Pindad Menghadiri Kegiatan "ADMM Plus EWG On PKO and HMA 2019"

Direktur PT Pindad (Persero), Abraham Mose menghadiri acara pembukaan latihan militer gabungan internasional dan mini exhibition bertajuk "ADMM Plus EWG On PKO and HMA 2019" berlokasi di PMPP TNI, Sentul, Bogor (16/9). Kegiatan latihan gabungan internasional diikuti oleh 10 Negara ASEAN;Indonesia, Brunei Darussalam, Kamboja, Myanmar, Vietnam, Laos, Malaysia, Thailand, Singapura, Philipina dan dan 8 negara tambahan yang terdiri dari ; Australia, China, Jepang, India, Selandia Baru, Korea Selatan, Rusia dan Amerika Serikat. Menteri Pertahanan Indonesia, Ryamizard Ryacudu secara resmi membuka pelatihan dan mini exhibition tersebut.


Dalam sambutannya, Ryamizard optimistis akan terwujudnya ASEAN sebagai kawasan aman, makmur dan sejahtera. Salah satu cara untuk mewujudkan sinergi untuk mewujudkan kerjasama dan perdamaian di ASEAN dengan melakukan latihan gabungan internasional. "Latihan militer adalah prioritas kebijakan saya untuk kebaikan prajurit dan merupakan kunci kesuksesan operasi lapangan guna mewujudkan pertahanan keamanan dan rasa saling percaya serta kesetaraan di negara-negara ASEAN". Ryamizard juga mengapresiasi keterlibatan personel perempuan yang memiliki peran penting untuk persuasif memperbaiki konflik, menjadi role model serta memberikan rasa aman bagi wanita dan anak-anak.

Kegiatan dilanjutkan dengan tinjau mini exhibition oleh Menteri Pertahanan RI. Mini exhibition diikuti oleh : CSS Group, PT Dirgantara Indonesia (Persero), Indo Defence, PT Garda Persada, PT Rajawali Lintas Kreasi, Infoglobal, PT Sentra Surya Ekajaya, PT Lundin Industri, Bhimasena & group, PT Ridho Agung Mitra Abadi, PT Jala Berkat Nusantara Perkasa, PT PAL Indonesia (Persero), Rudy Project, PT Venamon, PT Sari Bahari, PMPP TNI, Militer Laos, Militer Korea dan PT Pindad (Persero).

Pada saat mengunjungi booth PT Pindad, Abraham Mose menyambut Ryamizard Ryacudu. Abraham kemudian menjelaskan berbagai varian produk terbaik Pindad termasuk produk inovasi terbaru, Pistol Armo V1, Armo V2, Armo V3 yang terbuat dari bahan Polymer. Material Polymer secara efektif dapat mengurangi bobot senjata api namun tidak mengurangi kualitas dan akurasi. Selain itu, senjata andalan PT Pindad yang menjuarai AARM dan AASAM, SS2 V4 HB dihadirkan dalam pameran tersebut. 


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel