan soal upah pekerja. <a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/dahlan-kumpulkan-142-bumn-bahas-alih-daya/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://img.antaranews.com/new/2013/05/small/20130516011.jpg" alt="" width="300" height="200" /><br />
Menteri BUMN Dahlan Iskan (ANTARA/R. Rekotomo)</p>
<p>Jakarta (ANTARA News) &#8211; Menteri BUMN Dahlan  Iskan akan mengumpulkan seluruh direksi dan komisaris perusahaan milik  negara untuk membahas masalah tenaga kerja alih daya (<em>outsourcing</em>) dan soal upah pekerja.</p>
<p>&#8220;Pada Minggu (19/5), semua direksi dan komisaris BUMN tanpa kecuali akan berkumpul menuntaskan persoalan <em>outsourcing</em> di BUMN,&#8221; kata Dahlan usai menggelar Rapat Pimpinan Kementerian BUMN di Kantor Pusat Angkasa Pura I, Jakarta, Kamis.</p>
<p>Menurut Dahlan, seluruh pejabat perusahaan  &#8220;pelat merah&#8221; diwajibkan hadir sekaligus memberikan respon, termasuk  mitra penyedia tenaga kerja alih daya masing-masing BUMN.</p>
<p>&#8220;Dengan saling memberi masukan, diharapkan tidak ada lagi masalah soal nasib <em>outsourcing</em>,&#8221; ujar Dahlan, menegaskan.</p>
<p>Sebelumnya, masalah tenaga alih daya di  BUMN sempat menjadi perdebatan sengit antara pemerintah dengan Komisi IX  DPR-RI yang menangani masalah ketenagakerjaan.</p>
<p>Bahkan Komisi IX sempat membentuk &#8220;Panja Outsourcing&#8221; untuk menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan di sejumlah BUMN.</p>
<p><em>Editor: Aditia Maruli</em></p>
<p>COPYRIGHT © 2013<br />
Kamis, 16 Mei 2013 14:35 WIB | 1260 Views<br />
Pewarta: Royke Sinaga</p>
<p>http://www.antaranews.com/berita/375036/dahlan-kumpulkan-142-bumn-bahas-alih-daya</p>
<h1>Dahlan kumpulkan 142 BUMN bahas alih daya</h1>
<p>Kamis, 16 Mei 2013 14:35 WIB | 1260 Views</p>
<p>Pewarta: Royke Sinaga</p>
<p><a title="Menteri BUMN Dahlan Iskan  (ANTARA/R. Rekotomo)" href="http://img.antaranews.com/new/2013/05/ori/20130516011.jpg" target="_blank"> </a></p>
<p>Menteri BUMN Dahlan Iskan  (ANTARA/R. Rekotomo)</p>
<p>Berita Terkait</p>
<ul>
<li>
<h2><a title="Dan buruh pun berseru, " href="http://www.antaranews.com/berita/372409/dan-buruh-pun-berseru-demi-tuhan-demi-tuhan">Dan buruh pun berseru, &#8220;demi Tuhan, demi Tuhan&#8221; </a></h2>
</li>
<li>
<h2><a title="Puluhan ribu buruh tumplek di depan Istana Negara" href="http://www.antaranews.com/berita/372366/puluhan-ribu-buruh-tumplek-di-depan-istana-negara">Puluhan ribu buruh tumplek di depan Istana Negara</a></h2>
</li>
<li>
<h2><a title="FSP BUMN menuntut: Jangan obral BUMN" href="http://www.antaranews.com/berita/372361/fsp-bumn-menuntut-jangan-obral-bumn">FSP BUMN menuntut: Jangan obral BUMN</a></h2>
</li>
<li>
<h2><a title="Dinsosnakertrans yakini tidak ada " href="http://www.antaranews.com/berita/371999/dinsosnakertrans-yakini-tidak-ada-sweeping-pada-hari-buruh">Dinsosnakertrans yakini tidak ada &#8220;sweeping&#8221; pada Hari Buruh</a></h2>
</li>
<li>
<h2><a title="Rencana 3.000 tenaga kontrak ke depan Istana" href="http://www.antaranews.com/berita/371793/rencana-3000-tenaga-kontrak-ke-depan-istana">Rencana 3.000 tenaga kontrak ke depan Istana</a></h2>
</li>
</ul>
<p>Galeri Terkait  <a href="http://www.antaranews.com/foto/44871/pemeriksaan-abdul-gani"><br />
<strong>Pemeriksaan Abdul Gani</strong></a><br />
<a href="http://www.antaranews.com/foto/41607/tolak-alih-daya"><br />
<strong>Tolak Alih Daya</strong></a><br />
Video Terkait<br />
<strong><a href="http://www.antaranews.com/video/6554/dpr-desak-pemerintah-selesaikan-outsourcing">DPR Desak Pemerintah &#8230;</a></strong><br />
<strong><a href="http://www.antaranews.com/video/6217/buruh-kembali-tuntut-penghapusan-alih-daya">Buruh Kembali Tuntut &#8230;</a></strong></p>
<p>Jakarta   (ANTARA News) &#8211; Menteri BUMN Dahlan Iskan akan mengumpulkan seluruh   direksi dan komisaris perusahaan milik negara untuk membahas masalah   tenaga kerja alih daya (outsourcing) dan soal upah pekerja.</p>
<p>&#8220;Pada Minggu (19/5), semua direksi dan komisaris BUMN tanpa kecuali akan berkumpul menuntaskan persoalan outsourcing di BUMN,&#8221; kata Dahlan usai menggelar Rapat Pimpinan Kementerian BUMN di Kantor Pusat Angkasa Pura I, Jakarta, Kamis.</p>
<p>Menurut Dahlan, seluruh pejabat perusahaan &#8220;pelat merah&#8221; diwajibkan   hadir sekaligus memberikan respon, termasuk mitra penyedia tenaga kerja   alih daya masing-masing BUMN.</p>
<p>&#8220;Dengan saling memberi masukan, diharapkan tidak ada lagi masalah soal nasib outsourcing,&#8221; ujar Dahlan, menegaskan.</p>
<p>Sebelumnya, masalah tenaga alih daya di BUMN sempat menjadi   perdebatan sengit antara pemerintah dengan Komisi IX DPR-RI yang   menangani masalah ketenagakerjaan.</p>
<p>Bahkan Komisi IX sempat membentuk &#8220;Panja Outsourcing&#8221; untuk menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan di sejumlah BUMN.</p>
