Kamis, 24 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Visi Perumnas : " Menjadi Pelaku Utama dalam penyediaan Perumahan dan Permukiman di Indonesia "

Prestasi

Penghargaan IQA 2011

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

Menurut Anda keunggulan yang dimiliki PERUMNAS dalam bidang perumahan adalah

View Results

Loading ... Loading ...

Produk

RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA (RUSUNAWA)

Rumah Susun Sederhana Sewa (RUSUNAWA) adalah rumah susun sederhana yang disewakan kepada masyarakat perkotaan yang tidak mampu untuk membeli rumah atau yang ingin tinggal untuk sementara waktu misalnya para mahasiswa, pekerja temporer dan lain lainnya. Rusunawa yang telah dibangun oleh Perumnas tersebar di beberapa kota besar seperti di Cengkareng, Koja, Kemayoran, Pasar Jumat, Pulogebang Jakarta, Surabaya, Cirebon, Batam, Makasar, Padang, Pontianak dan Samarinda.

RUMAH SUSUN SEDERHANA MILIK (RUSUNAMI)

Program Sejuta rumah dan program 1000 Menara telah mendorong Perumnas untuk memulai babak baru kembali ke pusat kota untuk “menata kota dan membangun rusunami” ini untuk mendekatkan msyarakat penghuninya ke tempat kerja ataupun kegiatan lainnya.

Pada beberapa tahuhn terakhir ini Perumnas memprogramkan pembangunan perumahan bekerja sama dengan instansi, Pemda, dll. Untuk menangani konsumen kolektif agar lebih dapat memenuhi kekurangan rumah yang selama ini belum bisa terpenuhi, baik oleh pengembang, pemerintah maupun swadaya masyarakat.

Prestasi saat ini sudah dibangun beberapa Rusunami di Jabodetabek, antara lain CityPark – Cengkareng, Bandar Kemayoran, Sentra Timur – Pulogebang, Center Point – Bekasi, Malaka Green – Klender dan akan terus berkembang. Sedang di luar Jabodetabek direncanakan di Antapani & Sarijadi-Bandung, Simpang 5 – Semarang, Panakukkang – Makasar, dan kota besar lainnya.

RUMAH TIDAK BERSUSUN

Perumnas sebagai Pengembang misi Pemerintah dalam menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, yaitu perumahan dan pemukiman, sejak didirikan pada tahun 1974 telah membangun lebih dari 500.000 unit rumah dengan berbagai tipe di seluruh provinsi di Indonesia.

Sebagai perintis pengembangan perkotaan, Perumnas telah berhasil melaksanakan misi pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan sampai di wilayah terpencil. Hal ini terbukti di antara kota-kota yang telah dibangun perumahan di lebih dari 150 kota. Dan Perumnas selalu konsisten fokus pada pembangunan kelas menengah ke bawah.

Perumahan yang dibangun Perumnas telah dilengkapi dengan fasilitas sosialnya sehingga tercipta lingkungan yang nyaman untuk ditinggali. Beberapa tipe Rumah Sederhana Sehat (RSh, RUmah Sederhana (RS), Rumah Menengah (RM).

Perumahan Karawang

KAWASAN SIAP BANGUN (KASIBA)

Pembentukan Kawasan Siap Bangun (Kasiba) yang berfungsi sebagai bank tanah (land banking), adalah jawaban atas berbagai fenomena yang berpotensi menghambat kelancaran pengadaan perumahan dan pemukiman di perkotaan. Terbatasnya persediaan tanah di perkotaan, mengakibatkan munculnya spekulan tanah sehingga harga tanah mahal. Untuk itu, pemerintah menertibkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 1999 tentang Kawasan Siap Bangun, dan Lingkungan Siap Bangun Yang Berdiri Sendiri.

Perumnas menjalankan amanat UU No.4 – 1972 tentang Perumahan dan Permukiman dan PP No.80 – 1978 tentang Kawasan Siap Bangun (Kasiba) dan Lingkungan Siap Bangun Yang Berdiri Sendiri (Lisiba BS). Perumnas telah mengembangkan kawasan skala besar dengan pola Kasiba adalah di Driyorejo Gresik (luas perencanaan 1000 Ha), Martubung Medan (300 Ha), Parung Panjang – Bogor (400 Ha), Kota Kekerabatan Maja – Lebak (300 Ha), serta Cengkareng (209 Ha)

PEREMAJAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH

Melalui proyek ini, Perumnas berkontribusi dalam mengurangi beban urban social problem. Palaksanaan peremajaan permukiman kumuh yang berada di tanah negara, sudah diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 1990 tentang Peremajaan Permukiman Kumuh di Atas Tanah Negara. Lampiran Inpres tentang pedoman pelaksanaan peremajaan permukiman kumuh, secara eksplisit menyebutkan bahwa Perumnas adalah salah satu institusi pemerintah yang bertugas melaksanakan penataan kota kembali melalui Program Urban Renewal dalam bentuk “vertical low cost housing”, baik beli (Rusunami atau Apartemen Bersubsidi) maupun sewa (Rusunawa).

Urban Renewal atau penataan kembali permukiman kumuh, sudah menjadi portofolio Perumnas. Sebelum terbitnya ketentuan ini, mulai tahun 1980-an Perumnas sudah mengawali program peremajaan permukiman kumuh dengan mengerjakan Proyek Urban Renewal anatar lain di Tanah Abang, Kebon Kacang, Kemayoran di Jakarta, Ilir Barat di Palembang dan Sukaramai di Medan. Pembiyaan proyek tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah baik dana APBN maupun dana bantuan luar negeri.

RUMAH SUSUN SEDERHANA

Pada tahun 1980, Perumnas merintis pembangunan perumahan secara vertikal (rumah susun), terutama di kota-kota besar yang lahan tanahnya makin terbatas. Selain untuk mengatasi keterbatasan lahan di kota besar, pembangunan rumah susun juga dilaksanakan untuk mendukung program peremajaan perkotaan.

Realisasi Rumah Susun Sederhana (Rusuna) ini tersebar di beberapa lokasi di Jakarta seperti Tanah Abang, Kebon Kacang, Klender, Kemayoran, dan PiloGadung. Di luar Jakarta, Rasuna juga dibangun di Bandung Sarijadi, Surabaya Menanggal, Medan Sukaramai, dan Palembang ilir Barat.

Dengan pengalaman yang konsisten di bidang penyediaan perumahan dan pemukiman. Demikian juga dalam hal mengelola Rusunawa. Perumnas yang saat ini mengelola hampir 7.000 unit satuan rumah susun di 16 lokasi yang terletak di 9 provinsi Indonesia.