(Indonesia) PLN Peduli Korban Letusan Kelud

(Kediri, 14/2) Sehari setelah meletusnya gunung Kelud di Jawa Timur, PLN langsung terjun ke daerah-daerah yang terkena dampak letusan gunun Kelud untuk memberikan bantuan bahan pangan dan masker udara kepada para pengungsi korban letusan yang ditampung di tempat-tempat pengungsian. Bantuan ini disalurkan melalui posko-posko pengungsian yang berada di Kediri dan Malang.

image026

Bersamaan dengan pemberian bantuan, para petugas PLN lengkap dengan kendaraan dan perlengkapan teknik dikerahkan untuk membersihkan jaringan listrik berupa trafo, tiang, dan kabel listrik yang tertimbun debu letusan gunung Kelud.

image059

Posted in Berita | Leave a comment

(Indonesia) PLN Manfaatkan Compressed Natural Gas (CNG) Untuk PLTGU Tambak Lorok

(Semarang, 27/1) Direktur Utama PLN, Nur Pamudji melakukan kunjungan kerja ke PT Indonesia Power UBP Semarang untuk melihat langsung kesiapan penyelesaian pembangunan terminal CNG (Compressed Natural Gas). Saat ini pembangunan CNG tersebut telah selesai dikerjakan dan siap untuk dioperasikan ke PLTGU Tambak Lorok, Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/01).

Dirut PLN_PLTU Tambak LorokPLTGU Tambak Lorok terdiri 2 blok, masing-masing blok terdiri dari gas turbine 3×100 Megawatt (MW) dan steam turbine 1×185 MW, direncanakan akan segera dioperasikan kembali pada bulan April 2014 karena sejak Oktober 2012 lalu dihentikan karena tidak mendapat pasokan gas. Untuk awalnya pasokan gas hanya sekitar 10 BBTUD dan secara bertaha akan mencapai full capacity 50 BBTUD ). Pasokan Gas 50 BBTUD dialirkan dari lapangan Gundih-Pertamina EP melalui pipa yang dibangun SPP dengan jarak 120 kilometer. Dengan beroperasinya PLTGU Tambak Lorok ini pasokan sistem Jawa Bali akan bertambah 465 MW dan penghematan sebesar Rp 292 milyar pertahun.

Posted in Berita | Leave a comment

(Indonesia) PLN Normalkan Pasokan Listrik Di Saat Banjir

(Jakarta, 21/1) Petugas Pelayanan Teknik PLN Grogol Distribusi Jakarta Raya & Tangerang sedang melakukan pekerjaan membersihkan dan mengeringkan pengaman (fuse tegangan rendah) di gardu distribusi D 102 C pasca terendam banjir di Jl. Pertamburan II Tanah Abang Jakarta Pusat Selasa (21/1).

Normalisasi Gardu Listrik Pasca BanjirHingga 21 Januari 2013, masih terdapat 259 gardu distribusi yang dipadamkan dari total 17.678 gardu yang tersebar di seluruh Jakarta dan Tangerang. Adapun daerah yang terkena dampak pemutusan aliran listrik yaitu Cengkareng, Cikupa, Lenteng Agung, Bandengan, Kebon Jeruk, Cempaka Putih, Kramatjati, Jatinegara, Menteng, dan Tanjung Priok.

Posted in Berita | Leave a comment

(Indonesia) Aksi Sosial PLN Peduli Korban Banjir

(Jakarta, 18/1) PLN menyerahkan bantuan kepada pengungsi korban banjir yang ditampung di GOR Otista Jatinegara, Jakarta. Terdapat sekitar 1600 pengungsi dari kelurahan Kampung Pulo Jatinegara dan Kampung Melayu.

imageBantuan berupa bahan makanan pokok dan pakaian diserahkan oleh Asisten Manajer Corporate Social Responsibility (CSR) PLN, Abdul Rahman, kepada Wakil Camat Jatinegara, Manson, disaksikan Direktur PNPB, Tommy dan wakil PLN Area Jatinegara, Syarifudin , di Jatinegara, Sabtu (18/1).

Posted in Berita | Leave a comment

(Indonesia) PLTU Riau Akan Beroperasi Tahun Ini

Riau, Sabtu (11/1) Proyek PLTU Riau merupakan salah satu proyek percepatan 10.000 MW tahap 1 di luar Jawa dengan kapasitas 2 X 110 MW yang terletak Kec. Tenayan Raya. Saat ini progres pekerjaannya sudah mencapai 72,4 %. Proyek PLTU Riau akan selesai dan beroperasi Comersial Operasional Date (COD) untuk Unit 1 pada bulan September 2014 dan untuk Unit 2 pada Desember 2014.

imageDengan beroperasinya PLTU Riau ini akan sangat membantu sistem kelistrikan Sumatera Bagian Tengah khusus Riau. Saat ini beban puncak di Riau mencapai 474 MW sedangkan daya mampu pembangkit di Riau 400 MW dan dibantu oleh sistem Sumatera sebesar 80 MW.