<p><em>Editor: Aditia Maruli</em></p>
<p>COPYRIGHT © 2013</p>
<h1>Dahlan kumpulkan 142 BUMN bahas alih daya</h1>
<p>Kamis, 16 Mei 2013 14:35 WIB | 1260 Views</p>
<p>Pewarta: Royke Sinaga</p>
<p><a title="Menteri BUMN Dahlan Iskan  (ANTARA/R. Rekotomo)" href="http://img.antaranews.com/new/2013/05/ori/20130516011.jpg" target="_blank"> </a></p>
<p>Menteri BUMN Dahlan Iskan  (ANTARA/R. Rekotomo)</p>
<p>Berita Terkait</p>
<ul>
<li>
<h2><a title="Dan buruh pun berseru, " href="http://www.antaranews.com/berita/372409/dan-buruh-pun-berseru-demi-tuhan-demi-tuhan">Dan buruh pun berseru, &#8220;demi Tuhan, demi Tuhan&#8221; </a></h2>
</li>
<li>
<h2><a title="Puluhan ribu buruh tumplek di depan Istana Negara" href="http://www.antaranews.com/berita/372366/puluhan-ribu-buruh-tumplek-di-depan-istana-negara">Puluhan ribu buruh tumplek di depan Istana Negara</a></h2>
</li>
<li>
<h2><a title="FSP BUMN menuntut: Jangan obral BUMN" href="http://www.antaranews.com/berita/372361/fsp-bumn-menuntut-jangan-obral-bumn">FSP BUMN menuntut: Jangan obral BUMN</a></h2>
</li>
<li>
<h2><a title="Dinsosnakertrans yakini tidak ada " href="http://www.antaranews.com/berita/371999/dinsosnakertrans-yakini-tidak-ada-sweeping-pada-hari-buruh">Dinsosnakertrans yakini tidak ada &#8220;sweeping&#8221; pada Hari Buruh</a></h2>
</li>
<li>
<h2><a title="Rencana 3.000 tenaga kontrak ke depan Istana" href="http://www.antaranews.com/berita/371793/rencana-3000-tenaga-kontrak-ke-depan-istana">Rencana 3.000 tenaga kontrak ke depan Istana</a></h2>
</li>
</ul>
<p>Galeri Terkait  <a href="http://www.antaranews.com/foto/44871/pemeriksaan-abdul-gani"><br />
<strong>Pemeriksaan Abdul Gani</strong></a><br />
<a href="http://www.antaranews.com/foto/41607/tolak-alih-daya"><br />
<strong>Tolak Alih Daya</strong></a><br />
Video Terkait<br />
<strong><a href="http://www.antaranews.com/video/6554/dpr-desak-pemerintah-selesaikan-outsourcing">DPR Desak Pemerintah &#8230;</a></strong><br />
<strong><a href="http://www.antaranews.com/video/6217/buruh-kembali-tuntut-penghapusan-alih-daya">Buruh Kembali Tuntut &#8230;</a></strong></p>
<p>Jakarta   (ANTARA News) &#8211; Menteri BUMN Dahlan Iskan akan mengumpulkan seluruh   direksi dan komisaris perusahaan milik negara untuk membahas masalah   tenaga kerja alih daya (outsourcing) dan soal upah pekerja.</p>
<p>&#8220;Pada Minggu (19/5), semua direksi dan komisaris BUMN tanpa kecuali akan berkumpul menuntaskan persoalan outsourcing di BUMN,&#8221; kata Dahlan usai menggelar Rapat Pimpinan Kementerian BUMN di Kantor Pusat Angkasa Pura I, Jakarta, Kamis.</p>
<p>Menurut Dahlan, seluruh pejabat perusahaan &#8220;pelat merah&#8221; diwajibkan   hadir sekaligus memberikan respon, termasuk mitra penyedia tenaga kerja   alih daya masing-masing BUMN.</p>
<p>&#8220;Dengan saling memberi masukan, diharapkan tidak ada lagi masalah soal nasib outsourcing,&#8221; ujar Dahlan, menegaskan.</p>
<p>Sebelumnya, masalah tenaga alih daya di BUMN sempat menjadi   perdebatan sengit antara pemerintah dengan Komisi IX DPR-RI yang   menangani masalah ketenagakerjaan.</p>
<p>Bahkan Komisi IX sempat membentuk &#8220;Panja Outsourcing&#8221; untuk menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan di sejumlah BUMN.</p>
<p><em>Editor: Aditia Maruli</em></p>
<p>COPYRIGHT © 2013</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/dahlan-kumpulkan-142-bumn-bahas-alih-daya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendag Manfaatkan APEC jadi Ajang Kampenye Agribisnis RI</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/mendag-manfaatkan-apec-jadi-ajang-kampenye-agribisnis-ri/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/mendag-manfaatkan-apec-jadi-ajang-kampenye-agribisnis-ri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 13:59:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/?p=25774</guid>
		<description><![CDATA[ Kesempatan Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan APEC 2013 bakal dimanfaatkan Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, untuk menyosialisasikan produk-produk pertanian Indonesia sebagai produk ramah lingkungan. <a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/mendag-manfaatkan-apec-jadi-ajang-kampenye-agribisnis-ri/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://static.liputan6.com/201305/mendag-gita130512b.jpg" alt="" width="673" height="373" /><br />
<em>Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan. (Liputan6.com/Danu Baharuddin)</em></p>
<p><strong>Liputan6.com, Jakarta</strong> : Kesempatan Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan APEC 2013  bakal dimanfaatkan Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, untuk  menyosialisasikan produk-produk pertanian Indonesia sebagai produk ramah  lingkungan.</p>
