PT Pindad (Persero) pada Latma Safkar Indopura 24/2012<!--:-->

Sebagai salah satu produsen peralatan pertahanan dan keamanan di Indonesia, PT Pindad (Persero) berpartisipasi dalam kegiatan Display alutsista dan Asistensi Latihan dalam rangka Latma Safkar Indopura 24/2012, pada tanggal 21 Nopember 2012. Pameran Display Alutsista ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Latihan Tempur Bersama antara Angkatan Darat Indonesia dan Singapore Army Forces yang diadakan pada tanggal 21-28 Nopember 2012. Kegiatan yang bertempat di Pusat Pendidikan Infanteri Cipatat ini dimulai pada tanggal 21 Nopember 2012 dan dibuka dengan opening ceremony yang dihadiri oleh para tentara Angkatan Darat Indonesia dan Singapore Army Forces. Upacara ini dipimpin oleh Wakasad RI Letnan Jenderal Budiman dan Wakil Kepala Singapore Army Forces, Brigadir Jenderal Tung Yui Fai. Pada hari yang sama pula, diselenggarakan display alutsista dari Singapore Army Forces, Yonif 323 Raider, Yonif 201 Mekanis, dan PT Pindad (Persero).

Sebagai materi pameran, PT Pindad menampilkan beberapa produk alusista andalannya. Produk-produk tersebut adalah : Senjata, yang terdiri dari : Senapan SS1-V1,  SS2-V1, SS2-V2, SS2-V4, dan SS2-V5; Pistol G2 tipe Combat dan Elite; Mortar MO1, MO2, dan MO3; SM2; SPR-2 beserta silencer; SPR-3; dan maket munisi. Selain produk senjata dan munisi, PT Pindad juga membawa produk kendaraan tempur yang masih menjadi primadona, yaitu Panser Anoa 2, kendaraan taktis yang baru saja diberi nama oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Komodo, juga beberapa mock up Panser. Setelah mengunjungi stand pameran, rombongan Angkatan Darat RI dan Singapore Army Forces, melakukan uji kendaraan tempur. Kendaraan tempur yang digunakan adalah Panser Anoa milik TNI Angkatan Darat dan Terrex milik Singapore Army Forces. Mereka berkeliling mengitari komplek Pusdikif Cipatat.

Kegiatan ini diadakan selain untuk mengetahui kualitas peralatan tempur masing-masing negara, mengetahui strategi bertempur masing-masing negara, juga untuk memelihara hubungan baik antara Indonesia dan Singapura melalui bidang militer. Sedangkan untuk PT Pindad sendiri, dengan turut serta dalam kegiatan ini, PT Pindad dapat mengukuhkan eksistensinya sebagai salah satu penyokong utama industri pertahanan dan keamanan di Indonesia. (Anggia Susada Mantarlia)

Kategori Berita