Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan (kanan) didampingi Sekretaris Perusahaan PLN, Ida Bagus G. Mardawa P. (tengah) mendapat penjelasan dari Juru penerang dari salah satu stand Pameran Kelistrikan 2010 di Parkir Timur Senayan Jakarta, Minggu (24/10). Salah satu agenda kegiatan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-65 yang jatuh pada tanggal 27 Oktober 2010 adalah Pameran Kelistrikan yang didahului dengan kegiatan senam massal bersama yang bakal dihadiri oleh lebih dari 10.000 orang yang terdiri dari pegawai PLN dan outsourching, mitra kerja serta simpatisan. Pameran Kelistrikan ini akan berlangsung dari tanggal 24 s.d 27 Oktober 2010

foto Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan (kanan) dida

Picture 1 of 1

Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan (kanan) didampingi Sekretaris Perusahaan PLN, Ida Bagus G. Mardawa P. (tengah) mendapat penjelasan dari Juru penerang dari salah satu stand Pameran Kelistrikan 2010 di Parkir Timur Senayan Jakarta, Minggu (24/10). Salah satu agenda kegiatan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-65 yang jatuh pada tanggal 27 Oktober 2010 adalah Pameran Kelistrikan yang didahului dengan kegiatan senam massal bersama yang bakal dihadiri oleh lebih dari 10.000 orang yang terdiri dari pegawai PLN dan outsourching, mitra kerja serta simpatisan. Pameran Kelistrikan ini akan berlangsung dari tanggal 24 s.d 27 Oktober 2010

Posted in Foto | Leave a comment

PLTU LOMBOK- NTB: Dirut PT PLN Fahmi Mochtar (paling kiri) sedang menjelaskan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro (dua dari kanan) dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi (dua dari kiri) dan Sekretaris Jenderal DESDM Waryono Karno (paling kanan) usai penekanan tombol tanda dimulainya pembangunan PLTU 1 Lombok-NTB (1 x 25 MW) dan PLTU 2 Lombok-NTB (2 x 25 MW) yang berlokasi di Dusun Jeranjang, Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (30/4). Proyek pembangunan PLTU yang dikerjakan sepenuhnya oleh kontraktor dalam negeri ini, masing-masing dibiayai oleh APBN dan APLN. Total biaya pembangunan PLTU 1 Lombok-NTB mencapai Rp 296,3 miliar. Sementara PLTU 2 Lombok-NTB sebesar Rp 354,3 miliar dan 30,7 juta dolar AS. Selain itu, proyek PLTU Lombok, NTB 1 dan 2 menggunakan 60 persen kandungan komponen lokal (content local) dan menyerap 2.000 tenaga kerja. Kedua PLTU yang ditargetkan beroperasi secara bertahap mulai Agustus dan Oktober 2010 itu, akan dapat menghemat biaya operasi sebesar Rp 370 miliar per tahun (dibandingkan jika menggunakan BBM). Selama pembangunannya, ketiga proyek PLTU ini akan menyerap 2.000 tenaga kerja. Selain itu, pembangunan PLTU Lombok-NTB ini juga untuk mengantisipasi kenaikan beban puncak pada sistem kelistrikan Pulau Lombok yang pada tahun 2014 diperkirakan mencapai 177 MW. Saat ini, pasokan listrik dihasilkan oleh 3 PLTD dengan kapasitas terpasang 118 MW dengan Daya Mampu 96,5 MW. Mengingat saat ini beban puncak sistem kelistrikan Pulau Lombok sebesar 106 MW, sehingga masih terjadi defisit daya listrik sekitar 10 MW pada waktu beban puncak.