<p>Gita meyakinkan bahwa produk-produk seperti minyak  kelapa sawit (CPO), karet atau hasil hutan Indonesia berasal dari  kegiatan yang sangat ramah lingkungan. Sayangnya, hingga kini masih ada  negara yang memiliki perbedaan pandangan sehingga dipandang perlu  melakukan sosialisasi kepada sejumlah pemimpin negara saat perhelatan.</p>
<p>&#8220;Ini <em>kan</em> masih ada perbedaan pandangan, <em>nah</em> tentunya kita harus maksimal untuk melakukan sosialisasinya,&#8221; ujarnya  usai menghadiri ABAC Business Luncheon on Indonesia&#8217;s APEC Chairmanship  2013 di Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2013).</p>
<p>Sosialisasi ini, lanjut Gita, akan menunjang kepentingan pertumbuhan ekonomi dengan pemerataan yang tengah dibangun.<br />
Pembangunan ekonomi Indonesia dapat tercapai jika produk-produk agro  yang diakui sebagai produk ramah lingkungan bisa memperoleh pengurangan  tarif di bawah 5%.</p>
<p>Selain sosialisasi produk pertanian, pertemuan APEC di Bali juga bakal mengusung tiga agenda yaitu <em>power goal,</em> pertumbuhan ekonomi yang merata dan konektivitas. Dari ketiga agenda  tersebut, program terkait konektivitas merupakan pembahasan paling  konkrit yang bakal dibahas APEC.</p>
<p>&#8220;Saya rasa soal konektivitas, dimana para pebisnis ini bisa terbantu untuk membangun prasarana atau infrastuktur dan <em>people to people contact</em>,&#8221; tandasnya. (Shd)</p>
<p>oleh Septian Deny</p>
<p>Posted: 16/05/2013 19:26</p>
<p>http://bisnis.liputan6.com/read/588408/mendag-manfaatkan-apec-jadi-ajang-kampenye-agribisnis-ri</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/mendag-manfaatkan-apec-jadi-ajang-kampenye-agribisnis-ri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proses Birokrasi Biang Kendala BUMN Sulit Melantai ke Bursa</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/proses-birokrasi-biang-kendala-bumn-sulit-melantai-ke-bursa/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/proses-birokrasi-biang-kendala-bumn-sulit-melantai-ke-bursa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 13:56:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/?p=25772</guid>
		<description><![CDATA[Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan banyak perusahaan BUMN yang berpotensi untuk melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). <a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/proses-birokrasi-biang-kendala-bumn-sulit-melantai-ke-bursa/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://static.liputan6.com/201305/ipo-birokrasi-130516b.jpg" alt="" width="673" height="373" /><br />
<em>(Ilustrasi)</em></p>
<p><strong>Liputan6.com, Jakarta</strong> : Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan banyak  perusahaan BUMN yang berpotensi untuk melakukan penawaran umum saham  perdana (<em>initial public offering/</em>IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).</p>
<p>Namun hal ini tak maksimal terjadi karena terkendala beberapa masalah.  &#8220;Banyak proses birokrasi yang harus dilalui sebelum masuk pasar modal  Indonesia. Karena itulah perusahaan BUMN sangat sedikit yang bisa masuk  pasar modal Indonesia,&#8221; ujar Deputi Kementerian BUMN Bidang  Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis, Wahyu Hidayat dalam acara  seminar Sinergi Investor BUMN di Jakarta, Kamis (16/5/2013).</p>
<p>Menurut Wahyu, banyak perjalanan yang harus dilakukan perusahaan BUMN  sebelum melantai di bursa. Prosesnya seperti harus melewati komite  privatisasi, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan harus meminta  persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).</p>
<p>&#8220;Jadi karena  itulah, sangat banyak regulasi dan mekanisme yang menghambat perusahaan  BUMN untuk masuk pasar modal Indonesia,&#8221; katanya.</p>
<p>Seperti  diketahui, dalam empat bulan di tahun 2013 ini, belum ada satu pun  perusahaan BUMN yang mencatatkan sahamnya di pasar modal Indonesia.</p>
<p>Satu-satunya perusahaan BUMN yang dipastikan bisa melantai ke bursa  adalah PT Semen Baturaja (Persero), yang direncanakan menggelar  penawaran saham ke publiknya pada bulan Juni nanti. (Dis/Nur)</p>
<p>oleh Dian Ihsan Siregar</p>
<p>Posted: 16/05/2013 17:37</p>
<p><a href="http://bisnis.liputan6.com/read/588248/proses-birokrasi-biang-kendala-bumn-sulit-melantai-ke-bursa">http://bisnis.liputan6.com/read/588248/proses-birokrasi-biang-kendala-bumn-sulit-melantai-ke-bursa</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/proses-birokrasi-biang-kendala-bumn-sulit-melantai-ke-bursa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Harga Karet Berjangka Turun Akibat Melemahnya Harga Minyak dan Rebound Yen</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/harga-karet-berjangka-turun-akibat-melemahnya-harga-minyak-dan-rebound-yen/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/harga-karet-berjangka-turun-akibat-melemahnya-harga-minyak-dan-rebound-yen/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 13:49:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/?p=25769</guid>
