Harga Gula ICE Naik Masih Dipengaruhi Peningkatan Permintaan Etanol Brazil

Harga gula berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York Kamis dinihari (08/12) berakhir naik masih terpicu meningkatnya permintaan etanol di Brazil.

Kenaikan gula berjangka didorong oleh berita dari Brasil Petrobras yang menaikkan harga grosir gas dan solar sebesar masing-masing 8,1 persen dan 9,5 persen masing-masing, terpicu pembuatan etanol lebih kompetitif untuk pabrik untuk memproduksi bukan gula.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Maret 2017 terpantau mengalami kenaikan. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup naik sebesar 0,12 sen atau setara dengan 0,62 persen pada posisi 19,63 sen per pon.

Malam nanti akan dirilis data Jobless Claim pekan lalu yang diindikasikan menurun. Jika terealisir akan menguatkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula kasar berjangka di New York  pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah dengan penguatan dollar AS. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Support pada posisi 19,10 sen dan 18,60 sen. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi  20,10 sen dan 20,60 sen per pon.

Sumber : vibiznews.com (djk)


Kategori Berita