<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PT Pertani</title>
	<atom:link href="http://www.bumn.go.id/pertani/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bumn.go.id/pertani</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 May 2013 02:33:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Pertanian Organik Belum Dapat Perhatian dari Pemkab Gunung Kidul</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/pertanian-organik-belum-dapat-perhatian-dari-pemkab-gunung-kidul/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/pertanian-organik-belum-dapat-perhatian-dari-pemkab-gunung-kidul/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 May 2013 02:33:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>safii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/pertani/?p=3525</guid>
		<description><![CDATA[
(Berita Daerah &#8211; Jawa) Pemerintah  Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dinilai belum  memperhatikan pertanian lahan organik di wilayah setempat.
Ketua  panitia seminar &#8220;Peran Pemerintah Dalam Mendukung Pertanian Organik  Sebagai Gerakan Bersama di Kabupaten Gunung Kidul&#8221; Rino  &#8230; <a href="http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/pertanian-organik-belum-dapat-perhatian-dari-pemkab-gunung-kidul/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.beritadaerah.com/app/bd/web/upload/article/2013-05-23_09:18:37-organik.jpg" alt="" width="576" height="384" /></p>
<p>(Berita Daerah &#8211; Jawa) Pemerintah  Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dinilai belum  memperhatikan pertanian lahan <a title="organik" href="http://www.beritadaerah.com/2013-04-23/pembangunan-pusat-perdagangan-hasil-pertanian-organik-dirancang-di-bali" target="_self"><strong>organik</strong> </a>di wilayah setempat.</p>
<p>Ketua  panitia seminar &#8220;Peran Pemerintah Dalam Mendukung Pertanian Organik  Sebagai Gerakan Bersama di Kabupaten Gunung Kidul&#8221; Rino Caroko di Gunung  Kidul mengatakan pemerintah dalam penyaluran fasilitas peningkatan  produksi tidak tepat dan penerapan regulasi perlindungan lahan pertanian  juga belum maksimal.</p>
<p>&#8220;Kapasitas  organisasi, akses teknologi dan permodalan sebagai konsekuensi dari  kebijakan pemerintah yang membuat petani dan buruh tani berada dalam  posisi di bawah,&#8221; kata Rino.</p>
<p>Ia  mengharapkan ada persamaan persepsi tentang pengembangan pertanian  organik baik oleh pemerintah, masyarakat dan kelompok tani. &#8220;Ada  keberpihakan dan dukungan pemerintah terkait usaha pengembangan  pertanian berbasis organik,&#8221; kata dia.</p>
<p>Ketua  Kelompok Tani Rukun Natah Kecamatan Nglipar Sumanto mengatakan sebagian  besar penduduk Gunung Kidul mengandalkan penghasilan dari sektor  pertanian.</p>
<p>&#8220;Setiap tahunnya hasil  panen sektor pertanian relatif mengalami peningkatan, perhatian dari  pemerintah sangat diperlukan,&#8221; kata Sumanto.</p>
<p>Dia  mengatakan kelompok tani yang belum terdaftar oleh pemerintah  seharusnya juga diperhatikan. &#8220;Kami sudah 1,5 tahun belajar organik  namun belum memperoleh program sekolah lapangan,&#8221; kata dia.</p>
<p>Kepala  Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Gunung Kidul Supriyadi  mengatakan pertanian organik belum merata karena masih tahap rintisan.</p>
<p>&#8220;Memang bantuan pemerintah dan sekolah lapangan belum menyebar karena masih tahap awal,&#8221; kata dia.</p>
<p>Ia  mengatakan pertanian organik tergolong beresiko tinggi bila diterapkan  secara masal. Sebab, harga jual tinggi karena produktifitas petani masih  rendah.</p>
<p>&#8220;Sangat berisiko jika belum punya pasar, karena masih dikonsumsi kalangan atas,&#8221; kata dia.</p>
<p>(et/EA/bd-ant)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/pertanian-organik-belum-dapat-perhatian-dari-pemkab-gunung-kidul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Petani di Indramayu Lega dengan Pasokan Air Irigasi</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/petani-di-indramayu-lega-dengan-pasokan-air-irigasi/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/petani-di-indramayu-lega-dengan-pasokan-air-irigasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 May 2013 04:03:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>safii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/pertani/?p=3521</guid>
		<description><![CDATA[