Pertumbuhan kelistrikan di Riau dan Kepulauan Riau saat ini mencapai 14 persen pertahun.

Posted in Berita | Leave a comment

(Indonesia) Kini, 55% Pasokan Listrik di Sumba dari Energi Terbarukan

Pasokan listrik yang berasal dari energi baru dan terbarukan (EBT) ke pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus ditingkatkan.Pada hari Senin 30 Desember 2013, Direktur Operasi Indonesia Timur (DIROPIT) PLN Vickner Sinaga meresmikan pengoperasian beberapa pembangkit listrik berbasis EBT (mikro hidro dan surya) di pulau Sumba, yaitu Pusat Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) Kamanggih daya 1 x 40 kilo Watt (kW), PLTMH Lapopu daya 2 x 800 kW dan Pusat Listrik Tenaga Surya (PLTS) Salura daya 1 x 150 kilo Watt peak (kWp). Turut diresmikan juga PLTS Semau daya 1 x 450 kWp di Kupang. Pengoperasian PLTMH dan PLTS ini untuk menggantikan pembangkit berbahan bakar minyak yang biayanya mahal.

Dengan beroperasinya PLTMH dan PLTS tersebut maka kini kebutuhan listrik di pulau Sumba mayoritas dipasok dari pembangkit berbahan bakar energi terbarukan (55%). Total beban puncak di pulau Sumba yang terdiri dari empat kabupaten yaitu Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Barat Daya sebesar lebih kurang 8 Mega Watt (MW). Hal ini merupakan tahapan perjalanan pulau Sumba menuju iconic island dimana nantinya 100% kebutuhan listrik di pulau ini akan dipasokan dengan energy baru dan terbarukan.

Saat ini pasokan listrik yang bersumber energi baru dan terbarukan di pulau Sumba adalah PLTMH Lokomboro daya mampu 2,3 MW, PLTMH Laputi 32 kW, PLTS Bilachenge 480 kWp, PLTMH Kamanggih 40 kW dan PLTMH Lapopu 1,6 MW sehingga total daya energi baru terbarukan sebesar 4,452 MW. Hal ini tentu sangat signifikan dalam menekan biaya produksi listrik.

Dalam sambutannya Vickner Sinaga meminta agar PLN Wilayah NTT dan PLN Area Sumba terus mengusahakan penambahan pembangkit non BBM agar terwujud Sumba 100 % EBT pada tahun 2014 dengan memanfaatkan local wisdom.

100% Pelanggan Prabayar

Pada saat yang sama diserahkan pula penghargaan rekor MURI oleh Museum Rekor Indonesia kepada DIROPIT PLN Vickner Sinaga untuk pelaksanaan 100 % pelanggan dilayani dengan listrik prabayar (listrik pintar) di pulau Sumba yang terdiri dari empat kabupaten dan satu pulau. Listrik prabayar adalah layanan berlangganan listrik dimana pelanggan memiliki keleluasaan dan kemudahan penuh dalam mengatur penggunaan listrik dan mengatur anggaran biaya listrik sendiri. Dengan berlangganan listrik prabayar kita juga terbebas dari kesalahan catat meter, kesalahan perhitungan rekening dan terbebas dari kemungkinan didatangi petugas pemutusan listrik arena lupa atau terlambat membayar rekening listrik.

Posted in Berita | Leave a comment

(Indonesia) Pasokan Listrik Pada Perayaan Natal & Tahun Baru 2014 Aman

(Depok, 23/12) Untuk memastikan pasokan listrik aman menjelang perayaan Natal dan tahun baru, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Susilo Siswoutomo, bersama Inspektur Jenderal ESDM, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, melakukan peninjauan ke kantor induk PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (P3B) Jawa Bali di Cinere, Senin (23/12).

Wamen ESDM ke P3BJBMenurut Wakil Menteri, pasokan listrik untuk keperluan masyarakat dalam menyambut perayaan Natal 2013 dan tahun baru 2014, cukup aman. Seperti biasanya, kata Susilo, PLN sudah siap menyediakan kebutuhan listrik bagi masyarakat Indonesia maupun industri. Kondisi penyediaan tenaga listrik secara nasional pada periode H-3 Natal 2013 sampai H+7 Tahun Baru 2014 sangat cukup, dimana rata-rata daya mampu pembangkit sebesar 31.868 MW dengan beban puncak sebesar 27.532 MW sehingga masih terdapat cadangan operasi sebesar 4.336 MW.

