Sampai Februari, Kontrak Baru PTPP Capai RP 190 Miliar
24 Pebruari 2012NERACA
Jakarta – PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) membukukan kontrak baru sebesar Rp 190 miliar sampai pertengahan Februari 2012. Tahun ini PP menargetkan kontrak baru bisa mencapai 17 triliun. “Kontrak kami sampai pertengahan Februari 2012 belum terlalu besar, baru sebesar Rp. 190 miliar” kata Sekretaris Perusahaan PT PP Tbk Betty Ariana di Jakarta Kemaren
Dia menyebutkan kontrak baru senilai total Rp 190 miliar tersebut terdiri dari beberapa kontrak, terutama pembangunan gedung. Adapun beberapa diantaranya pembangunan hotel di Makasar, Sulawesi Selatan senilai Rp 50 miliar, dan kantor di Surabaya, Jawa Timur senilai Rp 48 miliar.
Kontak tersebut, lanjut Betty, terdiri dari kontrak baru yang diperoleh sepanjang Januari sebesar Rp 100 miliar. Sementara kontrak baru yang diperoleh pada bulan Februari baru sebesar 90 miliar. “Awal tahun memang belum banyak pengumuman hasil tender proyek, sehingga kontrak kami masih kecil”, ungkapnya.
Tahun ini total nilai kontrak yang dihadapi (order book) PT PP mencapai sebesar Rp 27,5 triliun. Sebesar Rp 11 triliun atau 40 persen dari order book tersebut merupakan kontrak lama yang dilanjutkan ke 2012 (carry over) sebesar Rp 11 triliun. Sedangkan sisanya sebesar 17 trilun, merupakan target kontrak baru PP tahun ini
Sebelumnya, perseroan menargetkan kontrak baru di tahun ini meningkat sekitar 39,6% dibanding perolehan kontrak baru tahun lalu, yang mencapai Rp 12,1 triliun. Disamping itu, perseroan juga membidik proyek minyak dan gas (migas) serta melakukan investasi di bidang energi dan infrastruktur.
Adapun kontribusi masing-masing pilar bisnis atas target kontrak baru tersebut didominasi dari proyek kontruksi yang mencapai 62 persen atau senilai Rp 10,48 triliun. Sedangkan target kontrak dari sektor properti hanya satu persen atau setara Rp 169 miliar, engineering, procurement and construction (EPC) sebesar 19 persen atau senilai Rp 3,2 triluin serta investasi di bidang energi dan infrastruktur sekitar 18 persen ayau sebesar Rp 3 triliun
Disebutkan dari target order book mencapai Rp 27 triliun, perseroan memproyeksikan pendapatan tahun ini sebesar Rp 8,7 triliun. Nilai tersebut meningkat sebesar 40% dibanding prognosa pendapatan tahun lalu. Salah satu proyek yang dikerjakan perseroan pada tahun ini adalah proyek EPC Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas berkapasitas 90 megawatt (MW) Sei Gelam – Jambi senilai Rp 850 miliar.
Neraca 23 Februari 2012 Hal: 3

Kirim Komentar
Baca Komentar ( 0 )