Thursday, 24 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Achievements

Sertifikat Klasifikasi Kelas II/ Baik untuk Kebun Untuk Kebun Tamora

Activity

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Polls

Sejauh mana Portal Publik PTPN V dapat membantu anda dalam mencari informasi tentang PT Perkebunan Nusantara V?

View Results

Loading ... Loading ...

MEMBUKA KUNCI KEKUATAN DIRI

1 August 2012

Oleh: Dipankara Jayaputra

Setiap orang pastilah pernah mengalami kesulitan dalam hidupnya, kondisi – Kondisi genting  atau bahkan  saat – saat kritis dalam hidupnya. Dan kebanyakan orang sangat tidak menyukai atau bahkan membenci hal tesebut. Namun sering tanpa kita sadari bersama bahwa justru hanya dalam keadaan kritis seperti itulah diri kita baru dapat mengeluarkan kemampuan yang sesungguhnya dan tumbuh menjadi individu yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Sebagai contoh ketika Anda dihadapkan dengan keadaan susah dalam perantauan, menawarkan barang, meninggalkan pekerjaan, membuka usaha, mendekati lawan jenis serta  situasi-situasi serupa lainnya, pastilah rasa takut mulai merasuki Anda. Pada saat demikian hanya ada dua pilihan bagi anda, yaitu gagal atau berhasil, hidup atau mati.

Menurut banyak riset yang telah dilakukan,  dalam situasi “tertekan” atau “kritis” dan  jauh dari kondisi yang ia inginkan, seseorang cenderung untuk “bereaksi negatif” seperti  lupa  makan siang, pola kerja yang membanting tulang siang-malam tak kenal waktu, mencari kambing hitam, menjadi eksplosif, menjadi pemurung atau bahkan menjadi depresi. Bila hal tersebut dilakukan mungkin hal yang menjadi target anda akan tercapai namun dengan hasil yang tidak optimal serta dengan harga yang jauh lebih mahal dari yang seharusnya anda bayar. Anda mungkin akan mengalami gangguan kesehatan, pikiran yang over loaded, hilangnya kekompakan dengan rekan kerja atau mungkin bahkan rusaknya keharmonisan dalam rumah tangga.

Pada dasarnya reaksi-reaksi negatif diatas timbul dari rasa ketakutan dalam diri anda yang selalu berorientasi pada kegagalan dari pencapaian target. Hal hal tersebut justru malah menghambat dan mengunci diri anda untuk membuat atau melakukan sesuatu yang  optimal. Dengan kata lain, bila kita sanggup untuk tidak bereaksi secara negatif terhadap “rasa takut dari tekanan dan kondisi kritis”, maka hasil yang kita raih justru akan semakin maksimal atau bahkan tak terbayangkan sebelumnya.

Lalu pertanyaan berikutnya yang muncul adalah, bagaimana sebenarnya cara untuk  membuka kunci kekuatan dalam diri kita??. Langkah pertamanya adalah selalu tetap menciptakan kondisi – kondisi kritis dalam diri kita sendiri. Karena hanya dengan kondisi seperti itulah diri kita baru dapat tumbuh dan berkembang menjadi jauh lebih baik. Pembuatan kondisi kritis ini bisa dilakukan dengan menciptakan target pribadi yang tinggi, membuat impian – impian besar  yang harus anda capai, dan sebagainya yang apabila anda gagal untuk melakukannya maka anda harus menerima suatu konsekuensi atau hukuman  karenanya. Intinya adalah  anda harus bersikap keras dan tegas pada diri anda.

Langkah selanjutnya setelah kondisi tersebut telah tercipta adalah tetap tenang dan berfokuslah pada solusi – solusi dari permasalahan yang ada. Lupakan dulu resikonya dan coba bayangkan apa yang anda akan dapatkan apabila hal tersebut dapat dengan baik anda lakukan. Ketenangan diri ini sangat penting, menurut riset yang telah dilakukan saat anda  memerlukan solusi atau ide kreatif, berhentilah berpikir sejenak. Pusatkan perhatian pada medan energi batin. Sadarlah akan keheningan. Ketika Anda mulai berpikir kembali, pikiran itu akan menjadi segar dan kreatif (dikutip dari buku “The Power of NOW” karya  Echart Tolle).

Selain itu, ada penelitian lain yang dikembangkan oleh Jose Silva, penemu dari Silva Mind Method, yang mengemukakan bahwa Frekuensi dari gelombang otak dapat diukur dengan menggunakan alat EEG (Electro Encelofalogram). Ada 4 katagori gelombang yang dapat dipancarkan oleh otak manusia, keempat katagori tersebut antara lain :

-          Beta (100-14 Hz)      :  kondisi aktif, cemas, stress, was-was.

-          Alfa (13-8 Hz)            : kondisi tenang, santai, nyaman, segar, bahagia

-          Theta (7.9-4 Hz)        :  kondisi hening, imajinatif, penuh intuisi

-          Delta (3.9-0.1 Hz)      :  kondisi tidur pulas tanpa mimpi

Penelitian itu juga menggungkapkan bahwa kondisi Alfa merupakan pintu masuk atau akses menuju ke kondisi “keheningan” dan secara scientific, dibuktikan bahwa bila frekuensi otak dalam kondisi Alfa, terjadi peningkatan produksi hormon serotonin dan endorfin, yang menyebabkan seseorang merasa tenang dan bahagia. Hormon ini juga akan meningkatkan “kapasitas” panca indra.

Sekarang marilah kita ambil suatu contoh kasus, misalnya jika anda baru di PHK dari tempat pekerjaan anda dan ingin membuka usaha, maka jalanilah usaha anda dengan sepenuh hati dan bayangkan jika dua atau tiga tahun mendatang Anda akan sukses dan menerima hasil dari keberhasilan anda, baik dari segi uang, waktu luang, dan lainnya. Pastilah pikiran anda akan menjadi tenang dan akan muncul banyak ide kreatif yang akan mendukung kesuksesan usaha anda tersebut.

Pesan :

Setiap orang pastilah pernah mengalami hal tersulit dalam hidupnya, namun yang membedakan antara orang gagal dan berhasil adalah respon atas tindakan dari hal yang mereka alami. Jika anda dapat mengambil manfaat atas hal buruk atau kritis yang menimpa anda maka niscaya  anda kelak akan menjadi sukses di kemudian hari. Selamat berjuang meraih kesuksesan anda !!!

http://topmotivasi.com/membuka-kunci-kekuatan-diri/