foto PLTU LOMBOK- NTB: Dirut PT PLN Fahmi Mochtar

Picture 1 of 1

PLTU LOMBOK- NTB: Dirut PT PLN Fahmi Mochtar (paling kiri) sedang menjelaskan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro (dua dari kanan) dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi (dua dari kiri) dan Sekretaris Jenderal DESDM Waryono Karno (paling kanan) usai penekanan tombol tanda dimulainya pembangunan PLTU 1 Lombok-NTB (1 x 25 MW) dan PLTU 2 Lombok-NTB (2 x 25 MW) yang berlokasi di Dusun Jeranjang, Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (30/4). Proyek pembangunan PLTU yang dikerjakan sepenuhnya oleh kontraktor dalam negeri ini, masing-masing dibiayai oleh APBN dan APLN. Total biaya pembangunan PLTU 1 Lombok-NTB mencapai Rp 296,3 miliar. Sementara PLTU 2 Lombok-NTB sebesar Rp 354,3 miliar dan 30,7 juta dolar AS. Selain itu, proyek PLTU Lombok, NTB 1 dan 2 menggunakan 60 persen kandungan komponen lokal (content local) dan menyerap 2.000 tenaga kerja. Kedua PLTU yang ditargetkan beroperasi secara bertahap mulai Agustus dan Oktober 2010 itu, akan dapat menghemat biaya operasi sebesar Rp 370 miliar per tahun (dibandingkan jika menggunakan BBM). Selama pembangunannya, ketiga proyek PLTU ini akan menyerap 2.000 tenaga kerja. Selain itu, pembangunan PLTU Lombok-NTB ini juga untuk mengantisipasi kenaikan beban puncak pada sistem kelistrikan Pulau Lombok yang pada tahun 2014 diperkirakan mencapai 177 MW. Saat ini, pasokan listrik dihasilkan oleh 3 PLTD dengan kapasitas terpasang 118 MW dengan Daya Mampu 96,5 MW. Mengingat saat ini beban puncak sistem kelistrikan Pulau Lombok sebesar 106 MW, sehingga masih terjadi defisit daya listrik sekitar 10 MW pada waktu beban puncak.

Posted in Foto | Leave a comment

TRAFO CAWANG SELESAI LEBIH CEPAT : Pemulihan trafo Interbus Transformer (IBT) Cawang yang mensuplai listrik ke Jakarta selesai dua pekan lebih cepat dari target yang ditetapkan oleh Menneg BUMN yaitu 19 Desember 2009. Dengan telah beroperasinya trafo tersebut kondisi kelistrikan di Jakarta menjadi lebih baik. Namun pelanggan dihimbau untuk tetap berhemat mengingat beban trafo2 yang memasok listrik ke Jakarta sudah sangat tinggi, rata2 di atas 90%. Tampak pada gambar DIRUT PT PLN (Persero) Fahmi Mochtar (keempat dari kiri) tengah memberikan penjelasan kepada pers tentang telah beroperasinya trafo pengganti tersebut (Minggu, 6/12). Fahmi didampingi oleh dari kiri ke kanan GM PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali Nur Pamudji, Dir. Perencanaan dan Teknologi Bambang Praptono, Dir. SDM & Umum Supriadi, Dir. Jawa Madura dan Bali Murtaqi Syamsuddin, Dir. Keuangan Setio Anggoro Dewo, GM PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Purnomo Willy dan Sekretaris Perusahaan IBG. Mardawa.

foto TRAFO CAWANG SELESAI LEBIH CEPAT : Pemulih

Picture 1 of 1

TRAFO CAWANG SELESAI LEBIH CEPAT : Pemulihan trafo Interbus Transformer (IBT) Cawang yang mensuplai listrik ke Jakarta selesai dua pekan lebih cepat dari target yang ditetapkan oleh Menneg BUMN yaitu 19 Desember 2009. Dengan telah beroperasinya trafo tersebut kondisi kelistrikan di Jakarta menjadi lebih baik. Namun pelanggan dihimbau untuk tetap berhemat mengingat beban trafo2 yang memasok listrik ke Jakarta sudah sangat tinggi, rata2 di atas 90%. Tampak pada gambar DIRUT PT PLN (Persero) Fahmi Mochtar (keempat dari kiri) tengah memberikan penjelasan kepada pers tentang telah beroperasinya trafo pengganti tersebut (Minggu, 6/12). Fahmi didampingi oleh dari kiri ke kanan GM PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali Nur Pamudji, Dir. Perencanaan dan Teknologi Bambang Praptono, Dir. SDM & Umum Supriadi, Dir. Jawa Madura dan Bali Murtaqi Syamsuddin, Dir. Keuangan Setio Anggoro Dewo, GM PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Purnomo Willy dan Sekretaris Perusahaan IBG. Mardawa.