(Berita Daerah &#8211; Jawa) Petani yang  menanam padi pada musim gadu atau musim kemarau di Indramayu merasa  lega. Pasokan air irigasi hingga Senin (20/5) masih mengalir cukup  deras. Ini semakin memantapkan harapan petani yang memanen padi musim  &#8230; <a href="http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/petani-di-indramayu-lega-dengan-pasokan-air-irigasi/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.beritadaerah.com/app/bd/web/upload/article/2013-05-20_18:01:58-petani.jpg" alt="" width="576" height="384" /></p>
<p>(Berita Daerah &#8211; Jawa) Petani yang  menanam padi pada musim gadu atau musim kemarau di Indramayu merasa  lega. Pasokan air irigasi hingga Senin (20/5) masih mengalir cukup  deras. Ini semakin memantapkan harapan petani yang memanen padi musim  gadu. Perubahan cuaca, kata Kartiwa, 46 ternyata membawa berkah bagi  para petani.</p>
<p>Dalam kondisi normal,  Mei biasanya pasokan air mulai berkurang. Tapi akibat perubahan cuaca  bulan Mei air masih normal dan menguntungkan para petani. Khususnya yang  menanam padi pada musim kemarau.</p>
<p>Petani  berharap, kehadiran air irigasi yang jumlahnya cukup melimpah  dimanfaatkan secara maksimal oleh petani. Bukan sebaliknya, air irigasi  yang melimpah malah terbuang percuma ke laut karena tidak dimanfaatkan  secara maksimal oleh para petani.</p>
<p>Saking  melimpahnya air irigasi mengalir deras dari saluran sekunder ke saluran  irigasi tersier memancing minat anak anak bermain air. Usai pulang  sekolah, anak anak di Desa Cikedung, Kecamatan Cikedung asyik mandi  mandia bersama rekan rekannya.</p>
<p>Anak  usia SD itu rupanya cukup menikmati aliran air yang berwarna keruh untuk  bermain air di Pintu Air Pasir Angin Desa Cikedung, Kecamatan Cikedung.  Pikir mereka daripada harus keluar uang membeli karcis tanda masuk di  lokasi pemandian umum, mendingan bermain air di saluran air irigasi.  Walaupun resikonya cukup besar. Bisa hanyut terbawa aliran air yang  mengalir deras</p>
<p>(sn/EA/bd-poskotanews)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/petani-di-indramayu-lega-dengan-pasokan-air-irigasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Target Gabah Kering Giling di Makassar</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/target-gabah-kering-giling-di-makassar/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/target-gabah-kering-giling-di-makassar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 May 2013 03:59:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>safii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/pertani/?p=3518</guid>
		<description><![CDATA[
(Berita Daerah &#8211; Makassar) Seorang petani membersihkan padi hasil  panennya di Persawahan Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (20/5). Target  Gabah Kering Giling (GKG) Sulsel 2013 sebesar 5,4 juta ton terancam  tidak tercapai karena banyaknya sawah yang terendam banjir  &#8230; <a href="http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/target-gabah-kering-giling-di-makassar/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.beritadaerah.com/app/bd/web/upload/article/2013-05-20_16:13:26-gabah%20kering%20giling.jpg" alt="" width="432" height="278" /></p>
<p>(Berita Daerah &#8211; Makassar) Seorang petani membersihkan padi hasil  panennya di Persawahan Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (20/5). Target  Gabah Kering Giling (GKG) Sulsel 2013 sebesar 5,4 juta ton terancam  tidak tercapai karena banyaknya sawah yang terendam banjir pada musim  hujan lalu.</p>
<p>(et/ET/bd-ant)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/target-gabah-kering-giling-di-makassar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bali Targetkan Kenaikan Produksi GKG Sebesar 2 Persen</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/bali-targetkan-kenaikan-produksi-gkg-sebesar-2-persen/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/bali-targetkan-kenaikan-produksi-gkg-sebesar-2-persen/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 May 2013 02:14:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>safii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/pertani/?p=3515</guid>
		<description><![CDATA[
(Berita Daerah &#8211; Balnustra) Bali menargetkan produksi padi sebanyak 850.000 ton gabah kering giling (GKG) pada tahun 2013, meningkat dua persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 833.000 ton.