		<description><![CDATA[ Pada perdagangan hari ini harga karet berjangka mengalami penurunan ke level paling rendah dalam satu minggu di tengah spekulasi bahwa turunnya harga minyak mentah akan menurunkan biaya produksi karet sintetis (16/05). <a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/harga-karet-berjangka-turun-akibat-melemahnya-harga-minyak-dan-rebound-yen/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.vibiznews.com/app/vbn/web/upload/article/2013-05-16_11:48:00-rubber2.jpg" alt="" width="720" height="467" /><br />
(Vibiznews  – Commodity) – Pada perdagangan hari ini harga karet berjangka  mengalami penurunan ke level paling rendah dalam satu minggu di tengah  spekulasi bahwa turunnya harga minyak mentah akan menurunkan biaya  produksi karet sintetis (16/05). Kondisi ini menurunkan minat para  pelaku pasar terhadap karet berjangka yang merupakan bahan baku alami  produksi karet.</p>
<p>Harga karet berjangka untuk kontrak pengiriman  bulan Oktober mengalami penurunan sebesar 2.3 persen dan berada di  posisi 276.3 yen per kilogram (2707 dollar per metric ton) di Tocom.  Harga karet tersebut mencapai posisi paling rendah untuk kontrak paling  aktif sejak tanggal 9 Mei lalu. Harga karet mengarah untuk mengalami  penurunan 3 hari berturut-turut, dan sepanjang minggu ini telah  mengalami penurunan sebesar 4.7 persen.</p>
<p>Harga minyak mentah  berjangka untuk kontrak pengiriman Juni hari ini diperdagangkan pada  harga 94.02 dollar per barel. Kemarin harga minyak mengalami penurunan  sebesar 2.2 persen dan mencapai posisi paling rendah sejak tanggal 2  Mei.</p>
<p>Penurunan harga karet berjangka hari ini juga turut dipicu  oleh rebound yen Jepang. Mata uang Jepang tersebut mengalami kenaikan  setelah pada perdagangan kemarin mencapai posisi paling rendah dalam 5.5  tahun belakangan.</p>
<p>Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting  memperkirakan bahwa pergerakan harga karet berpotensi untuk mengalami  penurunan lanjutan. Sentimen melemahnya harga minyak memberikan tekanan  pada komoditas-komoditas yang terkait minyak, termasuk karet.</p>
<p>(IA/JA/VBN)</p>
<p>By <em><a href="http://www.vibiznews.com/author/ika-akbarwati">Ika Akbarwati</a></em> on 16 May 2013, 11:20 A A A</p>
<p>http://www.vibiznews.com/2013-05-16/harga-karet-berjangka-turun-akibat-melemahnya-harga-minyak-dan-rebound-yen</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/harga-karet-berjangka-turun-akibat-melemahnya-harga-minyak-dan-rebound-yen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penolakan ekspor CPO diperkirakan hanya strategi AS</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/penolakan-ekspor-cpo-diperkirakan-hanya-strategi-as/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/penolakan-ekspor-cpo-diperkirakan-hanya-strategi-as/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 09:45:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/?p=25764</guid>
		<description><![CDATA[Isu yang dimunculkan Amerika Serikat bahwa kelapa sawit produksi Indonesia merupakan produk tidak ramah lingkungan diperkirakan hanya strategi untuk melindungi produk minyak dalam negeri negara tersebut. <a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/penolakan-ekspor-cpo-diperkirakan-hanya-strategi-as/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://img.antaranews.com/new/2013/04/small/20130422wanandi2.jpg" alt="" width="300" height="200" /><br />
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia, Sofyan Wanandi (FOTO ANTARA/Ari Bowo Sucipto)</p>
<p>Saya  tidak tahu mengapa produk crude palm oil (CPO) kita masih ditolak.  Mereka selalu memproteksi produk-produk mereka di mana mereka merasa  tersaingi.</p>
<p>Jakarta (ANTARA News) &#8211; Isu yang dimunculkan Amerika  Serikat bahwa kelapa sawit produksi Indonesia merupakan produk tidak  ramah lingkungan diperkirakan hanya strategi untuk melindungi produk  minyak dalam negeri negara tersebut.</p>
<p>&#8220;Saya tidak tahu mengapa produk <em>crude palm oil</em> (CPO) kita masih ditolak. Mereka selalu memproteksi produk-produk  mereka di mana mereka merasa tersaingi,&#8221; kata Ketua Umum Asosiasi  Pengusaha Indonesia Sofjan Wanandi saat ditemui usai acara <em>APEC Business Advisory Council</em> (ABAC), di Jakarta, Kamis.</p>
<p>Selain Amerika Serikat, Eropa juga melakukan larangan impor produk CPO  Indonesia. Sofjan menduga AS dan Eropa khawatir CPO Indonesia dengan  harga yang murah akan mengganggu pasar dalam negeri mereka.</p>
<p>&#8220;Mereka takut CPO kan paling murah, mereka takut pasar mereka rusak,  padahal CPO adalah kekuatan ekonomi dan produk kita untuk bersaing  dengan produk internasional,&#8221; katanya.</p>