Posted in Foto | Leave a comment

INTERKONEKSI SUMATERA DAN SEMENANJUNG MALAYSIA TAHUN 2015, PLN dan TNB : Direktur Utama PLN, Fahmi Mochtar (dua dari kanan) dan President dan CEO Tenaga Nasional Bhd (TNB) Datuk Seri Che Khalib Mohd Noh (dua dari kiri) tukar menukar berkas Kerjasama, didampingi Direktur Perencanaan dan Teknologi PLN, Bambang Praptono (paling kanan) dan disaksikan oleh Minister of Energy, Green Tecnology and Water, Datuk Peter Chin Fah Kul (tiga dari kiri) serta TNB Chairman, Tan Sri Leo Mogie (tiga dari kanan) usai menandatangani Nota kerjasama penyambungan sistem kelistrikan antara semenanjung Malaysia dan Indonesia akan terwujud di tahun 2015, Kuala Lumpur, Jumat (23/10).

foto INTERKONEKSI SUMATERA DAN SEMENANJUNG MALAYSI

Picture 1 of 1

INTERKONEKSI SUMATERA DAN SEMENANJUNG MALAYSIA TAHUN 2015, PLN dan TNB : Direktur Utama PLN, Fahmi Mochtar (dua dari kanan) dan President dan CEO Tenaga Nasional Bhd (TNB) Datuk Seri Che Khalib Mohd Noh (dua dari kiri) tukar menukar berkas Kerjasama, didampingi Direktur Perencanaan dan Teknologi PLN, Bambang Praptono (paling kanan) dan disaksikan oleh Minister of Energy, Green Tecnology and Water, Datuk Peter Chin Fah Kul (tiga dari kiri) serta TNB Chairman, Tan Sri Leo Mogie (tiga dari kanan) usai menandatangani Nota kerjasama penyambungan sistem kelistrikan antara semenanjung Malaysia dan Indonesia akan terwujud di tahun 2015, Kuala Lumpur, Jumat (23/10).

Posted in Foto | Leave a comment

KUNJUNGAN DUBES CHINA KE PLN : Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar (kanan) memberikan cinderamata kepada Duta Besar Republik Rakyat China, HE. Mdm Zhang Qiyue (tengah) yang didampingi Minister Cousellor (Economic & Commercial), Fang Qiuchen (kiri) saat berkunjung ke PT PLN (Persero) Kantor Pusat, Jakarta Jumat (22/05). Dalam kunjungan tersebut dilakukan pembicaraan tentang progress dan perkembangan proyek 10.000 MW tahap pertama serta rencana pengembangan renewable energy dimasa yang akan datang.

foto KUNJUNGAN DUBES CHINA KE PLN : Direktur Utama

Picture 1 of 1

KUNJUNGAN DUBES CHINA KE PLN : Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar (kanan) memberikan cinderamata kepada Duta Besar Republik Rakyat China, HE. Mdm Zhang Qiyue (tengah) yang didampingi Minister Cousellor (Economic & Commercial), Fang Qiuchen (kiri) saat berkunjung ke PT PLN (Persero) Kantor Pusat, Jakarta Jumat (22/05). Dalam kunjungan tersebut dilakukan pembicaraan tentang progress dan perkembangan proyek 10.000 MW tahap pertama serta rencana pengembangan renewable energy dimasa yang akan datang.

Posted in Foto | Leave a comment

PEMANCANGAN TIANG PERTAMA PEMBANGUNAN PERLUASAN PEMBANGKIT LISTRIK BERBAHAN BAKAR GAS PLTGU PRIOK 1 X 740 MW

foto PEMANCANGAN TIANG PERTAMA PEMBANGUNAN PERLU

Picture 1 of 1

PEMANCANGAN TIANG PERTAMA PEMBANGUNAN PERLUASAN PEMBANGKIT LISTRIK BERBAHAN BAKAR GAS PLTGU PRIOK 1 X 740 MW

Posted in Foto | Leave a comment

Komitmen Bersama PLN Dengan Mitra Kerja Untuk Melaksanakan Pembangunan Kelistrikan 2011

(Jakarta). Mengawali tahun 2011, PT PLN (Persero) bersama para mitra kerja menegaskan kembali komitmennya untuk melaksanakan pembangunan kelistrikan Indonesia dengan lebih berkualitas, lebih cepat, lebih hemat, serta bebas dari korupsi. Komitmen bersama ini dinyatakan pada gelar Apel Kesiapan Pelaksanaan Pembangunan 2011 di Parkir Timur Senayan, Jakarta (5/1). Acara dihadiri oleh Direktur Utama PLN Dahlan Iskan, Direktur Operasi Jawa Bali Ngurah Adnyana, jajaran Direksi PLN, para General Manager PLN se-Jawa Bali, dan mitra kerja PLN yang berjumlah sekitar 500 orang.

Pernyataan komitmen bersama ini akan semakin memacu semangat dan kerja keras PLN dalam penyelesaian proyek pembangkit dan transmisi 10.000 MW sehingga dapat beroperasi tepat waktu sesuai target yang diharapkan, ungkap Dahlan Iskan. Sebab proyek-proyek skala besar itu melibatkan banyak kontraktor pelaksana pembangunan dan lembaga-lembaga keuangan yang menyokong pendanaan baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri, lanjut Dahlan.

Untuk pelaksanaan proyek jaringan transmisi dan gardu induk terkait proyek 10.000 MW, PLN menekankan para mitra kerja untuk bekerja secara optimal mengerahkan segala sumber daya agar pembangunan selesai tepat waktu. Sebab di tahun 2011 ini sebanyak 7 pembangkit bagian dari proyek 10.000 MW di pulau Jawa akan mulai beroperasi. Sehingga memerlukan sistem jaringan transmisi dan gardu induk yang handal agar pasokan dari 7 pembangkit baru ini dapat tersalurkan ke pelanggan dengan lancar. Dengan tambahan pasokan listrik di Jawa-Bali, PLN optimis dapat menuntaskan daftar tunggu sambungan baru dan memenuhi kebutuhan listrik bisnis dan industri.

7 pembangkit tersebut adalah PLTU 1 Banten-Suralaya (1 x 625 MW), PLTU 3 Banten-Lontar (3 x 315 MW), PLTU 1 Jabar-Indramayu (3 x 330 MW), PLTU 2 Jabar-Pelabuhan Ratu (1 x 350 MW), PLTU 1 Jateng-Rembang ( 2 x 315 MW), PLTU 1 Jatim-Pacitan (2 x 315 MW), PLTU 2 Jatim-Paiton (1 x 660 MW). Sehingga sistem kelistrikan Jawa-Bali akan mendapat tambahan pasokan daya dengan total 4.830 MW.

Disamping penyelesaian proyek-proyek pembagkit dan transmisi, dalam acara ini akan diberikan penghargaan pada kontraktor yang baik dan pemberi rapor pada kontraktor secara umum.

Ada juga acara penyerahan surat kuasa investasi (SKI) kepada para General Manager sehingga mulai Januari (awal tahun) semua unit PLN sudah bisa bekerja optimal dan diharapkan hasilnya juga lebih optimal.