&#8220;Produksi  GKG itu diharapkan bersumber dari hasil panenan seluas 150.000 hektare   &#8230; <a href="http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/bali-targetkan-kenaikan-produksi-gkg-sebesar-2-persen/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.beritadaerah.com/app/bd/web/upload/article/2013-05-17_09:50:53-Buruh-Tani-Wanita-170413-DA.jpg" alt="" width="576" height="383" /></p>
<p>(Berita Daerah &#8211; Balnustra) Bali menargetkan produksi padi sebanyak 850.000 ton gabah kering giling (<a title="gkg" href="http://www.beritadaerah.com/2013-05-01/target-653-000-ton-gkg-dicanangkan-pemprov-sulut" target="_self"><strong>GKG</strong></a>) pada tahun 2013, meningkat dua persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 833.000 ton.</p>
<p>&#8220;Produksi  GKG itu diharapkan bersumber dari hasil panenan seluas 150.000 hektare  dalam dua kali musim panen tahun ini,&#8221; kata Kepala Dinas Pertanian  Tanaman Pangan Provinsi Bali Ir Ida Bagus Wisnuardana di Denpasar,  Jumat.</p>
<p>Ia mengatakan sasaran produksi  itu juga dilakukan dengan cara meningkatkan produktivitas tanaman padi  mencapai rata-rata 5,7 ton per hektare.</p>
<p>Berbagai  upaya dilakukan untuk mencapai ketahanan pangan itu antara lain menekan  sekecil mungkin kehilangan hasil pascapanen, memberikan subsidi pupuk  dan pemberdayaan terhadap petani.</p>
<p>Selain  itu juga mengintensifkan sekolah lapang pengelolaan tanaman terpadu  (SLPTT), katanya, juga memberikan pendampingan serta bantuan bibit  dengan sasaran menjangkau areal 37.000 hektare.</p>
<p>&#8220;Bantuan  bibit dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan itu diharapkan dapat  menjangkau areal seluas 37.000 hekatare guna meningkatkan produktivitas  tanaman padi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Wisnuardana  juga menambahkan bahwa subsidi pupuk yang disediakan Pemprov Bali tahun  2013 sebesar Rp4 miliar dengan sasaran mampu menjangkau pemupukan  tanaman padi seluas 12.000 hektare.</p>
<p>Subsidi  yang bersumber dari dana dalam APBD Bali itu, besarnya hampir sama  dengan tahun sebelumnya. Subsidi pupuk itu diberikan kepada kelompok  tani dengan harga Rp200/kg atau subsidi sebesar Rp800/kg, karena harga  pupuk mencapai Rp1.000/kg.</p>
<p>&#8220;Upaya yang dilakukan itu semua untuk mencapai ketahanan pangan seperti yang ditargetkan,&#8221; demikian Wisnuardana.</p>
<p>(et/EA/bd-ant)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/bali-targetkan-kenaikan-produksi-gkg-sebesar-2-persen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perbankan Masih Incar Pertanian</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/perbankan-masih-incar-pertanian/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/perbankan-masih-incar-pertanian/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 May 2013 02:10:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>safii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/pertani/?p=3513</guid>
		<description><![CDATA[
SURABAYA &#8211; Kredit usaha  mikro kecil menengah (UMKM) di Jatim terus tumbuh. Meskipun demikian,  pertumbuhannya di bawah penyaluran total kredit. Ini berarti  penyerapannya masih rendah
Pemimpin Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IV Mohammad Ishak saat  ini pertumbuhan  &#8230; <a href="http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/perbankan-masih-incar-pertanian/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.jpnn.com/picture/thumbnail/20130520_034521/034521_561655_Petani_dan_sawahnya.jpg" alt="" /></p>
<div><strong>SURABAYA &#8211; </strong>Kredit usaha  mikro kecil menengah (UMKM) di Jatim terus tumbuh. Meskipun demikian,  pertumbuhannya di bawah penyaluran total kredit. Ini berarti  penyerapannya masih rendah</p>
<p>Pemimpin Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IV Mohammad Ishak saat  ini pertumbuhan kredit umum per kuartal I- 2013 mencapai 27 persen,  sementara penyerapan kredit UMKM hanya kisaran 11,3 persen. Walaupun  secara pencapaian, angka tersebut mengalami kenaikan dibanding akhir  2012 yang hanya sebesar 9,93 persen dan di 2011 sebesar 9 persen. &#8220;Ini  artinya porsi UMKM jadi kecil. Semakin lama tergerus,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Padahal, dilihat dari nilainya, penyerapan kredit sektor UMKM mencapai  Rp70 triliun atau sekitar 30 persen dari total penyaluran kredit di  Jatim yang mencapai Rp 240 triliun. Selain itu, UMKM yang mencapai 4,2  juta orang memberi sumbangan lebih dari 50 persen dari PDRB Jatim</p>
