5 Hal Dasar Yang Mempengaruhi Motivasi Kerja Karyawan

Terdapat hal mendasar yang menjadi motivasi kerja para karyawan khususnya mengenai alasan memilih tempat kerja. Alasan-alasan tersebut sejatinya terangkum pada Hirarki Kebutuhan Maslow. Namun kali ini akan lebih disederhanakan dan diberi keterangan tambahan yang lebih sesuai dengan kondisi di Indonesia.

Adapun 5 Alasan Mendasar yang mempengaruhi Motivasi Kerja Karyawan yaitu :

1.      Upah Minimum

Hal dasar yang membangkitkan motivasi calon karyawan dan karyawan dalam melaksanakan kerja perusahaan adalah adanya pengharapan akan upah minimum. Upah minimum ini dapat berupa gaji yang diterima setiap bulan.

Setiap karyawan memiliki ekspektasi yang berbeda-beda dengan upah minimum. Ada yang mengharap upah minimum regional (UMR) atau memiliki standar minimal masing-masing individu karyawan.

Tidak aneh apabila banyak perusahaan yang menawarkan gaji besar banyak diminati calon karyawan atau angkatan kerja. Hal ini dikarenakan upah minimum merupakan kebutuhan dasar setiap karyawan dalam melakukan kerja atau menjadi motivasi kerja karyawan.

Melihat alasan tersebut maka perusahaan perlu memenuhi kebutuhan dasar para karyawan ini dengan sebaik-baiknya apabila menginginkan motivasi kerja karyawan meningkat.

2.      Jenjang Karir

Motivasi kerja kedua bagi para karyawan adalah adanya jenjang karir yang diincarnya. Adanya tingkatan karir yang jelas membuat karyawan semakin termotivasi dalam melakukan pekerjaanya. Kondisi tersebut disebabkan karyawan merasa bahwa bekerja di perusahaan tersebut akan menjamin dirinya di masa datang.

Adanya jenjang karir sebagai motivasi kerja bagi karyawan juga akanmembuat mereka bekerja melampaui target yang ditetapkan. Karyawan akan berlomba-lomba memberikan yang terbaik sehingga dirinya dapat dipromosikan ke jenjang karir yang lebih tinggi.

Kondisi tersebut sangat baik bagi perusahaan karena masing-masing karyawan akan meningkatkan produktivitas kerjanya. Semakin tinggi karir yang ingin dicapai semakin tinggi motivasi kerja karyawan.

3.      Pengalaman

Alasan lain bagi karyawan dalam melakukan pekerjaan di perusahaan adalah mencari pengalaman. Banyak lulusan baru (fresh graduate) masuk pada bursa kerja untuk belajar sehingga memperoleh pengalaman kerja.

Hal inilah yang menjadi motivasi kerja bagi sebagian karyawan dalam melaksanakan tugas. Harapannya bagi karyawan yang memiliki tujuan tersebut, semakin banyak pekerjaan yang dilakukan maka semakin banyak pengalaman yang diperoleh.

Perusahaan dapat memanfaatkan potensi karyawan mudah yang memiliki motivasi tinggi dalam kerja. Salah satunya dengan memberikan pelatihan atau ditempatkan di sektor yang memerlukan tenaga muda, mobilitas tinggi, atau produktivitas tinggi.

Namun perlu digarisbawahi bahwa motivasi seperti ini bagi kinerja karyawan perlu diperhatikan. Bisa jadi setelah memperoleh pengalaman cukup karyawan tersebut akan resign dari perusahaan dan pindah ke perusahaan lain terlebih pesaing.

Maka dari itu perusahaan perlu menjaga kerahasiaan perusahaan bagi para karyawan yang belum tetap/karyawan baru. Selain itu melalui HRD melakukan pembinaan dan training untuk menumbuhkan loyalitas para karyawan baru.

4.      Keinginan Berprestasi

Keinginan atau motivasi kerja karyawan tertinggi adalah adanya kemauan dan kemampuan untuk berprestasi. Karyawan yang memiliki prinsip seperti ini beranggapan bahwa karyawan bukan buruh atau pekerja namun seseorang yang dapat meraih prestasi dengan mengandalkan keahliannya.

Model karyawan ini akan senantiasa memberikan kontribusi besar bagi perusahaan. Selain itu dari sisi karyawan, mereka akan memiliki motivasi kerja tinggi setiap kali mereka berprestasi.

5.      Ibadah

Diantara motivasi yang bersifat materil, terdapat motivasi kerja karyawan yang bersifat spiritual. Ada karyawan yang memiliki prinsip bahwa bekerja merupakan suatu bentuk ibadah kepada Allah swt. Dengan demikian di setiap program dan kewajiban perusahaan yang perlu dilaksanakan, karyawan akan menganggapnya sebagai bentuk dari ibadah.

Biasanya karyawan model seperti ini akan lebih tenang dalam menyikapi masalah. Selain itu motivasi kerja karyawan ini akan membuat karyawan memberikan yang terbaik dalam hasil kerja mereka.

Perusahaan dapat mendukung dan memupuk motivasi karyawan dengan motivasi kerja spiritual dengan membangun tempat ibadah seperti mushola di dekat tempat kerja. Sehingga karyawan merasa kebutuhannya terpenuhi.


Kategori Artikel
Sub Kategori Berita