Kamis, 24 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

PT Perkebunan Nusantara I (Persero)

Menjadi perusahaan agribisnis perkebunan yang tangguh serta mampu memberikan kesejahteraan bagi stakeholders dan kontribusi yang optimal kepada negara

Prestasi

ZAKAT AWARD 2012 – 2013

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

How Is My Site?

View Results

Loading ... Loading ...

Tak Kooperatif, Dahlan Iskan Ancam Pecat Dirut BUMN

25 Juni 2013

MEDAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana mengintensifkan kegiatan pencegahan dan pemberantasan korupsi di sektor bisnis, baik swasta maupun pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

KPK pun meminta agar seluruh pihak, khususnya BUMN, dapat ikut serta mendorong upaya pemberantasan korupsi, agar disamping untuk meminimalir kerugian negara, juga untuk menciptakan iklim usaha yang sehat di antara para pebisnis.

Menanggapi hal tersebut Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku mengapresiasi langkah KPK, untuk secara intensif melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi di BUMN.

Ia bahkan meminta seluruh direktur BUMN untuk kooperatif dengan upaya tersebut. Bahkan, dirinya mendukung agar meningkatnya pengawasan internal, termasuk dengan memperbaiki system yang memungkinkan munculnya tindakan korupsi.

Tak tanggung-tanggung, Mantan Direktur PLN itu memberikan ultimatum kepada direktur BUMN yang terbukti tidak kooperatif. Dahlan menjamin akan segera melakukan penggantian, jika tindakan tak kooperatif itu terbukti.

“Saya piker semua akan kooperatif. Kita tidak akan alergi atau resisten lagi dengan upaya pemberantasan korupsi. Karena memang kita secara internal pun sudah mengusung itu. Tapi kalau ada yang nyeleneh, berarti tidak ingin lagi jadi direktur, dan minta diganti. Ya kalau saya sederhana aja. Kalau enggak mau ya kita ganti,” kata Dahlan kepada Okezone di Medan, Senin (24/6/2013).

Dahlan juga mengatakan, saat ini merupakan titik balik bagi BUMN untuk menjadi perusahaan-perusahaan kelas dunia. Semua direktur BUMN sepaham soal itu. Dan tentunya upaya tersebut hanya bisa diwujudkan, jika angka korupsi dapat ditekan hingga seminimal mungkin.

“Blueprint BUMN kita saat ini adalah perusahaan kelas dunia. Kalau masih korupsi ya enggak mungkin bisa. Tapi kalau satu dua masih ada yang berspekulasi. Makanya kita persilahkan saja. Yang pentingkan tidak terstruktur seperti dulu. Hemat saya budayanya sudah berubah,” tutupnya.
(cns)

Sumber : okezone.com



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>