Posted in Berita | Leave a comment

(Indonesia) PLN Mendapat Penghargaan Dari AIMI

(Jakarta, 20/12) Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) memberikan penghargaan atas upaya PLN mendekatkan ibu menyusui dengan bayinya. Sejak 7 Oktober 2011 lalu, Manajemen PLN membuat ruang asuh bayi bagi bagi pegawai perempuannya yang sedang menyusui atau mempunyai momongan, bayi atau balita. Penghargaan perusahaan pendukung pemberian ASI ini diberikan langsung oleh Farahdibha Tenrilemba, sekertaris jendral AIMI kepada Manajer Senior Pelanan Kantor Pusat, Sugeng Budiyanto, Jum’at (20/12) di PLN Pusat.

Penghargaan AIMIMenurut Sekjen AIMI Farahdibha Tanrilemba, PLN dipilih sebagai perusahaan yang Pro ASI karena telah memberikan ruang laktasi yang bisa untuk menyusui, memerah, dan menyimpan Asi selama jam kerja. “PLN juga telah memberikan dukungan kepada ibu menyusui dengan memberikan cuti melahirkan yang pengaturannya fleksible. Manajemen PLN pun telah memberikan kesempatan untuk menyusui dan memerah ASI yang layak selama jam kerja,” ucapnya.

Ruang Asuh Bayi ini merupakan fasilitas ruang penitipan anak (baby day care) yang disediakan oleh PLN Kantor Pusat, mengingat saat ini tercatat potensi pegawai perempuan yang sedang dan akan memiliki bayi cukup banyak.

Ruang ini adalah salah satu media yang tepat sebagai solusi bagi persoalan kompleks yang dihadapi pegawai perempuan yang harus memikirkan pekerjaan dan anak serta membagi waktu antara pekerjaan dan memerah ASI di kota besar seperti Jakarta dan sudah banyak dimiliki oleh banyak perusahaan.

Dengan adanya ruang asuh bayi ini, pegawai PLN yang mempunyai bayi atau balita dapat dengan mudah mengantarkan/memberikan ASI dan yakin bahwa bayinya dirawat dengan benar serta tidak khawatir akan keadaan momongan yang ditinggal di rumah selama jam kerja. Dengan demikian, pegawai tersebut mampu mengoptimalkan performa kerja, karena pegawai perempuan yang memiliki momongan lebih fokus dan tenang dalam bekerja, tidak sering ijin pulang untuk mengantarkan ASI perahan atau ijin menyusui.

Ruang Asuh Bayi dibuka sejak pukul 06.00 s.d. 18.00 setiap hari kerja, dengan fasilitas antara lain; tempat tidur bayi dan tempat ganti popok bayi, tempat sterilisasi susu, meja makan balita, tempat bermain, mainan anak-anak, buku-buku dan sebagainya. Setidaknya, ruang asuh bayi PLN ini bisa menampung sedikitnya 30-an balita. Ruangannya sangat nyaman, bersih, dan didesain dengan warna khas anak-anak. Ditembok dilukis gambar bunga dan binatang. Tak ketinggalan berbagai mainan mulai puzzle, mobil-mobilan, serta tempat belajar juga buku-buku.

Posted in Berita | Leave a comment

(Indonesia) Peluncuran Buku Saatnya Hati Bicara 2

(Jakarta, 19/12) Seorang manajer yang selama ini mengaku sering menerima gratifikasi dari rekanan, tiba-tiba melakukan perenungan. Dirinya merasa tidak akan bisa menjalankan komitmen PLN bersih dengan baik dan mantap jika masih terus menjalankan kebiasaan lamanya. Karena itu kemudian dia berbalik, melaporkan gratifikasi uang yang baru diterimanya ke KPK. Dengan bangga dia tunjukkan surat keputusan pimpinan KPK tentang penetapan status gratifikasinya menjadi milik negara dan harus disetorkan ke kas KPK. Selanjutnya dia tidak lagi mau menerima pemberian dari rekanan.

Seorang pegawai yang bertugas mengurusi pajak perusahaan menyesali perbuatan yang pernah dilakukannya yaitu memanipulasi perhitungan pajak untuk memperoleh keuntungan pribadi. Kenapa menyesal? Uang yang didapat dengan cara tidak benar itu digunakan untuk mengobati ayahnya yang sedang sakit, dan ternyata tubuh sakit ayahnya seperti menolak pengobatan itu hingga akhirnya meninggal dunia.

Buku Saatnya Hati Bicara (SHB) yang berisi tulisan-tulisan pegawai PLN mengenai pengalamannya memerangi korupsi, pertama kali diluncurkan pada 27 Maret 2013 lalu. Mengakhiri tahun 2013 ini, manajemen PLN pun kembali menerbitkan dan meluncurkan buku SHB Jilid 2. Dalam “bincang pagi akhir tahun bareng direksi dan launching buku saatnya hati bicara 2″, Kamis (19/12) Dirut PLN Nur Pamudji bersama jajaran direksi lainnya, kembali meluncurkan pengalaman pegawai dalam memberantas korupsi di tubuh PLN tersebut.