<p>Masih rendahnya tingkat pertumbuhan tersebut menurut Ishak salah satunya  disebabkan oleh keengganan pelaku UMKM untuk mendapatkan pinjaman dana  dari perbankan. Meski demikian, hal ini tidak menyurutkan niat pelaku  usaha perbankan untuk terus menyasar sektor tersebut.</p>
<p>Pihak perbankan mengaku akan tetap memberikan ruang yang luas bagi  pelaku UMKM untuk mendapatkan pinjaman. &#8220;Melalui ajang Bank dan UMKM  Expo, kita mencoba mendekatkan diri. Even ini mulai Rabu sampai Minggu  besok,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pemimpin BNI Surabaya Dasuki Amsir yang juga menjabat sebagai Ketua  Pelaksana Bank &amp; UMKM Expo 2013 mengakui banyak UMKM yang merasa  enggan dan tidak mau meminjam dana dari bank. Padahal, mereka feasible  tetapi tidak bankable &#8220;Itu yang harus dibantu agar UMKM bisa menjadi  besar,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Dasuki sendiri menyebut pada kuartal I ini penyaluran kredit UMKM  mencapai Rp 13 triliun atau tumbuh 17 persen. Sedangkan, total kredit  membukukan lebih Rp 20 triliun dengan growth 28 persen. &#8220;Kredit UMKM  terbesar didominasi oleh sektor pertanian dan perdagangan,&#8221; katanya.</p>
<p>Pertanian, ujarnya, adalah  sektor potensi di Jatim. Meskipun, banyak  perbankan yang menghindari, karena faktor resiko yang tinggi. &#8220;Kita  meminimalisasi resiki petani dengan sistem plasma. Selama ini, kita  membiayai petani-petani dibawah binaan PTPN . Antara lain, petani tebu,  teh, dan kopi,&#8221; paparnya.<strong>(dio)</strong></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/perbankan-masih-incar-pertanian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bantuan Enam Mesin Pemanen Padi Disalurkan Distan Bali</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/bantuan-enam-mesin-pemanen-padi-disalurkan-distan-bali/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/bantuan-enam-mesin-pemanen-padi-disalurkan-distan-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 04:20:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>safii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/pertani/?p=3510</guid>
		<description><![CDATA[
(Berita Daerah &#8211; Balnustra) Dinas Pertanian Tanaman Pangan (Distan) Provinsi Bali membantu enam unit mesin pemanen padi sebagai upaya meningkatkan kapasitas produksi gabah.
&#8220;Enam  unit mesin itu diberikan kepada kelompok tani di empat kabupaten yang  meliputi Tabanan, Jembrana, Buleleng,  &#8230; <a href="http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/bantuan-enam-mesin-pemanen-padi-disalurkan-distan-bali/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.beritadaerah.com/app/bd/web/upload/article/2013-05-16_11:39:45-Musim-Tanam-Kedua-080513-Dedhez.jpg" alt="" width="576" height="383" /></p>
<p>(Berita Daerah &#8211; Balnustra) Dinas Pertanian Tanaman Pangan (Distan) Provinsi <a title="bali" href="http://www.beritadaerah.com/2013-05-15/promosi-pariwisata-ntt-akan-digelar-di-bali" target="_self"><strong>Bali</strong> </a>membantu enam unit mesin pemanen padi sebagai upaya meningkatkan kapasitas produksi gabah.</p>
<p>&#8220;Enam  unit mesin itu diberikan kepada kelompok tani di empat kabupaten yang  meliputi Tabanan, Jembrana, Buleleng, dan Badung,&#8221; kata Kepala Dinas  Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali Ida Bagus Wisnuardana di  Denpasar, Kamis.</p>
<p>Menurut dia, pengadaan mesin pemanen padi itu mendapat dukungan dana dari APBD Bali yang kini sudah terealisasi.</p>
<p>Dalam  upaya menekan hilangnya pascapanen padi, pihaknya juga menyerahkan  mesin panen skala kecil (tresher) sebanyak 100 unit kepada kelompok tani  di sentra-sentra penghasil padi.</p>
<p>Wisnuardana  menambahkan, selain penanganan pascapanen Pemerintah Provinsi Bali juga  membantu 43 unit traktor kepada kelompok tani, sebagai upaya memudahkan  petani dalam menggarap sawah untuk ditanami padi.</p>
<p>Pengadaan  43 unit traktor yang diberikan kepada kelompok tani di delapan  kabupaten dan satu kota itu mendapat dukungan dana dari APBD Bali 2013.</p>
<p>Ia  mengatakan, bantuan traktor tangan itu akan tetap diupayakan pada  masa-masa mendatang, mengingat banyak petani menunggu untuk mendapat  atrian traktor di kawasan subak, sehingga berpengaruh terhadap mundurnya  penanaman padi.</p>
<p>Oleh sebab itu pengadaan traktor akan dilakukan secara berkesinambungan, baik dengan dukungan dana APBD maupun pemerintah pusat.</p>
<p>Ida  Bagus Wisnuardana menjelaskan, kondisi petani di Bali umumnya memiliki  lahan garapan yang relatif sempit, lemah dalam permodalan, rendah  pengetahuan dan keterampilan, namun rajin dan ulet menyerap teknologi  baru dalam bidang pertanian.</p>
