PTDI Lirik Ekspor ke Afrika Saat Potensi Replacement Capai Ratusan

BANDUNG - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) melirik ekspor pesawat ke Afrika seiring tingginya potensi replacement di kawasan itu. Diperkirakan, kebutuhan pesawat di Afrika mencapai ratusan armada.

Direktur Utama PTDI Elfien Goentoro mengatakan, pangsa pasar pesawat CN235 buatan PTDI bersama Cassa, masih sangat menjanjikan, khususnya di Afrika. Dalam 10 tahun ke depan terdapat potensi replacement (mengganti populasi pesawat yang berumur di atas 30 tahun) yang cukup banyak.

“Untuk pesawat sekelas CN235 di negara-negara Afrika potensinya 95 unit, sedangkan untuk pesawat NC212i sebanyak 29 unit, dan pesawat N219 sebanyak 111 unit,” kata Elfien dalam keterangan resmi Indo Defence 2018 Expo dan Forum, Rabu (7/11/2018).

Menurut dia, target ekspor pesawat CN235 di Afrika selain Senegal dan Pantai Gading, ada juga Sudan, Kenya, Nigeria, Mozambique, dan Madagascar. Tetapi selain kelima negara tersebut, beberapa negara lain di Afrika yang dijadikan target adalah Sierra Leone, Mali, dan The Gambia.

Diketahui hingga saat ini, PTDI telah mampu mengekspor pesawat CN235 ke beberapa negara. Di antaranya Thailand, Malaysia, Uni Emirat Arab, Senegal, Burkina Faso, Brunei Darussalam, Pakistan dan Korea Selatan. Selain ke benua Afrika, PTDI juga memiliki target pasar di wilayah Asia Pasifik, Oceania, dan Timur Tengah.

Selain CN235, PTDI juga terus memperbesar penetrasi pasar pesawat NC212i. Pesawat NC212i yang merupakan pesawat multiguna generasi terbaru dari NC212 dengan daya angkut 28 penumpang. Pesawat ini memiliki ramp door, kabin yang luas dikelasnya, sistem navigasi dan komunikasi yang lebih modern.

“Biaya operasi pesawat ini juga lebih rendah, namun tetap kompetitif di pasar pesawat kecil. Pesawat NC212i dapat juga digunakan sebagai pembuat hujan, patroli maritim dan penjaga pantai,” beber dia.

Pada 2018, PTDI telah berhasil melakukan serah terima 2 unit NC212i untuk Philippine Air Force dan 3 unit pesawat NC212i Military Transport untuk Vietnam Air Force.

PTDI juga memiliki Kontrak Berjalan Ekspor periode tahun 2018-2020 sebanyak 2 unit pesawat NC212i Paratroop version untuk Ministry of Agriculture, Thailand, 1 unit CN235-220 Troop & Paratroop version. Pesawat ini untuk Nepalese Army dan 1 unit CN235-220 Maritime Patrol Aircraft untuk Senegal Air Force.
(akr)

Sumber    : Arif Budiarto
https://ekbis.sindonews.com/read/1352576/34/ptdi-lirik-ekspor-ke-afrika-saat-potensi-replacement-capai-ratusan-1541571408


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel