Perdana, 7 SPLU Masuk ke Kabupaten Karimun untuk Dukung UKM

Stasiun Penyedia Listrik Umum atau yang biasa disebut SPLU merupakan inovasi dan solusi yang diberikan PLN bagi kenyamanan dan keamanan pengguna listrik di mana saja, kapan saja. Sebentar lagi manfaat tersebut dapat dirasakan para pedagang atau pengusaha kecil menengah di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Pasalnya, 7 unit SPLU sudah masuk ke Kabupaten tersebut.

Ketujuh SPLU akan disebar di tiga pulau di Kabupaten Karimun, yakni Pulau Karimun, Pulau Moro dan Pulau Kundur.

Lokasi SPLU Pulau Karimun:
1. Taman Bunga
2. Pasar Malam
3. Recloser Batu Lipai
4. Kolong depan BCA
5. Simpang Coastal Area

Lokasi SPLU Pulau Kundur:
1. Pasar Akau Lama

Lokasi SPLU Pulau Moro:
1. Jalan Besar Moro

Butuh waktu sekitar dua minggu untuk proses instalasinya.

Ini adalah pertama kalinya SPLU masuk ke Kabupaten Karimun. Sebelumnya, SPLU telah masuk lebih dulu di Bintan, Anambas dan Tanjung Pinang.

Hadirnya SPLU di Pulau Karimun merupakan bentuk kepedulian dan dukungan PLN melalui CSR PLN Peduli terhadap pertumbuhan usaha kecil di kawasan hijau pulau, seperti di pinggir jalan dan pelabuhan. Selama ini para pedagang setempat menggunakan genset atau menyalur dari rumah warga.

"SPLU akan memberikan keamanan dan kepastian akan listrik yang digunakan untuk menekuni usaha mereka", ujar Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN, Wiluyo Kusdwiharto saat acara penyerahan bantuan SPLU di PLTU Karimun, Pulau Karimun, Jumat (2/3).

Penyerahan bantuan ini dilakukan bersamaan dengan peresmian beroperasinya 17 mesin diesel berkapasitas total 17.000 kW di PLTD Carok, Pulau Karimun. Bantuan diserahkan Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun.

90 Murid dapat Baca Pintar

Selain 7 SPLU, PLN juga memberikan Beasiswa Cahaya Pintar (Baca Pintar) sebesar Rp 243 juta kepada 90 murid kelas 2 dan 3 SMK/SMA/MA di Kepulauan Riau yang tersebar pada 6 lokasi berikut:
1) Kabupaten Bintan (20 siswa)
2) Kabupaten Karimun (30 siswa)
3) Kabupaten Lingga (10 siswa)
4) Kabupaten Anambas (10 siswa)
5) Kabupaten Natuna (10 siswa)
6) Kota Batam (10 siswa)

Dana yang disalurkan berasal dari zakat pagawai PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (YBM PLN) tahun 2017-2018.

Sebanyak 90 murid SMK/ SMA/ MA , masing masing akan menerima bantuan beasiswa sebesar Rp 300.000/bulan selama 9 bulan. Dengan bantuan biasiswa ini, YBM PLN berharap bisa meringatkan beban orang tua murid, sekaligus memotivasi semangat belajar murid.

Di samping beasiswa, PLN juga memberikan dana masing-masing Rp 40 juta untuk pembangunan MCK dan tempat wudhu di Tahfidzul Quran Atthohiriyah, Kecamatan Moro dan Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Kecamatan Karimun, serta bantuan 200 paket sembako dengan total nilai Rp 30 juta untuk masyarakat sekitar PLTD Bukit Carok.


Kategori Berita