<p>Adanya isu produk kelapa  sawit Indonesia merupakan produk yang tidak ramah lingkungan, menurut  dia merupakan dugaan yang tidak mendasar karena telah ada penelitian  yang dilakukan oleh Indonesia bekerja sama dengan Malaysia yang  membantah isu tersebut. Meski demikian pihaknya mengakui bahwa hasil  penelitian tersebut kurang mendapat publikasi.</p>
<p>Sementara  Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan pemerintah akan melakukan  negosiasi terkait penolakan CPO dalam forum ABAC dan APEC.</p>
<p>&#8220;Kan ada banyak masalah yang masih perlu dilobi. Misalnya AS yang menawarkan kita untuk masuk ke <em>Trans Pasific Partnership</em> (TPP),&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, pemerintah harus bisa memanfaatkan momentum APEC yang akan  diselenggarakan pada Oktober 2013 karena akan dihadiri oleh lebih dari  20 kepala negara.</p>
<p><em>Editor: Ella Syafputri</em></p>
<p>COPYRIGHT © 2013</p>
<p>Kamis, 16 Mei 2013 16:38 WIB | 1209 Views<br />
Pewarta: Anita Permata Dewi<br />
<a href="http://www.antaranews.com/berita/375063/penolakan-ekspor-cpo-diperkirakan-hanya-strategi-as">http://www.antaranews.com/berita/375063/penolakan-ekspor-cpo-diperkirakan-hanya-strategi-as</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/penolakan-ekspor-cpo-diperkirakan-hanya-strategi-as/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dahlan Kumpulkan 142 BUMN Bahas Outsourcing</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/dahlan-kumpulkan-142-bumn-bahas-outsourcing/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/dahlan-kumpulkan-142-bumn-bahas-outsourcing/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 09:42:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/?p=25762</guid>
		<description><![CDATA[Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan segera mengumpulkan seluruh direksi dan komisaris perusahaan milik negara untuk urun rembuk masalah tenaga kerja alih daya (outsourcing) dan soal upah pekerja. <a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/dahlan-kumpulkan-142-bumn-bahas-outsourcing/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://static.republika.co.id/uploads/images/detailnews/menteri-bumn-dahlan-iskan-_121003133939-905.jpg" alt="" width="465" height="276" /><br />
Menteri BUMN Dahlan Iskan</p>
<p>REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA &#8211; Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan segera mengumpulkan  seluruh direksi dan komisaris perusahaan milik negara untuk urun rembuk  masalah tenaga kerja alih daya (<em>outsourcing</em>) dan soal upah pekerja.</p>
<p>&#8220;Pada Minggu (19/5), semua direksi dan komisaris BUMN tanpa kecuali akan berkumpul menuntaskan persoalan <em>outsourcing</em> di BUMN,&#8221; kata Dahlan, usai menggelar Rapat Pimpinan Kementerian BUMN di Kantor Pusat Angkasa Pura I, Jakarta, Kamis (16/5).</p>
<p>Menurut Dahlan, seluruh pejabat perusahaan pelat merah diwajibkan hadir  sekaligus memberikan respon, termasuk mitra penyedia tenaga kerja alih  daya masing-masing BUMN. &#8220;Dengan saling memberi masukan, diharapkan  tidak ada lagi masalah soal nasib <em>outsourcing</em>,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sebelumnya, masalah tenaga alih daya di BUMN sempat menjadi perdebatan  sengit antara pemerintah dengan Komisi IX DPR-RI yang menangani masalah  ketenagakerjaan. Bahkan Komisi IX sempat membentuk Panja <em>Outsourcing</em> untuk menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan di sejumlah BUMN.</p>
<p>Dahlan sempat menggagas pembentukan anak perusahaan di masing-masing BUMN untuk menangani soal alih daya.&#8221;Konsep ideal tenaga <em>outsourcing</em> sekaligus mekanisme penentuan upah minimum harus ada, agar tidak menimbulkan masalah berkepanjangan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Mantan Dirut PT PLN ini mengaku memiliki konsep yang siap  diimplementasikan di sejumlah BUMN. &#8220;Konsep itu saya temukan ketika  masih di PLN, dan sudah pernah saya sampaikan kepada Presiden SBY,&#8221;  tutur Dahlan.</p>
<p>Ia menambahkan, konsep tersebut sesungguhnya akan  dilaksanakan ketika masih menjabat di PLN, namun belum terlaksana  karena telanjur mendapat tugas baru sebagai Menteri BUMN. Menurutnya  konsep tersebut masih sangat relevan dengan kondisi seperti sekarang  ini.</p>
<p>&#8220;Hasil pemikiran dari rapat besar BUMN tersebut, akan kita  bawa dalam Panja Komisi IX DPR untuk dijadikan sebagai konsep yang  berlaku di semua BUMN,&#8221; ucap Dahlan.</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="250">
<tbody>
<tr>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Redaktur :</strong> Nidia Zuraya</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Sumber :</strong> Antara</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Kamis, 16 Mei 2013, 14:40 WIB<br />