Apel serupa juga dilaksanakan oleh PLN Direktorat Operasi Indonesia Timur yang meliputi Sulawesi, Kalimantan (kecuali Kalimantan Barat), Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Acara dipimpin oleh Direktur Operasi Indonesia Timur Vickner Sinaga yang dipusatkan di Balikpapan, Kalimatan Timur (5/1). Para General Manager Unit PLN se-Wilayah Indonesia Timur serta para mitra kerja PLN turut hadir dalam acara ini. Komitmen penyelesaian proyek pembangkit dan transmisi tepat waktu juga menjadi agenda utama acara ini. Sebab di tahun 2011, wilayah Indonesia Timur akan mendapat tambahan kapasitas daya dari pembangkit bagian proyek 10.000 MW luar Jawa. Pasokan listrik itu berasal dari PLTU Kalsel-Asam-asam ( 2 x 65 MW), PLTU 2 NTT-Kupang (2 x 16,5 MW), PLTU 2 Sulut-Amurang (2 x 25 MW), PLTU Sulsel-Barru (2 x 50 MW), PLTU Maluku Utara-Tidore (2 x 7 MW), dan PLTU 1 NTT-Ende (2 x 7 MW).

Selanjutnya menyusul PLN Direktorat Operasi Indonesia Barat akan menggelar apel yang sama bagi wilayah operasi Indonesia Barat yang meliputi wilayah Sumatera dan Kalimantan Barat. Apel akan dipimpin oleh Direktur Operasi Indonesia Barat Moch. Harry Jaya Pahlawan dipusatkan di Tanjung Karang, Propinsi Lampung (7/1)

Pembangunan pembangkit dan transmisi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas listrik terpasang di seluruh Indonesia. Sehingga secara bertahap akan meningkatkan kualitas, kuantitas, dan keandalan pasokan listrik di Indonesia. Sekaligus dalam rangka memenuhi permintaan listrik nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi. Untuk itu PLN mendapat penugasan dari pemerintah melalui Peraturan Presiden No. 71/2006 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden No. 59/2009 untuk membangun sejumlah pembangkit listrik berbahan bakar batubara. Sebanyak 36 (tiga puluh enam) pembangkit listrik berbahan bakar batubara, 10 (sepuluh) di Pulau Jawa dan 26 (dua puluh enam) di luar Pulau Jawa, beserta proyek transmisinya termasuk dalam Fast Track Program tahap I.

Info lebih lanjut hubungi:

Bambang Dwiyanto

Manajer Senior Komunikasi Korporat

Telepon : 021-7261122

Fac : 021-7227059

email : bambang.dwiyanto@pln.co.id

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)

Posted in Siaran Pers | Leave a comment

Pengembang Perumahan Tidak Perlu Investasi Listrik


(Jakarta 1/12) Pengembang
perumahan yang akan membangun rumah kini tidak perlu lagi mengeluarkan biaya
investasi untuk pembangunan jaringan listrik dan pembelian trafo. Biaya untuk
hal tersebut menjadi tanggung jawab PLN. Direktur Utama PLN Dahlan Iskan telah
menginstruksikan seluruh jajaran dibawahnya untuk melayani setiap permintaan
sambungan listrik untuk perumahan, berapapun daya tersambung yang diminta calon
pelanggan. Penyediaan jaringan standar tegangan Menengah (TM) dan tegangan
rendah (TR) termasuk trafo distribusi, sambungan rumah dan alat pengukur dan
pembatas (APP) atau meteran listrik menjadi tanggung jawab PLN.

Jika
ada kendala teknis, maka hanya dilakukan penundaan penyalaan dan calon
pelanggan tersebut dicatat dalam daftar tunggu yang dilengkapi dengan jadwal
penyalaan. Dengan demikian, calon pelanggan memperoleh kepastian waktu
penyalaan, kata Dahlan Iskan. Seluruh daftar tunggu yang masih ada juga harus
diperbaharui dan dilengkapi dengan data jadwal penyalaan bagi setiap calon
pelanggan. Seluruh daftar tunggu tersebut ditargetkan akan habis pada akhir
Maret 2011.  