<p>&#8220;Oleh  sebab itu Pemprov Bali berusaha mengangkat pendapatan petani melalui  program peningkatan produksi. Meningkatkan kegairahan petani antara lain  dengan membantu sarana produksi, intensif percepatan pengolahan tanah  dan bantuan peralatan lainnya,&#8221; ujar Ida Bagus Wisnuardana.</p>
<p>(et/EA/bd-ant)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/bantuan-enam-mesin-pemanen-padi-disalurkan-distan-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Subsidi Pembelian Benih Disalurkan kepada Petani Barito Utara</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/subsidi-pembelian-benih-disalurkan-kepada-petani-barito-utara/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/subsidi-pembelian-benih-disalurkan-kepada-petani-barito-utara/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 May 2013 10:20:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>safii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/pertani/?p=3507</guid>
		<description><![CDATA[
(Berita Daerah &#8211; Kalimantan) Para petani padi sawah dan ladang di Kabupaten Barito Utara,  Kalimantan Tengah, mendapat subsidi dari pemerintah pusat untuk  pembelian benih padi sebanyak 100 ton pada musim tanam 2013 dengan luas  areal pertanaman 4.000  &#8230; <a href="http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/subsidi-pembelian-benih-disalurkan-kepada-petani-barito-utara/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.beritadaerah.com/app/bd/web/upload/article/2013-05-15_11:12:43-Musim-Tanam-Kedua-080513-Dedhez-1.jpg" alt="" width="576" height="383" /></p>
<p>(Berita Daerah &#8211; Kalimantan) Para petani padi sawah dan ladang di Kabupaten <a title="barut" href="http://www.beritadaerah.com/2013-05-13/amankan-produksi-pertanian-distan-barut-laksanakan-sl-pht" target="_self"><strong>Barito Utara</strong></a>,  Kalimantan Tengah, mendapat subsidi dari pemerintah pusat untuk  pembelian benih padi sebanyak 100 ton pada musim tanam 2013 dengan luas  areal pertanaman 4.000 hektare.</p>
<p>&#8220;Subsidi  ini diharapkan mendorong petani untuk bercocok tanam secara maksimal  pada musim tanam Oktober 2013-Maret 2014 nanti,&#8221; kata Kepala Bidang  Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian, Perikanan,  dan Peternakan Pemkab Barito Utara Yudi Eldovi Rakhman di Muara Teweh,  Rabu.</p>
<p>Menurut Yudi, subsidi untuk  padi sawah dialokasikan seluas 2.000 hektare tersebar pada lahan  persawahan di empat kecamatan meliputi Kecamatan Montallat 1.200  hektare, Gunung Timang 350 hektare, Teweh Selatan 350 hektare dan Teweh  Timur 100 hektare.</p>
<p>Sedangkan untuk  lahan padi ladang atau padi gunung juga seluas 2.000 hektare tersebar di  tujuh kecamatan yakni Kecamatan Montallat seluas 175 hektare, Gunung  Timang 450 hektare, Teweh Selatan 100 hektare, Teweh Tengah 875 hektare,  Teweh Baru 150 hektare, Lahei 150 hektare, dan Gunung Purei 100  hektare.</p>
<p>&#8220;Harga benih ini tergantung jenis padi yang telah ditetepkan pemerintah,&#8221; katanya.</p>
<p>Yudi  menjelaskan untuk benih padi inhibrida harganya Rp8.600 per kilogram  dan subsidi yang diberikan Rp6.450/kg sehingga harga jual ke petani  hanya Rp2.150/kg.</p>
<p>Sedangkan padi  hibrida harga bibit Rp54.000/kg dan subsidi yang diberikan Rp49.000/kg  sehingga petani hanya membeli benih itu seharga Rp5.000/kg.</p>
<p>Yudi  mengatakan, program ini merupakan salah satu upaya pencapaian  swasembada beras sebagai bagian dari program Peningkatan Produksi Beras  Nasional (P2BN) melalui Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) dan program  Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT).</p>
<p>Sasaran tanam padi pada 2013 meliputi padi sawah 2.042 hektare dan padi ladang atau gunung 9.618 hektare.</p>
<p>&#8220;Kami berupaya mendukung surplus beras dan mengurangi kekurangan beras serta juga berupaya swasembada beras,&#8221; kata dia.</p>
<p>(et/EA/bd-ant)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/subsidi-pembelian-benih-disalurkan-kepada-petani-barito-utara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>1.000 Hektare Sawah Dicetak di Buru</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/1-000-hektare-sawah-dicetak-di-buru/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/1-000-hektare-sawah-dicetak-di-buru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 May 2013 06:04:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>safii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/pertani/?p=3504</guid>
		<description><![CDATA[
(Berita Daerah &#8211; Maluku) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru, Maluku tahun anggaran 2013 memprogramkan mencetak 1.000 hektare sawah dengan menerapkan sistem mekanisasi.