<a href="http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/bisnis/13/05/16/mmvrys-dahlan-kumpulkan-142-bumn-bahas-outsourcing">http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/bisnis/13/05/16/mmvrys-dahlan-kumpulkan-142-bumn-bahas-outsourcing</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/dahlan-kumpulkan-142-bumn-bahas-outsourcing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BUMN Diminta Eksploitasi AEC 2015</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/bumn-diminta-eksploitasi-aec-2015/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/bumn-diminta-eksploitasi-aec-2015/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 09:41:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/?p=25760</guid>
		<description><![CDATA[Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Gunaryo meminta kepada perusahaan BUMN bisa mengeksploitasi datangnya Asean Economic Community yang akan berlaku mulai 2015.  <a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/bumn-diminta-eksploitasi-aec-2015/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Gunaryo meminta  kepada perusahaan BUMN bisa mengeksploitasi datangnya Asean Economic  Community yang akan berlaku mulai 2015. &#8220;Sebagai perusahaan milik  negara, seharusnya tidak khawatir dan sebaliknya berusaha meraih manfaat  semaksimal mungkin dari integrasi ekonomi kawasan Asean,&#8221; ungkap  Gunaryo dalam acara Program Edukasi Publik tentang AEC 2015 di Jakarta,  Kamis (16/5).</p>
<p>Ia juga menjelaskan bahwa Asean yang terdiri dari  10 negara memiliki populasi 608 juta dengan luas total mencapai 4,5 juta  kilometer persegi. Apalagi dengan GDP gabungan yang mencapai UUS$3,36  triliun serta pertumbuhan ekonomi Asean berkisar 5-7,2% menjadi daya  tarik tersendiri untuk memanfaatkan momentum tersebut.</p>
<p>Menurutnya,  AEC tidak bisa dihindari karena sudah ditetapkan secara bersama-sama  oleh semua negara Asean. Dengan melihat waktu menuju AEC tinggal 2 tahun  lagi, menurut Gunaryo, Indonesia masih punya waktu untuk meningkatkan  daya saing secara penuh. &#8220;Perlu peningkatan dibidang barang dan jasa.  Selain itu, jangan mengandalkan barang mentah akan tetapi barang jadi  untuk dilakukan ekspor,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Gunaryo mengatakan bahwa  dalam menghadapi AEC 2015 tidak hanya kesiapan dari pemerintah dalam  mengolah regulasi tetapi juga dari kalangan dunia usaha baik dalam skala  besar maupun skala kecil. &#8220;Harus ada kesiapan dari BUMN, pemerintah,  pengusaha dan UKM. Jangan sampai mereka jalan sendiri-sendiri maka  akibatnya akan sulit berkompetisi. Untuk itu, perlu disosialisasikan  dengan baik dan jalan bersama-sama agar bisa memanfaatkan momentum AEC,&#8221;  ucapnya.</p>
<p>Meskipun sisa waktu menghadapi AEC tingga 2 tahun lagi,  Gunaryo merasa yakin bahwa perusahaan plat merah milik negara bisa  bersaing dengan perusahaan negara tetangga lainnya. &#8220;BUMN kita dapat  menciptakan produk barang dan jasa yang mampu berdaya saing. Saya yakin  BUMN kita mampu bersaing dengan perusahaan neegara tetangga lainnya,&#8221;  ujarnya.</p>
<p>Dikatakan Gunaryo, beberapa BUMN sangat dikenal  masyarakat ASEAN lewat produk barang dan jasanya. Sebut saja PT  Dirgantara Indonesia (Persero), PT Wijaya Karya Tbk (Persero), Pindad  (Persero) dan di sektor perbankan. &#8220;BUMN Indonesia ini mendapatkan  apresiasi yang cukup baik di negara Asean maupun negara lainnya contoh  PT DI, Pindad dengan panser Anoa-nya dikenal Malaysia, PT Wika juga sama  ekspansi membuat jembatan di Brunei dan jalan di Timor Leste juga  sektor BUMN perbankan yang sudah mulai dikenal,&#8221; katanya.</p>
<p>Oleh  karena itu dengan melihat potensi yang ada, Indonesia diminta  memanfaatkan secara penuh. Diharapkan BUMN memiliki ruang yang lebih  besar untuk menjalankan roda bisnisnya di Asean. &#8220;Peningkatan kualitas  dan kuantitas barang dan jasa itu penting. Profesi-profesi jangan sampai  kita asyik dengan yang ada sekarang. BUMN Indonesia diharapkan dapat  melihat ini sebagai pasar. Peluang ini dapat kita raih jika kita siap  dan harus mempunyai daya saing dengan perusahaan negara Asean lainnya,&#8221;  jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Jenderal Kerjasama Perdagangan  Internasional Iman Pambagio menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang  perlu dilakukan oleh BUMN dalam menghadapi AEC yaitu peningkatan  efisiensi usaha dan kualitas produk, riset pasar dan networking denga  mitra lokal, promosi produk dengan mengikuti pameran, mengikuti misi  dagang ke negara tujuan ekspor, membangun komunikasi dan hubungan  kerjasama yang erat dengan Kemendag untuk mengakses informasi peluang,  mampu beradaptasi terhadap kebutuhan dan gaya hidup serta melakukan  inovasi dalam mengembangkan jaringan kerja.</p>
<p>Lebih lanjut lagi,  ada beberapa BUMN yang sudah melakukan ekspansi sebelum diterapkannya  AEC 2015 yaitu PT Wijaya Karya Tbk, PT BNI Tbk, dan PT Pertamina  (Persero) yang sudah membangun kantor perwakilan di Myanmar dengan  tujuan mencari peluang bisnis di Myanmar.</p>
