Sabtu, 19 April 2014

Portal Kementerian BUMN | Direktori BUMN

Prestasi

CEO, CFO dan Investor Relations Pertamina Terbaik di Asia

Kegiatan

April  2014
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  

Kontak Kami

pic

Jajak

How Is My Site?

View Results

Loading ... Loading ...

HARGA BBM INDUSTRI & BBK PERTAMINA PERIODE JULI 2008 dan HARGA BARU ELPIJI 12 KG

24 Juni 2008

Surat Keputusan Direktur Pemasaran dan Niaga PT
Pertamina (Persero) No. Kpts -102/F00000/2008-S0 tentang Harga Jual Keekonomian
Bahan Bakar Minyak Pertamina tanggal 27 Juni 2008, menetapkan bahwa terhitung
mulai  tanggal 1 Juli 2008 pukul 00.00 WIB, harga BBM Non Subsidi untuk harga
untuk bunker internasional dan harga untuk pelanggan selain sektor rumah
tangga, usaha kecil, transportasi dan pelayanan umum, seperti berikut ini:

HARGA JUAL KEEKONOMIAN BBM PERTAMINA MULAI TANGGAL 1 JULI 2008

Jenis BBM

Harga Jual Keekonomian BBM PERTAMINA
Tanpa Pajak
(HARGA DASAR)

Wilayah 1

Wilayah 2

(Rp/KL)

(US$/KL)

(Rp/KL)

(US$/KL)

Premium

9.136.000

981,48

9.487.000

1.019,18

Minyak Tanah

11.229.000

1.206,30

11.474.000

1.232,62

Minyak Solar

11.277.000

1.211,41

11.701.500

1.257,02

Minyak Diesel

10.984.000

1.179,95

11.224.000

1.205,73

Diesel V10

-

-

-

-

Minyak Bakar

6.783.500

728,64

6.931.500

744,54

Pertamina DEX

11.560.000

1.241,82

-

-


Wilayah 1 :  Harga berlaku Ex. Suplai Point (Depot/Transit Terminal) selain
Batam, Wilayah 4, UPmsVII Makasar, Upms VIII Jayapura dan Propinsi NTT

Wilayah 2 :  Harga berlaku Ex. Suplai Point (Depot/Transit Terminal)
di UPmsVII Makasar

Jenis BBM

Harga Jual Keekonomian BBM PERTAMINA
Tanpa Pajak
(HARGA DASAR)

Wilayah 3

Wilayah 4

(Rp/KL)

(US$/KL)

(Rp/KL)

(US$/KL)

Premium

9.688.000

1.040,78

9.136.000

981,48

Minyak Tanah

11.717.500

1.258,77

11.229.000

1.206,30

Minyak Solar

11.949.500

1.283,66

11.133.045

1.195,95

Minyak Diesel

11.462.000

1.231,30

10.984.000

1.179,95

Diesel V10

-

-

9.708.000

1.042,88

Minyak Bakar

7.078.500

760,33

6.783.500

728,64

Pertamina DEX

-

-

11.560.000

1.241,82


Wilayah 3 :  Harga berlaku Ex. Suplai Point (Depot/Transit Terminal)
di UPmsVIII Jayapura dan Propinsi NTT

Wilayah 4 : Harga berlaku Ex. Inst. Medan Grup, Depot Panjang TT. TG. Gerem,
Depot Plumpang, Inst. Tanjung Priok, Inst. Semarang/Pengampon, Inst. Surabaya
Group.

Semula perhitungan
harga penebusan didasari atas tabel rincian harga penebusan dalam satuan 1 liter dikalikan terhadap volume penebusan.
Menyesuaikan sistem yang diterapkan untuk menghitung harga penebusan saat ini,
yakni harga penebusan untuk volume
tertentu dihitung ulang dari harga dasar dikalian volume penjualan ditambah
pajak-pajak (PPN dan PBBKB).

Dibandingkan harga
pada 15 Juni 2008, harga BBM Non Subsidi periode 1 Juli 2008 mengalami
perubahan harga sebagai berikut: Premium naik 3,0 %, Minyak Tanah naik 1,1%, Minyak
Solar naik 3,8 % dan Minyak Bakar naik 5,4 %. Perubahan harga diatas disebabkan
MOPS dalam rupiah mengalami kenaikan berkisar antara 1,1 % s.d 5,4% dan nilai
tukar Rupiah melemah 0,21 % dari perhitungan awal bulan lalu.

Harga BBM jenis Premium dan Solar bersubsidi bagi transportasi umum sesuai
Peraturan Menteri ESDM No. 16/2008 adalah sebesar Rp.6.000/liter untuk Premium
dan Rp. 5.500/liter untuk solar. Sedangkan harga minyak tanah bersubsidi untuk
masyarakat dan industri kecil sebesar Rp. 2.500/liter.

