Kesiapan Pindad dalam Memenuhi Kebutuhan TNI

BANDUNG – Direktur Peralatan Angkatan Darat (Dirpalad) bersama para pejabat terkait mengunjungi PT Pindad (Persero) pada Kamis, 4 Juni 2015. Rombongan diterima oleh Direktur Operasi Produk Pertahanan dan Keamanan (Dirops Hankam) PT Pindad (Persero) Tri Hardjono, jajaran Direksi, dan pimpinan terkait di Auditorium Gedung Direktorat PT Pindad. Dirpalad yang mengepalai Direktorat Peralatan Angkatan Darat (Ditpalad) dan bertanggung jawab terhadap seluruh peralatan yang digunakan oleh Angkatan Darat, khususnya material senjata, munisi, dan kendaraan tempur, ingin meninjau secara langsung bagaimana kesiapan Pindad dalam pemenuhan tersebut. “Pemenuhan peralatan pertahanan dan keamanan Angkatan Darat harus berjalan secara efektif dan efisien guna menunjang TNI AD dalam melaksanakan tugas pokoknya. Pindad, sebagai salah satu penyedia utama, kami harapkan sudah siap untuk melaksanakan pemenuhan peralatan pertahanan dan keamanan yang kami butuhkan,” ujar Dirpalad, Kolonel Cpl Dandang Doetoyo.

Tri Hardjono, Dirops Hankam PT Pindad (Persero), menyambut baik kunjungan rombongan Dirpalad yang hadir untuk menilik kesiapan Pindad dalam pemenuhan produk pertahanan dan keamanan milik TNI, khususnya Angkatan Darat. “Kedatangan Dirpalad dan rombongan merupakan kehormatan bagi kami, sekaligus kesempatan untuk Pindad memperlihatkan kesiapan kami dalam memenuhi kebutuhan TNI AD untuk Tahun Anggaran 2015 juga rencana Tahun Anggaran 2016,” ujar Tri.

Pada kesempatan ini, rombongan Dirpalad akan mengunjungi beberapa fasilitas produksi untuk produk senjata dan kendaraan khusus, sekaligus melakukan ujicoba secara langsung terhadap beberapa produk Pindad. “Kami akan mempersilakan rombongan Dirpalad untuk meninjau fasilitas produksi sekaligus mencoba secara langsung beberapa produk Pindad yang sudah kami hasilkan, maupun yang sedang dalam tahap penelitian dan pengembangan,” tutur Tri. Rombongan Dirpalad akan menguji performance produk kendaraan khusus, Panser Anoa 6x6 secara langsung; beberapa jenis senjata andalan Pindad seperti senapan SS2 berbagai varian dan pistol G2 Combat dan Elite yang berjaya di ajang lomba tembak Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 2015; dan produk senjata yang sedang dikembangkan PT Pindad (Persero) senapan SSX 7,62mm.

Proses pemenuhan peralatan pertahanan dan keamanan ini, diharapkan akan berjalan lancar dengan fasilitas produksi yang telah ditambah dengan beberapa mesin baru untuk meningkatkan kapasitas produksi senjata, munisi, dan kendaraan khusus. “Kapasitas produksi kami telah siap untuk memenuhi beberapa kontrak pengadaan untuk TA 2015. Dukungan Presiden dengan memberikan dana PMN akan kami maksimalkan penggunaannya, salah satunya untuk meremajakan dan menambah fasilitas produksi yang kini eksis. Kami harapkan, hal ini akan dapat terus meningkatkan kapasitas produksi Pindad seiring dengan kualitas produk yang semakin baik,” ujar Tri Hardjono.

 

Pindad terus berusaha untuk berkomitmen untuk tetap menjadi penyedia utama produk pertahanan dan keamanan untuk TNI, khususnya Angkatan Darat. Karena cita-cita luhur bersama yaitu kemandirian industri pertahanan dalam negeri akan bisa tercapai jika terjadi sinergi yang baik antara pengguna dan industri guna memaksimalkan potensi industri pertahanan nasional.

PT Pindad (Persero) :

PT Pindad sebagai perseroan terbatas milik negara dibentuk pada tahun 1983. Perusahaan yang akar sejarahnya telah berdiri sejak masa kolonial Belanda itu, aktif memproduksi berbagai alutsista untuk kebutuhan TNI, dan juga telah mengekspor sejumlah produk unggulannya seperti amunisi dan kendaraan tempur ke pasar global. PT Pindad selain menghasilkan alutsista juga memiliki divisi yang menghasilkan mesin industri seperti pengait rel kereta api, motor traksi, generator hingga crane kapal laut.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Sekretaris Perusahaan PT Pindad, Iwan Kusdiana

iwank@pindad.com

0812 2154 624

 

  

 


Kategori Siaran Pers