PINDAD RESMI KANTONGI SERTIFIKAT TIPE SENJATA UDARA MILITER RHAN 122 B

Kontingen petembak TNI AD menjadi juara umum yang ke-12 kali berturut-turut pada lomba tembak internasional Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) yang digelar pada 26 Maret sampai 2 April 2019 di Puckapunyal Military Range, Australia. Pindad memberikan apresiasi sebesar 1,25 Miliar Rupiah kepada seluruh kontingen petembak atas prestasi gemilang mempertahankan juara AASAM pada 23 Juli 2019 di Markas Besar Angkatan Darat (MABESAD), Jakarta.

Acara dihadiri oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (WAKASAD), Letjen TNI Tatang Sulaiman, Direksi serta Komisaris Pindad.

Jenderal TNI Andika Perkasa menyampaikan terimakasih atas apresiasi yang diberikan oleh Pindad kepada kontingen petembak.

“Terimakasih atas apresiasi dari Pindad terhadap kontingen petembak TNI AD yang menjuarai AASAM 2019”, ujar Andika.

Direktur Utama Pindad, Abraham Mose memberikan selamat dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen petembak TNI AD atas prestasi membanggakan mempertahankan juara AASAM 2018 menggunakan senjata organik dan munisi buatan Pindad.

“Siang ini kita melaksanakan penyerahan apresiasi dari Pindad kepada Kontingen AASAM TNI AD yang sudah menjuarai kejuaraan tembak tersebut selama 12 kali berturut-turut. Pertama Ini tentunya merupakan kebanggaan rakyat Indonesia untuk TNI AD. Dan yang kedua tentunya merupakan rasa terima kasih kami, khususnya dari Pindad, sehingga hari ini kami memberikan apresiasi untuk Kontingen”, ujar Abraham.

Pindad berharap kontingen petembak TNI AD terus menjaga prestasi juara dan mengharapkan masukan, saran dan dukungan TNI AD untuk terus meningkatkan kualitas produk Pindad.

“Kami dari Pindad izin menitip pesan agar prestasi ini terus dijaga, tetap berlatih untuk menjaga supaya juara karena ini merupakan kebanggan seluruh rakyat Indonesia, dan khsususnya kebanggan untuk Pindad. Selanjutnya tentunya rasa bangga ini yang terus mendorong komitmen kami untuk memberikan support , masukan dan koreksi, saran atau apapun juga untuk kami memperbaiki diri terutama untuk produk-produk dari Pindad”, lanjut Abraham.

Indonesia berhasil menjadi juara AASAM selama 12 kali berturut-turut sejak tahun 2008. Yang lebih membanggakan, petembak Indonesia menjadi juara menggunakan produk Pindad, buatan dalam negeri, yaitu senjata Karaben SS2 V2 Heavy Barrel, Senapan SS2 V4 Heavy Barrel serta munisinya. Prestasi ini membuktikan bahwa kualitas senjata buatan dalam negeri mampu mengungguli senjata buatan negara-negara lain.

Indonesia secara total meraih juara umum lomba tembak AASAM tahun 2019 setelah meraih 21 emas, 14 perak, dan 10 perunggu di berbagai materi lomba tembak yang diperebutkan. AASAM merupakan lomba tembak bergengsi antar Angkatan Darat yang tahun ini diikuti 20 negara di wilayah Asia-Pasifik dan beberapa negara dari Benua Amerika dan Eropa seperti Amerika Serikat, Inggris, Perancis hingga tuan rumah Australia.


Kategori Siaran Pers
Sub Kategori Siaran Pers