Kebijakan
ini diambil oleh manajemen PLN setelah mempertimbangkan beberapa hal. Pertama,
Pemerintah saat ini telah mengakomodir model bisnis PLN, dimana selisih antara
biaya operasi dengan pendapatan ditutup dengan subsidi oleh Pemerintah. PLN
juga telah diberi margin usaha untuk kebutuhan investasi perluasan pelayanan.
Kedua, Pemerintah telah menetapkan tarif baru biaya penyambungan (BP) yang
cukup untuk membiayai sambungan rumah dan APP. Tarif BP yang baru tersebut
ditetapkan bersamaan dengan penetapan tarif listrik 2010 melalui Peraturan Menteri
Energi dan Sumber Daya Mineral No 07 tanggal 30 Juni 2010.

Dengan
kebijakan baru ini diharapkan pengembang perumahan dapat lebih fleksibel
mengatur rencana pembangunan rumah bagi rakyat tanpa harus terkendala dan tidak
perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk investasi listrik.

 

—————–
oOo ——————-

 

Info lebih lanjut hubungi:

 

Bambang Dwiyanto

Manajer Senior Komunikasi Korporat

Telp  : 021 7251234,
7261122

email : bambang.dwiyanto@pln.co.id

 

download file

Posted in Siaran Pers | Leave a comment

Akhir Maret 2011, Daftar Tunggu Sambungan Listrik Tuntas


(Jakarta 26/11) Setelah
krisis listrik yang mengakibatkan pemadaman bergilir selesai diatasi Juli lalu,
kini PT PLN (Persero) bertekad untuk segera menuntaskan daftar tunggu
permintaan sambungan listrik. Ditargetkan akhir Maret 2011 seluruh daftar tunggu
selesai dilayani. Direktur Utama PLN Dahlan Iskan secara tertulis telah
menginstruksikan jajarannya di seluruh daerah untuk fokus melayani daftar
tunggu permintaan sambungan listrik.

Diharapkan akhir Maret tahun depan,
masalah daftar tunggu sudah selesai dan tidak ada lagi daftar tunggu permintaan
sambungan listrik, kata Dahlan. Selain itu, PLN juga akan mendorong
tumbuhnya sambungan baru, khususnya bagi pelanggan industri dan komersial
(bisnis) sehingga mampu mendorong lebih cepat pergerakan roda perekonomian,
sekaligus menciptakan lapangan kerja baru. Listrik merupakan infrastruktur
vital untuk mendorong bergeraknya roda perekonomian. 

Hingga akhir September tahun ini, PLN
mencatat ada sekitar 1,5 juta calon pelanggan di seluruh Indonesia yang belum dapat
dilayani permintaan  listriknya. Mereka tercatat dalam daftar tunggu.
Kemudian melalui Gerakan Sehari Sejuta Sambungan yang dilaksanakan bersamaan
dengan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-65, 27 Oktober lalu, berhasil disambung
1.001.042 pelanggan baru. Gerakan ini bertujuan untuk menggerus angka daftar
tunggu, khususnya calon pelanggan rumah tangga. Disamping itu juga untuk
memberantas calo-calo listrik yang mengakibatkan membengkaknya biaya pasang
beru listrik yang sering dikeluhkan calon pelanggan. Dengan demikian, setelah
satu juta daftar tunggu berhasil disambung, maka saat ini masih tersisa sekitar
500 ribu calon pelanggan yang tercatat di daftar tunggu. Saat ini PLN terus
melayani permintaan sambungan listrik. 

