Wakil Ketua DPR: "Kami Dukung Pindad Tingkatkan Pasar di MEA"

Bandung, 25 Januari 2016, Wakil Ketua DPR Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan, Agus Hermanto beserta jajaran melaksanakan kunjungan kerja ke salah satu industri strategis, PT Pindad (Persero). Wakil Ketua DPR diterima oleh Direktur Utama, Silmy Karim di Auditorium gedung Direktorat kantor Pindad, Bandung. Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan membawahi Komisi IV (Pertanian, Pangan, Maritim, Kehutanan), Komisi V (Infrastrutur dan perhubungan), Komisi VI (Perindustrian, Investasi, Persaingan Usaha, termasuk BUMN didalamnya) dan Komisi VII (Energi, Riset dan Teknologi, dan Lingkungan Hidup).

Dalam sambutannya, Silmy Karim mengharapkan dukungan DPR kepada Pindad dalam mewujudkan kemandirian industri pertahanan dan keamanan di Indonesia. “Indonesia harus memproduksi Alutsistanya sendiri, membangun suatu industri, SDM, research, semua merupakan suatu rangkaian yang berkaitan dan membutuhkan proses. Kami berharap Bapak-Bapak bisa ikut menjadi bagian dalam membangun industri pertahanan Indonesia, bagian daripada support untuk menjaga kedaulatan dan membangun kekuatan pertahanan yang riil, memproduksi sendiri,” tutur Silmy. “Dengan semangat baru, support luar biasa dari pemerintah, dan dengan dukungan DPR, Pindad akan menjadi lebih baik lagi. Kita siap ditegur, diberikan saran demi kemandirian dan kemajuan industri pertahanan di Indonesia,” Lanjut Silmy.

Agus Hermanto menyatakan apresiasinya terhadap produk Pindad yang berprestasi dalam perlombaan menembak Internasional. “Apresiasi tinggi kami kepada Pindad atas prestasi SS2 saat memenangkan Perlombaan menembak di Australia. Saya sangat bangga sebagai rakyat Indonesia bisa mempunyai produk yang unggul dan berprestasi, Kami mendukung Pindad,” tuturnya.

Agus mendukung Pindad untuk meningkatkan kualitas produknya dan memperluas Pasar di MEA. “Saat ini kita sudah memasuki MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), Sebenanya MEA bukan dimaksudkan bersaing dengan negara-negara ASEAN, tetapi kita menghimpun kekuatan untuk bisa bersaing secara global. Kami harapkan produksi Pindad ini menjadi keunggulan MEA, paling tidak negara-negara ASEAN dapat menggunakan produk Pindad yang memiliki keunggulan. Kami menyarankan Pindad promote juga ke MEA, fokus pada negara-negara ASEAN, supaya setelah kita kuat di ASEAN, selanjutnya kita bersaing secara global,” Tutur Agus.

Acara dilanjutkan dengan paparan, diskusi dan plant tour. Rombongan mengunjungi fasilitas produksi Divisi Kendaraan Khusus untuk melihat proses produksi kendaraan khusus, senjata, serta mencoba performa produk senjata PT Pindad (Persero) seperti senapan SS2. (Ryan)







Kategori Artikel