<p>Dengan diberlakukannya  AEC, maka memudahkan perusahaan untuk membuka usaha di negara Asean  lainnya, tak terkecuali Thailand. Duta Besar RI untuk Thailand Luthfi  Rauf menjelaskan bahwa GDP Thailand pada 2012 mencapai US$365 miliar  semetara GDP perkapita mencapai US$5,382. &#8220;Index kemudahan dalam  berbisnis di Thailand menempati peringkat 18 di dunia sementara  Indonesia berada di peringkat 128. Sementara logistic performance index  Thailadn menempati peringkat 38 di dunia sementara Indonesia menempati  urutan 59. Ini menjadi bukti bahwa investasi di Thailand cukup menarik,&#8221;  tambahnya.</p>
<p>Jumat, 17/05/2013</p>
<p><a href="http://www.neraca.co.id/harian/article/28574/BUMN.Diminta.Eksploitasi.AEC.2015">http://www.neraca.co.id/harian/article/28574/BUMN.Diminta.Eksploitasi.AEC.2015</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/bumn-diminta-eksploitasi-aec-2015/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CPO MALAYSIA: Pajak Ekspor Tak Berubah</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/cpo-malaysia-pajak-ekspor-tak-berubah-2/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/cpo-malaysia-pajak-ekspor-tak-berubah-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 09:40:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/?p=25758</guid>
		<description><![CDATA[Malaysia menetapkan pajak atas ekspor minyak sawit mentah tidak berubah pada bulan Juni, setelah produsen kedua terbesar di dunia berusaha untuk meningkatkan pengiriman dan persediaan di tengah penurunan harga, menyebabkan nilai kontrak turun.  <a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/cpo-malaysia-pajak-ekspor-tak-berubah-2/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://bisnis.com/thumb/300x225/0/uploads/images/130221_cpo.jpg" alt="" width="300" height="200" /><br />
BISNIS.COM,  MUMBAI—Malaysia menetapkan pajak atas ekspor minyak sawit mentah tidak  berubah pada bulan Juni, setelah produsen kedua terbesar di dunia  berusaha untuk meningkatkan pengiriman dan persediaan di tengah  penurunan harga, menyebabkan nilai kontrak turun.</p>
<p>Menurut  pernyataan Departemen Bea Cukai Malaysia, pengiriman akan dikenakan  pajak sebesar 4,5% bulan depan setelah harga acuan yang ditetapkan  sebesar 2.332,02 ringgit (US$777) per ton. Sebelumnya pada bulan Januari  dan Februari tidak ada tarif, lalu dinaikkan menjadi 4,5% pada bulan  Maret.</p>
<p>Nilai kontrak merosot 29% pada tahun lalu karena produksi  melebihi permintaan, meningkatkan persediaan di Malaysia mencapai rekor  pada bulan Desember. Pemerintah Malaysia mengatakan pada Oktober akan  memotong pajak ekspor menjadi antara 4,5% dan 8,5% dari sekitar 23%  untuk membantu memangkas stok dan bersaing dengan Indonesia, produsen  terbesar.</p>
<p>Chandran Sinnasamy, kepala perdagangan di LT  International Futures Sdn., mengatakan jumlah pajak tersebut berada  dalam ekspektasi pasar karena harga telah melayang dari batas alokasi  pajak sebelumnya.</p>
<p>&#8220;Ekspor dari Malaysia tidak akan menerima  banyak bantuan dari besaran pajak yang terus berubah karena Indonesia  lebih kompetitif,&#8221; ujarnya seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu  (15/5/2013)</p>
<p>Surveyor Intertek mengatakan jumlah ekspor dari  Malaysia turun 7,6% menjadi 599.300 ton dalam 15 hari pertama bulan ini.  Sementara itu, Dewan Minyak Sawit Malaysia mengatakan pada 10 Mei,  pengiriman turun 5,6% menjadi 1,45 juta ton pada April, sedangkan  persediaan turun 11% menjadi 1,93 juta ton.</p>
<p>Di sisi lain,  Indonesia menurunkan bea ekspor menjadi 9% pada bulan ini dari 10,5%  bulan sebelumnya. Adapun nilai kontrak pengiriman Juli turun sebanyak  1,1% menjadi 2.277 ringgit per ton di Malaysia Derivatives Exchange, dan  berada di 2.280 ringgit pada Rabu (15/5/2013) pukul 11.00 di Kuala  Lumpur. (mfm)<br />
Immanuel Giras Pasopati   -   Rabu, 15 Mei 2013, 15:20 WIB<br />
<a href="http://www.bisnis.com/cpo-malaysia-pajak-ekspor-tak-berubah">http://www.bisnis.com/cpo-malaysia-pajak-ekspor-tak-berubah</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/cpo-malaysia-pajak-ekspor-tak-berubah-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>USAHA PEMBANGUNAN HARUS PRO LINGKUNGAN</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/usaha-pembangunan-harus-pro-lingkungan/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/usaha-pembangunan-harus-pro-lingkungan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 09:39:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/?p=25756</guid>
		<description><![CDATA[Perekonomian nasional, sesuai UUD 1945 pasal 33 ayat (4) dibangun berdasarkan demokrasi ekonomi dan harus menganut prinsip keberlanjutan dan berwawasan lingkungan.  <a href="http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/usaha-pembangunan-harus-pro-lingkungan/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.menaranews.com/images/agraria%20kalteng.jpg" alt="" width="600" height="400" /><br />