&#8220;Penerapan  sistem mekanisasi untuk menjawab kekurangan penggarap sawah karena para  petani beralih menjadi penambang emas di kawasan Gunung  &#8230; <a href="http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/1-000-hektare-sawah-dicetak-di-buru/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.beritadaerah.com/app/bd/web/upload/article/2013-05-14_10:23:34-Musim-Tanam-Kedua-080513-Dedhez.jpg" alt="" width="504" height="335" /></p>
<p>(Berita Daerah &#8211; Maluku) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) <a title="buru" href="http://www.beritadaerah.com/2013-05-13/bupati-buru-tambang-emas-ilegal-ditutup-15-mei" target="_self"><strong>Buru</strong></a>, Maluku tahun anggaran 2013 memprogramkan mencetak 1.000 hektare sawah dengan menerapkan sistem mekanisasi.</p>
<p>&#8220;Penerapan  sistem mekanisasi untuk menjawab kekurangan penggarap sawah karena para  petani beralih menjadi penambang emas di kawasan Gunung Botak,&#8221; kata  Bupati Buru, Ramly Umasugi, di Ambon, Selasa.</p>
<p>Penerapan sistem ini melalui pemanfaatan mesin tanam dan panen dengan tujuan meningkatkan produksi.</p>
<p>&#8220;Jadi  Buru tetap menjadi lumbung pangan masa depan Maluku. Apalagi  penambangan emas di Gunung Botak diputuskan ditutup pada 15 mei 2013,&#8221;  ujarnya.</p>
<p>Penutupan penambangan emas  tanpa izin (PETI) itu menindaklanjuti dikeluarkannya izin wilayah  penambangan rakyat (WPR) oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral  (ESDM) pada 9 April 2013.</p>
<p>Selain itu juga mempertimbangkan stabilitas keamanan menjelang Pilkada Maluku pada 11 Juni 2013.</p>
<p>Disinggung  1.000 hektare sawah sempat dibiarkan terbengkalai, dia menjelaskan, itu  telah dikoordinasikan dengan Dinas Pertanian Maluku.</p>
<p>Para petaninya lebih memilih menjadi penambang emas di Gunung Botak karena tergiur besarnya keuntungan dari aktivitas menambang.</p>
<p>Sebelumnya  Kadis Pertanian Maluku, Diana Padang mengakui munculnya penambangan  emas ilegal di Gunung Botak berdampak negatif terhadap program  pertanian, terutama pengembangan sawah, mengingat Pulau Buru telah  ditetapkan sebagai lumbung padi masa depan Maluku.</p>
<p>Pulau  Buru sejak 15 tahun terakhir ditetapkan sebagai lumbung padi Maluku dan  diharapkan dapat memenuhi kebutuhan beras masyarakat di provinsi ini.</p>
<p>&#8220;Tetapi  dengan keberadaan pertambangan emas liar semua program yang dilakukan  selama ini menjadi mubazir. Petani lebih tergiur menjadi penambang  karena pendapatannya berlipat ganda,&#8221; katanya.</p>
<p>Bahkan,  sebanyak lima hingga 10 hektare sawah yang telah ditanam tetapi tidak  dipanen oleh petani dan lahannya juga dibiarkan terbengkalai oleh  pemiliknya karena telah beralih menjadi penambang emas.</p>
<p>Dampak  lain dari penambangan liar Gunung Botak yakni target produksi padi  Maluku sebanyak 115 ton gabah kering giling (GKG) tahun 2012 tidak  tercapai.</p>
<p>&#8220;Hasil produksi padi dari  seluruh wilayah Maluku tahun 2012 hanya tercapai 84.270 ton GKG. Hal ini  karena 1.000 hektar sawah di Pulau Buru yang tidak ditanam maupun  dipanen oleh petani,&#8221; ujar Diana.</p>
<p>Sedangkan untuk tahun 2013, Dinas pertanian Maluku terpaksa menurunkan target produksinya menjadi 98 ton GKG.</p>
<p>&#8220;Kami  telah menandatangani kontrak dan kesepakatan dengan Dirjen Pertanian  untuk produksi beras Maluku tahun 2013 sebesar 98 ton GKG. Tetapi dengan  kondisi penambangan liar di Gunung Botak, dikhawatirkan targetnya tidak  akan tercapai, dikarenakan tidak ada lagi petani yang mau menggarap  sawahnya,&#8221; katanya.</p>
<p>Luas sawah di  Pulau Buru saat ini mencapai lebih dari 7.500 hektare dan di programkan  hingga akhir tahun 2013 mencapai 10.000 hektare.</p>
<p>Setiap  tahun, kebutuhan beras untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Maluku  sekitar 120.000 ton beras. Hampir separuh dari beras yang dibutuhkan  dari sentra-sentra pertanian padi di Maluku, yaitu di Buru dan Seram.</p>
<p>(et/EA/bd-ant)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/1-000-hektare-sawah-dicetak-di-buru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panen Raya Padi 181 Hektare di Kolaka</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/panen-raya-padi-181-hektare-di-kolaka/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/panen-raya-padi-181-hektare-di-kolaka/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 May 2013 01:57:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>safii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/pertani/?p=3500</guid>
		<description><![CDATA[
(Berita Daerah &#8211; Sulawesi) Petani di kelurahan Tahoa, Kecamatan Kolaka, Sulawesi Tenggara, melakukan panen raya padi seluas  181 hektare, yang dihadiri pelaksana Bupati Kolaka, Amir Sahaka bersama  jajaran forum komunikasi pimpinan daerah setempat.
