Kamis, 17 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

PT Perkebunan Nusantara I (Persero)

Menjadi perusahaan agribisnis perkebunan yang tangguh serta mampu memberikan kesejahteraan bagi stakeholders dan kontribusi yang optimal kepada negara

Prestasi

ZAKAT AWARD 2012 – 2013

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

How Is My Site?

View Results

Loading ... Loading ...

SPBUN PTPN I (Persero) BERAUDIENSI DENGAN JAJARAN KOMISARIS

19 Juli 2012

Jakarta – Jajaran Pengurus Harian Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PT. Perkebunan Nusantara I (Persero) mengadakan audiensi dengan Komisaris PTPN I (Persero) beserta seluruh jajaran Komisaris lainnya pada hari Selasa (17/7/2012) bertempat di Kantor Perwakilan (LO) PTPN I (Persero) di Jakarta.

Hadir dalam audiensi tersebut Pengurus Harian SPBUN PTPN I yang dipimpin oleh Ketua Umum Ir. Alfian, dan dari Jajaran Komisaris, di pimpin langsung oleh Bapak Syamsuddin Machmud selaku Komisaris Utama PTPN I (Persero) serta hadir seluruh anggota komisaris, anggota komite audit dan sekretaris dewan komisaris.

Audiensi ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan kemitraan dan sarana silaturrahmi antara Pengurus Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) yang mewakili ± 6.500 orang karyawan PTP Nusantara I (Persero) dengan Komisaris Utama, Komisaris, Komite Audit dan Sekretaris Dewan Komisaris  PTP Nusantara I (Persero).

Audiensi ini juga sebagai sarana untuk saling memberi informasi tentang perkembangan perusahaan, serta mencarikan alternatif  pemecahan berbagai permasalahan yang di hadapi oleh perusahaan.

Pada kesempatan audiensi tersebut, Ir. Alfian sebagai Ketua Umum SPBUN menyampaikan beberapa point pokok-pokok pikiran Pengurus Serikat Pekerja menyangkut kondisi riil perusahaan saat ini, yang secara singkat dapat diuraikan sebagai berikut :

  1. Program Pemerintah tentang Holding PTP Nusantara diharapkan agar dapat memberi efek positif bagi eksistensi perusahaan serta peningkatan kesejahteraan karyawan sesuai dengan motto “Perusahaan sehat, karyawan sejahtera”
  2. Serikat Pekerja berharap kiranya Dewan Komisaris dapat memberikan rekomendasi agar  program Pemakmu Gampong mendapat posisi yang jelas dalam Job Description perusahaan, dan mohon dukungan Dewan Komisaris agar melalui Pemerintah Aceh mendesak avalis (PTPN III dan PTPN IV) untuk  melaksanakan komitmennya dalam merealisasikan Program Peumakmu Gampong. Bagaimanapun juga Program Peumakmu Gampong merupakan program nasional dalam rangka mewujudkan kondisi keamanan Aceh secara lestari.
  3. SPBUN berharap agar permasalahan hukum yang saat ini sedang bergulir di Pengadilan, baik pada tingkat pertama, tingkat banding dan kasasi di Mahkamah Agung RI, perlu mendapat perhatian, baik oleh Manajemen Perusahaan maupun Dewan Komisaris yang mewakili Pemegang Saham. Demikian juga halnya dengan permasalahan yang terkait dengan Agraria, melalui audiensi dengan Dewan Komisaris ini, diharapkan Dewan Komisaris melalui Komite Auditnya dapat mengkonfirmasi dan mengadakan klarifikasi dengan Manajemen perusahaan, dan sekaligus mencarikan alternatif pemecahan terhadap berbagai masalah agraria.
  4. Melalui audiensi ini, Pengurus Serikat Pekerja mengusulkan khusus untuk Komisaris Anak Perusahaan, selain Komisaris Utama dan Komisaris yang sudah ada, bila memungkinkan ditambah satu orang lagi Komisaris Independent, sehingga dengan demikian masing-masing anak perusahaan memiliki 3 orang Komisaris. Selain itu agar dalam penunjukan komisaris maupun direksi anak perusahaan agar dilakukan fit & proper test terlebih dahulu.
  5. Saat ini Penghasilan Dasar Pensiun (PhDP) yang diberlakukan di PTPN I, masih mengacu pada Gaji Pokok tahun 2002 (ketinggalan 10 tahun), akibatnya penerimaan para pensiunan sangat rendah, karena maksimal 80% dari PhDP 2002. Sejalan dengan membaiknya kinerja perusahaan beberapa tahun terakhir, Serikat Pekerja menghimbau Manajemen dan mohon dukungan Dewan Komisaris agar kiranya PhDp tersebut sudah saatnya untuk disesuaikan secara bertahap yang diselaraskan dengan kemampuan perusahaan, sebagaimana juga telah  dilakukan oleh beberapa PTPN lainnya.
  6. menyangkut kesinambungan peremajaan tanaman kelapa sawit yang dananya bersumber dari Kredit Investasi sektor perbankan, dimana pihak perbankan sudah memberikan kembali fasilitas kredit investasi, agar dapat dipergunakan secara bijak dan bermanfaat bagi masa depan perusahaan.
  7. Pengurus Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PTP Nusantara I (Persero) sebagai mitra Manajemen dan Dewan Komisaris PTP Nusantara I (Persero) dalam menjalankan roda perusahaan ingin membagi rasa dengan beberapa alternatif yang memungkinkan untuk dilakukan, diantaranya adalah dengan melakukan kerjasama baik dengan Perbankan maupun dengan Lembaga keuangan non Bank lainnya, khusus untuk mengatasi permasalahan pembayaran SHT ini, kami yakin pihak Perbankan maupun Lembaga keuangan non Bank lainnya itu akan bersedia menjalin kerjasama.
  8. Melalui audiensi ini, pengurus SPBUN PTP Nusantara I (Persero) mengharapkan adanya dukungan dan atau rekomendasi dari Dewan Komisaris sebagai wakil pemegang saham agar multi tafsir mengenai usia pensiun wajib 60 tahun bagi karyawan pimpinan dapat disatukan, sehingga batas usia pensiun normal bagi karyawan pimpinan adalah 60 tahun.


Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>