PLN optimis bisa menyelesaikan daftar tunggu
hingga tahun depan. Hal ini karena pada akhir tahun ini dan tahun depan PLN
akan mendapatkan tambahan pasokan listrik dari proyek-proyek percepatan 10.000
MW tahap 1 yang selesai dibangun. Setelah daftar tunggu selesai maka PLN yang
akan proaktif untuk mencari pelanggan.

download file

Posted in Siaran Pers | Leave a comment

Proyek APBN PLN Akan Dilelang Secara e-proc


Jakarta (22/11) PT PLN (Persero) bekerja sama dengan Lembaga
Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) hari ini (Senin 22/11) di
Kantor Pusat PLN meluncurkan e-Procurement Layanan Pengadaan Barang/Jasa
Secara Elektronik (LPSE)-PLN
. Peluncuran dilakukan oleh Direktur Utama PLN
Dahlan Iskan dan Kepala LKPP Agus Rahardjo. Dengan demikian, proses pengadaan
barang/jasa yang dananya bersumber dari APBN dan dikelola PLN, mulai tahun 2011
akan dilaksanakan dengan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi. Pada tahun
2011, PLN mengelola dana APBN sebesar Rp 9 triliun untuk proyek listrik
perdesaan dan pembangunan proyek-proyek kelistrikan lainnya.

Sistem ini dikenal
dengan nama e-Procurement LPSE-PLN. Penyedia barang/jasa yang
berminat dapat mengikuti pelelangan melalui kantor PLN atau melalui internet
dari kantor masing-masing. Dokumen kualifikasi, dokumen pengadaan dan dokumen lainnya
dapat diunduh (download) melalui internet di 
http://eproc.pln.co.id/ Begitu pula dokumen penawaran harga oleh penyedia
barang/jasa silahkan diunggah (upload) melalui sistem LPSE-PLN ini.
Sementara itu, penjelasan pengadaan antara panitia dan peserta lelang cukup
dilakukan seperti chating saja. Karena semua sudah berjalan
sesuai sistem elektronik, maka hanya pemenang lelang yang datang ke PLN
diseluruh Indonesia untuk tandatangan kontrak pekerjaan. Proses pengadaan
selesai.

Jauh sebelumnya, sejak
tahun 2005 PLN telah sukses menggunakan sistem e-Procurement PLN (e-Proc PLN)
untuk proses pengadaan barang dan jasa yang sumber dananya berasal dari
anggaran PLN (APLN).

Melalui kedua sistem
e-Proc PLN-LPSE sangat memudahkan auditor KPK dan BPK  untuk
memonitor pelaksanaan pengadaan barang dan jasa APLN dan APBN di PLN sehingga
hal ini menjadi satu langkah bagi internal pre-audit yang lebih baik.
Diharapkan hasil post-audit nantinya juga akan lebih baik dan proses pengadaan
tidak akan menimbulkan masalah hukum.

LPSE merupakan unit
kerja penyelenggara sistem elektronik pengadaan barang/jasa yang didirikan oleh
LKPP untuk memfasilitasi PLN dalam melaksanakan pengadaan barang/jasa
pemerintah secara elektronik. LPSE-PLN akan menjalani fungsi antara lain :

-
Mengelola Sistem Pengadaan Secara
Elektronik (SPSE) PLN

-
Menyediakan pelatihan kepada Pejabat
Pembuat Komitmen (PPK)/Panitia dan Penyedia Barang/Jasa

-
Menyediakan sarana akses internet bagi
PPK/Panitia dan Penyedia Barang/Jasa

- Menyediakan bantuan
teknis untuk mengoperasikan SPSE kepada PPK/Panitia dan Penyedia Barang/Jasa

-
Melakukan pendaftaran dan verifikasi
terhadap PPK/Panitia dan Penyedia Barang/Jasa

eProc LPSE-PLN diharapkan bisa
membantu PLN mengimplementasi GCG untuk mewujudkan transparansi, kontrol,
keadilan (fairness), akuntabel, efisiensi dan mempercepat proses
pengadaan barang dan jasa. Sekaligus hal ini  juga dimaksudkan untuk
mencegah terjadinya praktek KKN dalam proses pengadaan barang/jasa. Proses
pengadaan yang kredibel dan transparan turut memberi andil dalam
mensejahterakan bangsa.

download file

Posted in Siaran Pers | Leave a comment