Harga Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina
Dex & BioPertamax
Periode Berlaku Mulai 1 Juli 2008

Harga jual BBK terhitung mulai 1 Juli 2008 mengalami
perubahan di semua unit operasi. Sesuai Surat Keputusan Direktur
Pemasaran dan Niaga No. Kpts – 105/F00000/2008-S0 tanggal 27 Juni 2008 di seluruh
wilayah penjualan menjadi seperti pada tabel berikut:

HARGA JUAL BBK PERTAMINA PERIODE 1 JULI 2008

Jenis BBK/ Lokasi

Harga Jual SPBU
15 Juni 2008
(Rp)

Harga
Jual SPBU
01 Juli 2008
(Rp)

I. PERTAMAX PLUS

– Batam

9.600


9.900

– UPms I

10.500


10.800

– UPms III

10.300


10.600

– SPBU Bersaing

10.250


10.550

– UPms IV & V

10.600


10.900

– UPms VI

10.550


10.850

II. PERTAMAX

– UPms I

10.400


10.650

– UPms II

10.400


10.650

– Bangka

11.450


11.750

– UPms III

10.000


10.300

– SPBU Bersaing

9.950


10.250

– UPms IV & V

10.250


10.500

– Bali

10.300


10.550

– UPms VI

10.200


10.500

– UPms VII

10.450


10.750

-Palu

11.450


11.800

III. PERTAMINA DEX

– UPms III

12.700


13.000

– UPms V

12.700


13.000

IV. BIOPERTAMAX

– UPms III

10.000


10.300

– UPms V

10.250


10.500

– Bali

10.300


10.550

Perubahan harga jual
Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina DEX dan Bio Pertamax ini akan ditinjau
kembali sesuai perkembangan harga minyak internasional.
 

Harga LPG 12 Kg Berlaku Mulai 1 Juli 2008

 

Berdasarkan Surat
Keputusan  Direktur Pemasaran dan Niaga
No. Kpts- 101/F00000/2008-S3 tanggal  27
Juni 2008 tentang Harga Jual Elpiji Kemasan Tabung 12 Kg, maka terhitung mulai
tanggal 01 Juli 2008, harga jual Elpiji kemasan 12 kg dari Rp. 4.250,-/kg
menjadi Rp. 5.250,-/kg (naik 23%). Sehingga harga LPG dalam kemasan 12 kg naik
dari Rp. 51.000,- /tabung menjadi Rp. 63.000,-/tabung.

Harga jual tersebut
berlaku eks Agen dalam radius sampai dengan 60 km dari instalasi utama
PERTAMINA dan/atau SPPBE, sedangkan di luar radius 60 km ditambah dengan biaya
angkutan yang disesuaikan dengan ketentuan biaya angkutan dalam surat keputusan
Menteri Perhubungan Republik Indonesia.

Sedangkan, Harga Jual
Elpiji tabung 3 kg masih tetap yaitu Rp. 4.250 /kg eks Agen (Rp. 12.750 /
tabung 3 kg).

Penyesuaian harga jual
Elpiji tersebut perlu dilakukan karena:

  • Harga LPG di Pasar Internasional
    (Ref harga CP Aramco) telah naik secara signifikan. Pada saat harga jual LPG
    yang ditetapkan dengan harga Rp. 4.250/kg (tahun 2005), harga CP Aramco sebesar
    USD 310/MT. Sedangkan saat ini, harga pasar LPG internasional CP Aramco USD 830
    /MT atau telah mengalami kenaikan 173%.
  • Dengan demikian, harga
    keekonomian LPG saat ini sebesar Rp.10.140/kg. Sehingga dengan harga jual
    Rp.5.250/kg, Pertamina masih mensubsidi sebesar Rp. 4.900,-/kg.
  • Disamping itu, terjadi
    peningkatan biaya operasional dan distribusi sebagai akibat kenaikan harga BBM.
     Kenaikan biaya operasional meliputi:
    kenaikan biaya transportasi, margin Agen dan biaya pengisian (Filling fee)
    berkisar 15% s/d 20%.
  • Dengan penyesuaian ini,
    diharapkan memberikan iklim usaha yang realistis bagi para Agen LPG Pertamina
    untuk dapat memperbaiki kinerja pelayanan kepada konsumen.

Pertamina
menjamin ketersediaan LPG, namun diharapkan kerjasama dari masyarakat agar
dapat membeli LPG sesuai kebutuhan seperti biasanya. Stok LPG saat ini sebesar
83.217 MT atau cukup untuk memenuhi 17 hari kebutuhan LPG Nasional.

Source :D iv.Komunikasi



Kirim Komentar

Baca Komentar ( 0 )

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

: *


*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>