Monday, 21 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Achievements

Sertifikat Klasifikasi Kelas II/ Baik untuk Kebun Untuk Kebun Tamora

Activity

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Polls

Sejauh mana Portal Publik PTPN V dapat membantu anda dalam mencari informasi tentang PT Perkebunan Nusantara V?

View Results

Loading ... Loading ...

CIRI-CIRI DAN MORFOLOGI BIBIT TANAMAN KARET DALAM BUDIDAYA TANAMAN KARET

9 October 2011

Klon adalah “keturunan” yang diperoleh dengan cara perbanyakan vegetatif suatu tanaman sehingga sifat dari tanaman tersebut sama dengan tanaman induknya. Ciri-ciri suatu tanaman (klon) kadang-kadang berubah. Perubahan ini disebabkan oleh pengaruh keadaan lingkungan tempat tanaman itu tumbuh, seperti jenis tanah, kesuburan tanah, tinggi tempat, iklim, kekurangan unsur hara tertentu, lindungan dan lain sebagainya. Pengenalan klon-klon karet dengan mengetahui ciri-cirinya sangat penting dalam menentukan mutu tanaman karet yang unggul untuk dibudidayakan.

Seperti telah disebutkan diatas bahwa untuk mendapatkan pertanaman karet yang seragam diperlukan bahan tanam okulasi yang baik. Bibit yang baik diperoleh dari semaian batang bawah yang dianjurkan dan menggunakan mata okulasi dari kebun entres yang baik dan murni. Pemurnian kebun entres dilakukan dengan melihat ciri-ciri yang dimiliki oleh masing-masing klon oleh tenaga yang terlatih dan terampil.

Pengamatan dilakukan secara visual dengan memperhatikan ciri-ciri yang khas pada masing-masing klon. Dengan teknik ini diperlukan kemampuan pengenalan ciri yang khas melalui latihan yang intensif. Ciri-ciri morfologi yang diamati dapat di lihat pada :

Ciri-Ciri Morfologi untuk Membedakan Klon Karet

No. Bagian Tanaman Karet Ciri-ciri Morfologi
1. Batang (umur 10 – 18 bulan) Ciri-ciri yang diamati adalah: keadaan pertumbuhan, ketegakan batang, dan bentuk batang.
2. Kulit Batang (telah berwarna coklat) Ciri-ciri yang diamati adalah : corak kulit gabus, warna kulit gabus dan lenti sel.
3. Mata (bakal tunas) Ciri-ciri yang diamati adalah : letak mata, dan bekas pangkal tangkai daun.
4. Payung (kelompok daun) termuda Ciri-ciri yang diamati adalah : bentuk payung, ukuran payung, kerapatan payung, dan jarak antar payung.
5. Tangkai Daun (payung ke dua dari atas) Ciri-ciri yang diamati adalah : posisi dan bentuk tangkai daun, ukuran besar, ukuran panjang, dan bentuk kaki.
6. Anak Tangkai Daun (pada payung yang telah tumbuh sempurna) Ciri-ciri yang diamati adalah : posisi, bentuk, ukuran besar, ukuran panjang, dan sudut anak tangkai daun.
7. Helai Daun Ciri-ciri yang diamati adalah : warna daun, kilauan, bentuk, tepi helai daun, penampang memanjang, penampang melintang, letak helai daun dan posisi daun tengah, kedudukan simetri helaian daun pinggir, ukuran daun, dan ekor daun.
8. Ciri-ciri Khusus Pada dasarnya klon-klon karet tertentu kadang-kadang mempunyai ciri khusus, misalnya helaian daun tengah terpuntir.

Technorati : budidaya tanaman karetciri-ciri karetmorfologi tanaman karet

http://binaukm.com/2010/04/ciri-ciri-dan-morfologi-bibit-tanaman-karet-dalam-budidaya-tanaman-karet/