Proyek APBN PLN Akan Dilelang Secara e-proc


Jakarta (22/11) PT PLN (Persero) bekerja sama dengan Lembaga
Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) hari ini (Senin 22/11) di
Kantor Pusat PLN meluncurkan e-Procurement Layanan Pengadaan Barang/Jasa
Secara Elektronik (LPSE)-PLN
. Peluncuran dilakukan oleh Direktur Utama PLN
Dahlan Iskan dan Kepala LKPP Agus Rahardjo. Dengan demikian, proses pengadaan
barang/jasa yang dananya bersumber dari APBN dan dikelola PLN, mulai tahun 2011
akan dilaksanakan dengan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi. Pada tahun
2011, PLN mengelola dana APBN sebesar Rp 9 triliun untuk proyek listrik
perdesaan dan pembangunan proyek-proyek kelistrikan lainnya.

Sistem ini dikenal
dengan nama e-Procurement LPSE-PLN. Penyedia barang/jasa yang
berminat dapat mengikuti pelelangan melalui kantor PLN atau melalui internet
dari kantor masing-masing. Dokumen kualifikasi, dokumen pengadaan dan dokumen lainnya
dapat diunduh (download) melalui internet di 
http://eproc.pln.co.id/ Begitu pula dokumen penawaran harga oleh penyedia
barang/jasa silahkan diunggah (upload) melalui sistem LPSE-PLN ini.
Sementara itu, penjelasan pengadaan antara panitia dan peserta lelang cukup
dilakukan seperti chating saja. Karena semua sudah berjalan
sesuai sistem elektronik, maka hanya pemenang lelang yang datang ke PLN
diseluruh Indonesia untuk tandatangan kontrak pekerjaan. Proses pengadaan
selesai.

Jauh sebelumnya, sejak
tahun 2005 PLN telah sukses menggunakan sistem e-Procurement PLN (e-Proc PLN)
untuk proses pengadaan barang dan jasa yang sumber dananya berasal dari
anggaran PLN (APLN).

Melalui kedua sistem
e-Proc PLN-LPSE sangat memudahkan auditor KPK dan BPK  untuk
memonitor pelaksanaan pengadaan barang dan jasa APLN dan APBN di PLN sehingga
hal ini menjadi satu langkah bagi internal pre-audit yang lebih baik.
Diharapkan hasil post-audit nantinya juga akan lebih baik dan proses pengadaan
tidak akan menimbulkan masalah hukum.

LPSE merupakan unit
kerja penyelenggara sistem elektronik pengadaan barang/jasa yang didirikan oleh
LKPP untuk memfasilitasi PLN dalam melaksanakan pengadaan barang/jasa
pemerintah secara elektronik. LPSE-PLN akan menjalani fungsi antara lain :

-
Mengelola Sistem Pengadaan Secara
Elektronik (SPSE) PLN

-
Menyediakan pelatihan kepada Pejabat
Pembuat Komitmen (PPK)/Panitia dan Penyedia Barang/Jasa

-
Menyediakan sarana akses internet bagi
PPK/Panitia dan Penyedia Barang/Jasa

- Menyediakan bantuan
teknis untuk mengoperasikan SPSE kepada PPK/Panitia dan Penyedia Barang/Jasa

-
Melakukan pendaftaran dan verifikasi
terhadap PPK/Panitia dan Penyedia Barang/Jasa

eProc LPSE-PLN diharapkan bisa
membantu PLN mengimplementasi GCG untuk mewujudkan transparansi, kontrol,
keadilan (fairness), akuntabel, efisiensi dan mempercepat proses
pengadaan barang dan jasa. Sekaligus hal ini  juga dimaksudkan untuk
mencegah terjadinya praktek KKN dalam proses pengadaan barang/jasa. Proses
pengadaan yang kredibel dan transparan turut memberi andil dalam
mensejahterakan bangsa.

download file

This entry was posted in Siaran Pers. Bookmark the permalink.
Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Your email address will not be published. Required fields are marked *

: *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>