<strong>MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng)</strong> &#8211; Perekonomian nasional, sesuai UUD 1945 pasal 33 ayat (4) dibangun  berdasarkan demokrasi ekonomi dan harus menganut prinsip keberlanjutan  dan berwawasan lingkungan. Ditetapkannya prinsip tersebut sebagai norma  dasar dalam rumusan hukum tertinggi di Indonesia, maka bangsa ini tidak  diperbolehkan melakukan usaha pembangunan yang merusak alam dan tidak  berwawasan lingkungan.</p>
<p>“Tidak diperbolehkan melakukan usaha  pembangunan yang merusak alam dan tidak berwawasan lingkungan. Apalagi  Indonesia merupakan Negara kepulauan yang sangat rentan bencana alam.  Jika lingkungan hidup tidak dilindungi, dampak kerusakan alam merugikan  bangsa sendiri,” ungkap Direktur Tanaman Tahunan, R. Drajat Natawijaya  saat mewakili Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI  dalam Semiloka Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan di  Kalteng, di Swisbell Hotel Danum Palangka Raya, (15/05/2013)</p>
<p>Ia  menambahkan, pada 17 Maret 2009 dilangsungkan penyerahan sertifikat  Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) pertama di Indonesia. Tetapi  RSPO bukan dalam rangka untuk kepatuhan terhadap peraturan, tetapi hanya  bertujuan untuk memenuhi permintaan pasar tertentu.</p>
<p>Sedangkan  yang dikehendaki adalah tingkat kepatuhan, yaitu harus memenuhi  sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) yang mengatur agar  pengusaha sawit mengikuti peraturan pemerintah yang menghasilkan kelapa  sawit yang berkelanjutan.</p>
<p>“ISPO berbeda dengan RSPO. RSPO  bersifat kesukarelaan, bukan kewajiban. Indonesia menguasai 47% pangsa  pasar CPO dunia, tetapi masih belum tertib pelaku usahanya. Saat ini  hanya ada 10 perusahaan yang dapat sertifikat ISPO,” jelasnya.</p>
<p>Sementara  Direktur Eksekutif gabungan pengusaha kelapa sawit Indonesia (GAPKI)  Pusat, Fadil Hasan berharap ada rumusan dan konsep yang membangun dalam  pembangunan perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Secara organisasi  pihaknya aktif mendorong pembangunan perkebunan berkelanjutan, tetapi  kurang memiliki kekuatan untuk menekan pelaku usaha menerapkan ISPO.</p>
<p>“Karena  itu penting untuk membuat aturan yang menekan kepada pelaku usaha agar  menerapkan ISPO sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan untuk  pembangunan perkebunan berkelanjutan,” tandasnya.</p>
<p>Ia mengaku  bakal komitmen untuk menerapkan ISPO secara konsisten dan konsekuen.  Apalagi, kata Fadil, itu sebagai tuntutan sekaligus jawaban atas tuduhan  miring kepada kelapa sawit. Sebab selain membawa dampak positif, ia pun  mengakui adanya dampak negatif dari pembangunan antara lain adanya  perubahan sosial dan dampak lingkungan sebagai hasil konsekuensi  pembangunan yang tidak dikehendaki.</p>
<p>“Pembangunan harus  mengakomodir tiga kepentingan yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan, dan  itu harus didukung. Walaupun secara mikro itu bisa saja dilakukakan  tetapi itu tidak mudah dilaksanakan. Kita minta agar penerapan itu  dilaksanakan cepat, sesuai target 2015 semua perusahaan harus sudah  menerapkan,” tegasnya.</p>
<p>Sementara Gubernur Kalteng Agustin Teras  Narang membeberkan, luasan perkebunan Kalteng saat ini 1.592.676,15 ha.  Dari luasan itu, kebun rakyat hanya 43% saja, sementara 57% nya atau  908.175,15 ha adalah perkebunan skala besar. Dari perkebunan besar itu,  97,5% diantaranya berupa perusahaan kelapa sawit. 2,2% nya adalah karet.  Sedangkan pabrik CPO mencapai 67 unit.</p>
<p>Dari luasan perkebunan  besar tersebut, kata Teras, menjadi konsesi sebanyak 365 perusahaan.  Tetapi hanya 84 saja yang perijinannya clean and clear. Menurut dia,  seharusnya semua perusahaan yang tidak mematuhi aturan clean and clear  segera dicabut konsesinya. Tetapi ia mengaku yang tahu pasti dan yang  berhak adalah kepala daerah di kabupaten/kota, dan ia tegas harus segera  diproses hukum.</p>
<p>Jika Teras tidak mau menyebut clean and clear  adalah perusahaan illegal, berbeda yang diungkapkan direktur Walhi  Kalteng, Arie Rompas. Ia tegas mengatakan diluar 84 perusahaan yang  dinyatakan ‘beres’ perijinannya adalah illegal dan harus ditindak sesuai  aturan hukum berlaku. (MZQ)</p>
<p><em>Editor : Raudhatul</em></p>
<p>Kamis, 16 May 2013 06:26<br />
<a href="http://www.menaranews.com/regionalx/kalimantan/usaha-pembangunan-harus-pro-lingkungan">http://www.menaranews.com/regionalx/kalimantan/usaha-pembangunan-harus-pro-lingkungan</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/ptpn5/id/publikasi/berita/usaha-pembangunan-harus-pro-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
