Pindad Menggelar Seminar Penguasaan Teknologi Rudal Nasional

“Penentuan Strategi dan Percepatan Penguasaan Teknologi Rudal”

Bersama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan menggandeng SAAB Swedia, PT Pindad (Persero) menyelenggarakan seminar nasional yang bertajuk Achieving Air Defence Superiority Through the Latest Missile and Sensor Technology, 15 September 2016. Bertempat di Ruang Komisi Utama Lantai 3 Gedung 2 BPPT, Jakarta, akan dilaksanakan seminar mengenai kebutuhan dan penentuan strategi mengenai percepatan penguasaan rudal nasional dengan mengundang para pengambil keputusanyang terkait.

Teknologi rudal merupakan salah satu dari 7 Program Prioritas dalam pengembangan industri pertahanan dan keamanan yang merupakan hasil keputusan dari Sidang Pertama Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) yang dipimpin Presiden RI pada tahun 2014, selain jet tempur, kapal selam, industri propelan, roket, dan tank sedang dan berat nasional. Beberapa konsorsium telah dibuat untuk mendukung program-program tersebut seperti konsorsium kapal selam, radar, dan roket.

PT Pindad (Persero) menjadi anggota Konsorsium Roket Nasional bersama dengan beberapa perusahaan BUMN dan instansi pemerintah yang dimotori oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, PT Pindad (Persero) berperan aktif dalam menentukan desain roket dan menguji performansi lewat berbagai macam uji peluncuran roket. Berbekal pengalaman dalam Konsorsium Roket Nasional, yang didukung kebutuhan pengadaan rudal dari pihak TNI, dan dibantu pihak SAAB Swedia yang telah menguasai teknologi rudal, maka Pindad bersama BPPT mengadakan seminar ini guna mengundang para stakeholders untuk duduk bersama dalam merumuskan strategi untuk percepatan penguasaan teknologi rudal nasional.

Dalam seminar ini, akan disampaikan presentasi  dari Kementerian Pertahanan terkait strategi penguasaan teknologi rudal, kebutuhan teknologi rudal sesuai strategi pertahanan udara, serta presentasi dari SAAB Swedia mengenai teknologi rudal dan sensor terkini. Selain itu, PT Pindad (Persero) akan menjadi salah satu panelis utama dalam diskusi panel, lewat pengalaman dalam kegiatan pengembangan roket nasional selama ini.

Lewat beberapa mata acara tersebut, diharapkan dapat menghasilkan keputusan strategis mengenai arah kebijakan penguasaan teknologi rudal yang berangkat dari kebutuhan strategi pertahanan udara. Keputusan tersebut akan berujung kepada rekomendasi strategi percepatan penguasaan teknologi rudal, melalui konsorsium nasional, maupun kerjasama dengan pihak asing, termasuk SAAB Swedia.

Acara ini akan dihadiri 100 peserta yang berasal dari Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia (TNI), para direktur intansi-intansi pemerintahan, para Direktur BUMN dan para dekan universitas dan institut ternama nasional. Acara akan dibuka dengan sambutan dari Kepala BPPT dan Duta Besar Swedia untuk Indonesia, serta menghadirkan beberapa keynote speakers seperti Direktur Jenderal Potensi Pertahanan (Dirjen Pothan) serta Komandan Artileri Pertahanan Udara (Danpussen Arhanud).  

 

PT Pindad (Persero):

 

PT Pindad sebagai perseroan terbatas milik negara dibentuk pada tahun 1983. Perusahaan yang telah berdiri sejak masa kolonial Belanda ini secara aktif memproduksi berbagai alutsista untuk kebutuhan TNI dan mengekspor sejumlah produk unggulan, seperti amunisi dan kendaraan tempur ke pasar global. Selain menghasilkan alutsista, PT Pindad memproduksi komponen pendukung kegiatan industrial, antara lain pengait rel kereta api, motor traksi, generator, hingga crane kapal laut. Di tahun 2015, PT Pindad

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi :

 

Sekretaris Perusahaan :

 

Bayu A. Fiantoro

 

E-mail: bayu.fiantoro@pindad.com

 


Kategori Siaran Pers