Bupati  di hadapan masyarakat di  &#8230; <a href="http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/panen-raya-padi-181-hektare-di-kolaka/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.beritadaerah.com/app/bd/web/upload/article/2013-05-12_21:33:54-padi.jpg" alt="" width="432" height="288" /></p>
<p>(Berita Daerah &#8211; Sulawesi) Petani di kelurahan Tahoa, Kecamatan Kolaka, Sulawesi Tenggara, melakukan panen raya <a title="padi" href="http://www.beritadaerah.com/2013-05-12/langkat-panen-padi-32-184-hektare" target="_self"><strong>padi</strong> </a>seluas  181 hektare, yang dihadiri pelaksana Bupati Kolaka, Amir Sahaka bersama  jajaran forum komunikasi pimpinan daerah setempat.</p>
<p>Bupati  di hadapan masyarakat di Kolaka, Minggu, memberikan apresiasi kepada  kelompok tani di kelurahan itu atas keberhasilan serta kerja sama para  penyuluh pertanian yang selama ini ikut mendampingi petani dalam  mengembangkan produksi padi.</p>
<p>&#8220;Saya  atas nama pemerintah memberikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat  kelompok tani dan penyuluh serta instansi terkait sehingga tahun ini  kita bisa melakukan panen raya padi,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya,  panen tahun ini hasilnya cukup menggembirakan dan sangat signifikan  mencapai produksi rata rata 8,2 Ton per hektare. Jika dibandingkan  dengan panen tahun lalu yang hasilnya 5,2 Ton per hektare.</p>
<p>&#8220;Semua  ini dapat tercapai berkat adanya kerja sama yang baik antara Kelompok  Tani Gapoktan dengan pemerintah khususnya bantuan perbaikan irigasi,  bantuan bibit unggul serta pengolahan lahan persawahan dengan  menggunakan alat traktor tangan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Mantan  kadiknas Kolaka itu juga menjelaskan jika dibandingkan dengan daerah  lain dimana kabupaten Kolaka dengan berbagai keberhasilan di berbagai  sektor semuanya berjalan dengan baik tidak hanya keberhasilan di sektor  Pertanian, Perikanan berupa rumput laut dan hasil Tambak juga hasil  Perkebunan.</p>
<p>&#8220;Perlu saya jelaskan  bahwa dengan berpisahnya Kolaka Timur dari Kabupaten Kolaka maka ke  depan Kolaka tidak lagi bertumpuk sebagai daerah hasil Perkebunan dan  Pertanian tapi lebih mengarah ke sektor Jasa dan Industri, namun  demikian saya harapkan para petani untuk tidak merubah fungsi persawahan  dan perkebunan,&#8221; kata Amir.</p>
<p>Begitu  juga dengan BP4K lanjut dia, diharapkan supaya dpat memberdayakan  Penyuluh Pertanian Lapangan sehingga Para Petani dapat mengetahui  perlakuan-perlakuan varitas yang dikembangkan sehingga dapat memperoleh  hasil yang memuaskan.</p>
<p>&#8220;Perlu diketahui bahwa kabupaten kolaka merupakan pemegang lima kali trophy ketahanan pangan,&#8221; terang Amir Sahaka.</p>
<p>Sementara  itu Kadis Pertanian dan Peternakan Kolaka, Alva Talanipa mengatakan,  tahun ini hasil produksi panen padi yang dilakukan oleh masyarakat Tahoa  mencapai 8,2 ton per hektar.</p>
<p>Dalam  pertemuan itu juga bupati Amir Sahaka melakukan dialog dengan masyarakat  sekitar sebagai petani sawah guna mendengarkan saran dan masukan kepada  pemerintah.</p>
<p>Salah seorang petani  setempat, Badar (45), mengatakan kendala yang perlu perhatikan  pemerintah khususnya untuk lebih meningkatkan hasil produksi padi ke  depan diantaranya, perlu dilakukan pengerukan pasir dan lumpur di  bendungan Tahoa yang selama ini mengairi sawah petani.</p>
<p>&#8220;Selain itu dibuatkan saluran irigasi dan penambahan traktor tangan serta Pengerasan jalan usaha tani,&#8221; katanya.</p>
<p>Menindak  lanjuti permasalahan yang dihadapi petani itu, Pelaksana Bupati Kolaka  mengharapkan kepada Camat kolaka untuk dimasukkan ke dalam program Bedah  kecamatan tahun 2013 mendatang dan melakukan koordinasi dengan dinas  teknis terkait.</p>
