Jumat, 25 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Visi Perumnas : " Menjadi Pelaku Utama dalam penyediaan Perumahan dan Permukiman di Indonesia "

Prestasi

Penghargaan IQA 2011

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

Menurut Anda keunggulan yang dimiliki PERUMNAS dalam bidang perumahan adalah

View Results

Loading ... Loading ...

FLPP, Solusi Memiliki Rumah Layak Huni Bagi MBR

10 Mei 2011



Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau yang dikenal dengan singkatan FLPP bertujuan untuk menyalurkan dana pembiayaan perumahan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan tujuan meningkatkan akses sumber pembiayaan lewat Bank Pelaksana. Demikian diungkapkan oleh Margustienny Oemar Ali, Pimpinan Badan Layanan Umum – Pusat Pembiayaan Perumahan (BLU-PPP), Kementerian Perumahan Rakyat di Metro TV, pada taping talkshow Senin (2/5) kemarin.

Dalam  talkshow yang akan ditayangkan Rabu (4/5) pukul 15.30 WIB ini, Margustienny Oemar Ali menambahkan yang berhak mendapat FLPP adalah masyarakat berpenghasilan maksimal Rp 2,5 juta per bulan untuk rumah sejahtera tapak dan Rp 4,5 juta per bulan untuk rumah sejahtera susun. Selain itu calon debitur juga harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)  dan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) serta belum pernah mendapatkan bantuan pembiayaan perumahan danmerupakan rumah pertama.

Pengelolaan dana FLPP ini diharapkan dapat membuat tingkat suku bunga KPR dapat diturunkan, khususnya untuk KPR Sejahtera. Bunga yang ditetapkan pun lebih rendah jika dibandingkan dengan bunga pasar yang berlaku yaitu di bawah 10 persen, dengan cicilan tetap selama masa tenor. Program FLPP ini dapat memfasilitasi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk mengangsur KPR Sejahtera tapak sampai dengan Rp 80 juta. Sedangkan untuk kepemilikan Rumah Sejahtera Susun dimungkinkan untuk memfasilitasi sampai dengan maksimum KPR Sejahtera Susun sebesar Rp 135 juta.

Margustienny Oemar Ali menambahkan bagi konsumen, skim FLPP jauh lebih menguntungkan. Sebab suku bunga rendah dijamin hingga akhir jangka waktu kredit, sebagai ilustrasi, apabila seseorang atau MBR akan membeli Rumah Sejahtera Tapak dengan nilai KPR sebesar Rp 50 juta maka dia akan dikenakan bunga / marjin sebesar 8,15 %. Sedangkan apabila masyarakat akan membeli Rumah Sejahtera dengan nilai KPR sebesar Rp 80 juta, maka bunga yang dikenakan sebesar 8,5 %.

Sementara ini baru Bank BTN dan Bank Bukopin yang bertindak sebagai penyalur FLPP. Sementara itu program ini sudah dilaksanakan di daerah Bekasi sekitar 2000 unit, Banjarmasin sekitar 1500 unit, Bogor, Palembang, Tangerang, Cirebon, Semarang, Medan, Pekan Baru dan Jambi.

Adapun 10 pengembang terbesar yang turut serta mendukung program FLPP ini, diantaranya adalah Perum Perumnas, PT Cahaya Bumi Pratama, PT Green Hiils Garden, PT Herlina Perkasa, PT Kiranasurya Perkasa, PT Sri Pertiwi Sejati, PT Persada jaya Artha,  PT Tujuh Bintang Mandiri, PT Mutiara Bojong Indah dan PT Madya Kreasi Lestari.

Bagi Calon nasabah yang ingin memiliki rumah melalui program FLPP, menurut Pimpinan BLU-PPP ini, calon nasabah mendatangi Bank Pelaksana yang terdekat di daerahnya untuk minta informasi mengenai program FLPP. Setelah mengetahui pengembang yang ikut program FLPP ini melalui bank pelaksana, calon nasabah bisa memilih kaveling sesuai dengan kemampuannya dan memenuhi persyaratan seperti yang telah dijelaskan di atas.  Setelah pengembang meminta kelengkapan data serta uang muka kepada calon nasabah, barulah kemudian pengembang mengusulkan kepada bank pelaksana untuk diproses. Kemudian bank pelaksana akan melakukan verifikasi calon nasabah KPR. Jika disetujui maka bank pelaksana akan mengeluarkan SP3K (Surat Persetujuan Prinsip Penjaminan Kredit).

Menurut Margustienny Oemar Ali masyarakat sangat antusias dalam menyambut program ini terutama bagi masyarakat di daerah yang harga lahannya masih terjangkau. Ke depan sudah 8 bank pembangunan daerah (BPD) yang menyatakan siap sebagai bank pelaksana FLPP.

Sumber : kemenpera.go.id



10 Tanggapan to FLPP, Solusi Memiliki Rumah Layak Huni Bagi MBR

  1. dadan says:

    Daftar mendapatkan fasilitas itu gimana…?
    Hubungi 08127692712

    Terimakasih

  2. Setiawan says:

    Bagaimana proses pendaftarannya…?

  3. sy mau tny bs ngak kt yg ngak pny rmh ikut program sprt itu,, tp kt ada mslh dng BI cheking????? Mhn dengan sangat solusinya…. (perlu anda ketahui untuk masalah BI cheking, itu d luar prediksi kami, dan kami tdk mau ada mslh sprt itu), tp skrg kami ingin sx pnya rmh dng ikut program FLPP… tq

  4. efi says:

    Nama saya Efi Sinaga.Umur 32 tahun.Saya pribadi berpenghasilan rp. 700 rb/bulan.NPWP dan SPT saya ada.Saya bekerja di pabrik.apa saya bisa mengajukan FLPP?karna selama ini kalau saya mau KPR ke salah satu bank selalu ditolak karna gaji saya tidak mencukupi.Lalu,maximal rumah seharga berapa yang saya dapatkan?tolong diberi penjelasan Pak/Ibu,karna selama ini saya masih tinggal ramai2 di rumah orangtua,dan pengertian FLPP ini belum saya dapat sepenuhnya. ini.Terimakasih

  5. ANOCTAVIA says:

    Prosedur dan Sosialisasi nya masih kurang..
    masih banyak yang ga ngerti/tau soal program ini..

  6. mau banget tapi caranya ke kantor apa untuk permulaannya makasih banyak

  7. anni says:

    kamis yg lalu saya mengajukan permohonan flpp tp ditolak btn dgn alasan subsidi di btn telah ditiadakan. Apa benar demikian, jika ya kira kira di bank mana lagi saya bisa mendapakan program subsidi. tks

    • humas_perum says:

      untuk subsidi FLPP kami belum tau, apalagi ini pergantian menteri jadi metode yang di pakai oleh menteri berbeda. coba bapak liat di website menpera bagai prosedur pengajuan FLPP dan bank pendukung nya. makasih

  8. Kota Padang belum ditunjuk sebagai salah satu daerah yang menyelenggarakan FLPP, Apakah bisa mengajukan program FLPP di Bank BTN cabang Kota Padang?
    mksh

Kirim Komentar

Baca Komentar ( 10 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>