Launching SHB2Dirut PLN Nur Pamudji mengatakan, program PLN Bersih itu tidak sekadar berbicara no suap dan no gratifikasi. Tapi juga berbicara konflik kepentingan. Karena menurutnya, tidak sedikit para pegawai PLN memanfaatkan jabatannya untuk membantu teman atau kerabatnya mempermudah urusan dengan PLN. Seperti kasus di suatu Area PLN, seorang manajer PLN menangkap pencuri listrik dan si pencuri terkena denda atau tagihan susulan lebih dari Rp 1 miliar. Ternyata pencuri listrik ini mempunyai kerabat yang bekerja di PLN bahkan menjadi pejabat pula di PLN Pusat.

“Tentu hal ini akan menjadi konflik kepentingan, karena si pejabat PLN itu akan berusaha mempengaruhi pegawai PLN lainnya yang menangani kasus tersebut. Pejabat ini berusaha menekan general manajer, manajer, satuan hukum, agar dendanya bisa dikurangi dan sebagainya. Hal-hal seperti ini harus ditangani dengan baik,” ujar Nur.

Selanjutnya di http://www.pln.co.id/?p=9552

Posted in Berita | Leave a comment

(Indonesia) PLN Raih Peringkat 1 Keterbukaan Informasi Publik 2013

(Jakarta, 12/12) Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh KIP sejak 7 Oktober hingga 4 Desember 2013 terhadap 323 Badan Publik, PT PLN (Persero) berhasil meraih Terbaik 1 untuk kategori BUMN yang untuk pertama kalinya dilakukan oleh KIP. PLN mendapatkan skor 74,092 dengan menyisihkan 59 BUMN lainnya. Nilai rata-rata Keterbukaan Informasi Badan Publik untuk kategori BUMN dari skala 0 – 100 adalah 38,070.

Peringkat 1 KIP 2013Kegiatan penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik tahun 2013, dilakukan di Istana Wakil Presiden, Kamis (12/12) siang. Direktur Utama PLN, Nur Pamudji menerima penghargaan yang langsung diserahkan oleh Wakil Presiden, Boediono.

Komisi Informasi Pusat (KIP) pada tahun 2013 ini, kembali melakukan pemeringkatan terhadap Badan Publik dalam upaya memantau sejauh mana Badan Publik telah menerapkan dan melaksanakan Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. KIP sejak tahun 2011 telah melakukan pemeringkatan kepada Badan Publik, dan untuk tahun 2013, terdapat 4 kategori Badan Publik yang dilakukan penilaian, yaitu : (1) Badan Publik Pemerintahan, (2) Badan Publik Provinsi, (3) Badan Publik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan (4) Badan Publik Partai Politik Nasional.

“Dari 137 BUMN yang kami kirimkan formulir untuk mengikuti kegiatan pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik yang baru pertama kali kami lakukan untuk BUMN, ternyata tingkat partisipasinya masih sangat minim, hal ini terbukti dari 137 BUMN tersebut hanya 59 BUMN yang mengembalikan formulir. Hal ini perlu mendapat perhatian dari semua BUMN, karena pengelolaan dan keterbukaan informasi bagi setiap Badan Publik termasuk BUMN adalah hal yang penting untuk dilakukan” ujar Ketua KIP, Abdulhamid Dipopramono.

“Dalam melakukan pemeringkatan terhadap Badan Publik, kami menggunakan metode penyebaran Kuisioner Penilaian Mandiri atauSelf Assesment Questioner ke seluruh lembaga publik, yang kemudian dilanjutkan dengan visitasi dan wawancara oleh Tim Penilai untuk melakukan klarifikasi, dimana lembaga publik menyertakan dokumen pembuktian berupa hard maupun soft copy serta dokumen yang terdapat di website masing-masing lembaga publik” lanjut Ketua KIP, Abdulhamid Dipopramono.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Presiden, Boediono berpesan agar partisipasi dari Lembaga Publik agar dapat ditingkatkan pada pelaksanaan yang mendatang karena hal ini menunjukkan keseriusan dari setiap lembaga publik dalam melaksanakan Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik.

“Keterbukaan Informasi ini adalah salah satu elemen penting dalam demokrasi di negara ini. Maka bagi lembaga publik yang masih belum melaksanakan sepenuhnya undang-undang keterbukaan informasi publik agar segera membenahi dan melaksanakannya” ujar Wakil Presiden, Boediono.

Posted in Berita | Leave a comment