<p>&#8220;Saya meminta kepada  camat Kolaka untuk memasukkan segala keluhan petani ke dalam program  bedah kecamatan tahun ini agar bisa dilaksanakan untuk meningkatkan  hasil produksi petani,&#8221; tegasnya.</p>
<p>(et/EA/bd-ant)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/panen-raya-padi-181-hektare-di-kolaka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Italia Juga Incar Sektor Pertanian &amp; Produksi Pangan RI</title>
		<link>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/italia-juga-incar-sektor-pertanian-produksi-pangan-ri/</link>
		<comments>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/italia-juga-incar-sektor-pertanian-produksi-pangan-ri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 May 2013 01:41:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>safii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bumn.go.id/pertani/?p=3497</guid>
		<description><![CDATA[
JAKARTA - Asosiasi Bisnis Italia (Chamber of Commerce)  mencatat baru sedikit perusahaan besar asal Italia yang sudah  berinvestasi di Indonesia. Di antaranya, Pirelli dan ENI.
Presiden  chamber of Commerce Giancarlo Cremonesi mengatakan, ENI telah  berinvestasi sebesar USD400  &#8230; <a href="http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/italia-juga-incar-sektor-pertanian-produksi-pangan-ri/"> <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://img.okeinfo.net/content/2013/05/07/320/803506/H5Dc7Rp8nF.jpg" alt="Ilustrasi. (Foto: Koran SI)" width="480" height="240" /><strong></strong></p>
<p><strong>JAKARTA </strong>- Asosiasi Bisnis Italia (Chamber of Commerce)  mencatat baru sedikit perusahaan besar asal Italia yang sudah  berinvestasi di Indonesia. Di antaranya, Pirelli dan ENI.</p>
<p>Presiden  chamber of Commerce Giancarlo Cremonesi mengatakan, ENI telah  berinvestasi sebesar USD400 juta dalam empat tahun di Lapangan Migas  Jankrik, Makasar. Sementara Pirelli, telah berinvestasi di Indonesia  sebesar USD120 juta dengan menggandeng PT Astra Otoparts Tbk (AUTO).</p>
<p>“ENI  sudah mengeksplorasi migas di Makasar dengan total investasi sebesar  USD400 juta dalam empat tahun ini, dan Pirelli bekerjasama dengan Astra  Otopart membangun pabrik ban dengan total investasi sebesar USD120  juta,” jelas Giancarlo di Kantor Pusat BKPM, Jakarta, Selasa (7/5/2013).</p>
<p>ENI,  merupakan Perusahaan minyak dan gas terbesar Italia yang memiliki  kualifikasi khusus di bidang deep water exploration. Sejauh ini, ENI  telah melakukan pengembangan di 13 blok di seluruh Indonesia dan  terutama di lapangan offshore. Sementara Pirelli, merupakan perusahaan  besar di Italia yang memproduksi  ban berkualitas.</p>
<p>Giancarlo  mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar dijadikan sebagai daerah  investasi yang nyaman dan aman. Karena itu, perusahaan-perusahaan dari  negaranya banyak yang berniat berinvestasi di Indonesia. Sehingga  nantinya perusahaan besar yang akan berinvestasi tidak hanya ENI dan  Pirelli saja.</p>
<p>“Sektor yang akan kami sasar adalah di pertanian,  produksi makan, dan peralatan untuk memprosesnya, teknologi untuk kapal,  rumah sakit untuk penerbangan dan IT,” jelas dia</p>
<p>“Dan satu  sektor lagi yang paling penting untuk kami adalah wisata. Karena itu,  sudah jelas banyak ruang gerak untuk bisnis wisata dan sudah jelas  jumlah wisata Italia yang ingin berkunjung ke Indonesia, bukan hanya  Bali saja,” tukas dia.		(<strong>mrt</strong>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bumn.go.id/pertani/publikasi/berita/italia-juga-incar-sektor-pertanian-produksi-pangan-ri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
